Akselerasi Kinerja dan Tata Kelola, RUPS LB BRK Syariah Perkuat Struktur Manajerial
PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) dengan atmosfer positif, yang menjadi sinyal kuat bagi penguatan ekspansi bisnis perseroan ke depan. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) dengan atmosfer positif, yang menjadi sinyal kuat bagi penguatan ekspansi bisnis perseroan ke depan. Forum tertinggi ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan visi para pemegang saham guna memastikan keberlanjutan fase transformasi perbankan syariah di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Rapat yang berlangsung di Ballroom Menara Dang Merdu, Pekanbaru, Selasa (31/3/2026) tersebut dibuka oleh Komisaris Independen, Roy Prakoso. Agenda utama berfokus pada evaluasi kinerja berkala serta langkah-langkah strategis dalam merespons dinamika industri perbankan nasional.
Penguatan Struktur dan Tata Kelola
Salah satu poin krusial dalam RUPS LB ini adalah komitmen perseroan terhadap implementasi Good Corporate Governance (GCG). Hal ini merupakan tindak lanjut atas surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penguatan tata kelola perusahaan. Sebagai langkah konkret, pemegang saham menyepakati percepatan pengisian jabatan pengurus yang kosong melalui pembentukan Tim Panitia Seleksi (Pansel).
BERITA TERKAIT: Terobosan BRK Syariah: Rayakan Ulang Tahun ke-60 dengan Aksi Ramah Lingkungan
Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menegaskan bahwa seluruh rangkaian rapat berjalan tertib dan menghasilkan keputusan yang solid bagi fundamental perusahaan.
“RUPS LB ini menjadi momentum penting untuk memastikan arah kebijakan perseroan tetap sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik serta mampu menjawab tantangan industri perbankan syariah,” ujar Helwin Yunus dalam forum tersebut.
Fokus pada Rasio Keuangan dan Daya Saing
Selain aspek manajerial, aspek finansial menjadi sorotan utama. Para pemegang saham memberikan mandat kepada jajaran pengurus untuk melakukan perbaikan berkelanjutan pada rasio-rasio keuangan penting guna memitigasi risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Helwin menambahkan bahwa pemegang saham menaruh harapan besar pada peningkatan efisiensi operasional.
“Pemegang saham turut meminta jajaran pengurus perseroan untuk terus meningkatkan kinerja serta memperbaiki rasio keuangan guna memperkuat fundamental perusahaan,” lanjutnya.
Melalui hasil RUPS LB ini, BRK Syariah memposisikan diri untuk lebih adaptif dalam menangkap peluang pasar perbankan syariah. Perseroan berupaya menjaga profil risiko yang sehat sembari tetap mengejar target pertumbuhan aset dan pembiayaan secara profesional dan berkelanjutan. (R-03)

