Dari 19 Ribu ke 63 Ribu, Bantuan Pangan Pekanbaru Meledak
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat tahun ini. Foto : Istimewa
Pekanbaru, SABANGMERAUKE NEWS - Sebanyak 63.243 keluarga di Pekanbaru mulai menerima bantuan pangan periode Februari hingga Maret 2026.
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat tahun ini. Penyaluran bantuan tersebut mencakup periode Februari hingga Maret 2026 dengan jumlah penerima meningkat signifikan. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah kota.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan penyaluran bantuan dilepas langsung Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Kegiatan pelepasan berlangsung di gudang Perum Bulog Jalan Jenderal Sudirman pada awal pekan ini. “Biasanya hanya 19 ribu penerima, sekarang meningkat menjadi 63.243 keluarga,” ujar Agung menjelaskan.
Lonjakan jumlah penerima bantuan menunjukkan peningkatan cakupan program perlindungan sosial pemerintah tahun berjalan ini. Pemerintah daerah menilai peningkatan tersebut menjadi langkah penting menjangkau lebih banyak masyarakat membutuhkan. Dukungan pemerintah pusat dinilai memperkuat distribusi bantuan pangan secara merata di daerah.
Agung Nugroho menyampaikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pusat dalam memperluas jangkauan bantuan pangan nasional. Program ini dinilai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi yang berlangsung. “Bantuan dari Presiden sangat membantu masyarakat dan kami mengapresiasi dukungan Bulog,” katanya.
Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan seluruh penyaluran bantuan pangan selesai dalam bulan April 2026. Target tersebut lebih cepat dibandingkan jadwal nasional yang direncanakan rampung pada bulan Mei mendatang. Komitmen percepatan distribusi dilakukan guna memastikan bantuan segera diterima masyarakat penerima manfaat.
Pelaksanaan distribusi melibatkan berbagai pihak untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan tepat waktu. Pemerintah daerah terus memantau proses distribusi agar tidak terjadi hambatan di lapangan. Langkah ini bertujuan menjaga efektivitas program serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bantuan pemerintah.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru, Adrizal, menjelaskan rincian bantuan yang diterima setiap keluarga penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan total 20 kilogram beras serta empat liter minyak goreng selama dua bulan. “Setiap bulan mendapat 10 kilogram beras dan dua liter minyak, sehingga total dua bulan lebih besar,” ujarnya.
Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama periode distribusi berlangsung. Pemerintah memastikan kualitas bahan pangan yang disalurkan tetap terjaga sesuai standar yang ditetapkan. Pengawasan ketat dilakukan untuk menjamin bantuan benar-benar diterima penerima yang berhak.
Program bantuan pangan menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah berharap distribusi tepat waktu dapat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah. Ke depan, evaluasi program akan terus dilakukan guna meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan.(R-03)

