Tragis! Ngebut Tabrak Tiang Listrik, Tiga Pelajar SMP Tewas Seketika
Ilustrasi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa 3 pelajar di Batam, Minggu, 5 April 2026. Foto: SM News/Created by AI
Batam, SABANGMERAUKE NEWS - Kecelakaan maut melibatkan tiga orang pelajar SMP di Bukit Bismillah Barelang, Minggu pagi, 5 April 2026. Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.50 WIB sebelum Jembatan V di kawasan Trans Barelang. Ketiga korban ditemukan meninggal di lokasi bersama motor yang rusak parah di pinggir jalan.
Korban berinisial RA, SA, dan RS diketahui merupakan pelajar SMPIT Insan Harapan Sagulung. Mereka ditemukan warga dalam kondisi tergeletak setelah sepeda motor menabrak tiang listrik keras. Motor Honda Beat yang digunakan terlihat hancur, menandakan benturan terjadi dengan kecepatan tinggi.
Warga sekitar menjadi saksi pertama yang menemukan ketiga korban di lokasi kejadian. Mereka segera melapor ke Polsek Galang serta membantu proses evakuasi menuju rumah sakit. “Saat ditemukan, korban sudah tergeletak di pinggir jalan dan langsung dibawa ke rumah sakit,” kata Rio, warga setempat.
Informasi awal menyebut korban melaju dari arah Jembatan I menuju Jembatan V Barelang. Diduga motor melaju kencang hingga kehilangan kendali saat melintasi jalur tersebut. Benturan keras dengan tiang listrik membuat korban terpental hingga masuk ke parit di sekitar lokasi.
Kondisi jalan yang relatif sepi diduga membuat laju kendaraan tidak terkendali saat kejadian berlangsung. Kerusakan parah pada motor menjadi indikasi kuat adanya kecepatan tinggi sebelum kecelakaan terjadi. Situasi ini memperparah dampak benturan hingga menyebabkan korban meninggal di tempat kejadian.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian ini termasuk kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan kendaraan lain di lokasi. “Penyebab pasti masih dalam penyelidikan dan kami sedang mengumpulkan keterangan saksi,” ujar Afiditya.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi secara detail dan akurat. Sejumlah saksi diperiksa guna mengetahui faktor penyebab kecelakaan yang terjadi. Kemungkinan faktor kelalaian atau pengaruh lain masih terus didalami secara menyeluruh.
Selain itu, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi korban sebelum kecelakaan terjadi. Petugas juga menelusuri kemungkinan adanya faktor lain yang memicu insiden tragis tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada unsur lain di balik kecelakaan tunggal tersebut.
Peristiwa ini langsung menyebar luas melalui pesan berantai dan media sosial sejak pagi. Identitas korban sempat tidak diketahui hingga akhirnya terkonfirmasi sebagai pelajar satu sekolah. Kabar duka ini juga disampaikan pihak sekolah melalui media sosial resmi mereka.
Suasana haru menyelimuti pemakaman salah satu korban di TPU Sei Temiang pada Minggu sore. Keluarga dan rekan sekolah hadir mengantar korban ke tempat peristirahatan terakhir penuh kesedihan. Tangis pecah mengiringi prosesi pemakaman yang dihadiri ratusan pelayat tersebut.
Polisi mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak yang mengendarai kendaraan bermotor. Pengendara usia pelajar dinilai rentan terhadap risiko kecelakaan akibat kurangnya pengalaman berkendara. Imbauan ini diharapkan mampu mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang. R-02

