Premier League
Kartu Merah Aneh Martinez, MU Runtuh Dramatis di Kandang Sendiri Lawan Leeds
Penyerang Manchester United, Benjamin Sesko (kiri), berebut bola dengan bek Leeds United Jaka Bijol (kanan), dalam pertandingan Premier League di Old Trafford, Manchester, Selasa dini hari, 14 April 2026. (AP Photo)
INGGRIS, SabangMerauke News - Manchester United menelan pil pahit saat menjamu Leeds United di Stadion Old Trafford. Pertandingan pekan ke-32 Liga Inggris ini berakhir dengan skor tipis 1-2. Hasil mengejutkan ini tercipta pada laga Selasa, 14 April 2026 dini hari.
Laga baru berjalan lima menit, gawang tuan rumah sudah langsung bergetar hebat. Penyerang tajam Noah Okafor sukses menyambar bola liar menjadi gol pembuka keunggulan. Senne Lammens gagal menghalau tembakan keras sang striker dari dalam kotak penalti.
Leeds United tampil sangat berani meskipun bermain di hadapan ribuan pendukung lawan. Skuad asuhan Daniel Farke ini terus menekan pertahanan rapuh milik Setan Merah. Strategi serangan balik cepat tim tamu benar-benar merepotkan lini belakang tuan rumah.
Noah Okafor kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29 pertandingan. Gol kedua ini lahir dari kemelut panas yang terjadi di depan gawang MU. Papan skor berubah menjadi 0-2 untuk keunggulan tim tamu hingga babak pertama.
Memasuki babak kedua, Michael Carrick mencoba menginstruksikan pemain untuk tampil lebih menyerang. Benjamin Sesko nyaris memperkecil ketertinggalan melalui tembakan keras dari jarak sangat dekat. Sayangnya, bola masih bisa dimentahkan dengan gemilang oleh kiper lawan, Karl Darlow.
Petaka besar menimpa tuan rumah saat laga memasuki menit ke-56 babak kedua. Lisandro Martínez mendapat kartu merah langsung setelah tertangkap kamera melakukan tindakan konyol. Bek asal Argentina itu terbukti menjambak rambut penyerang lawan, Dominic Calvert-Lewin, sengaja.
Wasit mengambil keputusan tegas setelah melihat tayangan ulang melalui monitor sistem VAR. Bermain dengan sepuluh orang membuat perjuangan Manchester United terasa semakin sangat berat. Tuan rumah harus kehilangan tembok pertahanan utama saat sedang berupaya mengejar poin.
Meski kekurangan pemain, semangat juang anak asuh Michael Carrick ternyata tidak padam. Gelandang senior Casemiro akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui sundulan tajam pada menit ke-69. Umpan silang akurat Bruno Fernandes berhasil dikonversi menjadi gol penyemangat bagi tim.
Stadion Old Trafford bergemuruh menyambut gol balasan yang dinanti oleh para suporter. Sisa waktu pertandingan digunakan tuan rumah untuk terus mengurung pertahanan Leeds United. Matheus Cunha sempat melepaskan tembakan melengkung, namun arah bola masih sedikit melesat.
Dominic Calvert-Lewin mengaku tidak menaruh dendam atas insiden penarikan rambut yang dialaminya. "Saya hanya fokus pada momen pertandingan dan membiarkan wasit membuat keputusan," ujarnya. Penyerang Leeds United tersebut menegaskan kemenangan tim jauh lebih penting daripada insiden itu.
Pelatih Michael Carrick terlihat sangat kecewa dengan hasil akhir yang sangat menyakitkan. "Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain untuk tetap menjaga emosi," tuturnya. Mantan pemain MU itu harus menerima kenyataan rekor kemenangan kandangnya kini telah patah.
Kemenangan ini membuat Leeds United menjauh enam poin dari jeratan zona degradasi. Klub berjuluk The Whites kini menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 36 poin total. Sebaliknya, Manchester United masih tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris.
Setan Merah mengoleksi 55 poin dari 32 laga yang sudah mereka jalani musim. Jarak poin dengan Arsenal di puncak klasemen kini semakin menjauh menjadi 15 angka. Persaingan memperebutkan posisi empat besar dipastikan akan semakin sengit hingga akhir musim.
Leeds United akhirnya mencatatkan kemenangan tandang bersejarah sejak terakhir kali pada tahun 1981. Catatan buruk selama 18 laga tandang di Old Trafford resmi berakhir malam ini. Pesta kemenangan tim tamu pecah saat wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.
Krisis pertahanan kini menghantui Michael Carrick menjelang laga besar melawan klub Chelsea. Absennya Lisandro Martinez akibat hukuman larangan bertanding tentu menjadi kerugian yang sangat besar. Evaluasi total harus segera dilakukan agar performa tim tidak semakin merosot ke bawah. R-02

