SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
    • Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      02/06/2026  ❘  15:59 WIB
    • Jeritan Histeris Pedagang Subuh-Subuh, Pasar Ampalu Ludes Terbakar Sampai Jadi Arang!

      Jeritan Histeris Pedagang Subuh-Subuh, Pasar Ampalu Ludes Terbakar Sampai Jadi Arang!

      02/06/2026  ❘  12:11 WIB
  • Nasional
    • Penrad Siagian Tegaskan UU ASN Diskriminatif: Sistem Merit Hanya Omong Kosong!

      Penrad Siagian Tegaskan UU ASN Diskriminatif: Sistem Merit Hanya Omong Kosong!

      03/06/2026  ❘  23:50 WIB
    • OTT Kepala Kantor Imigrasi, KPK Serukan Wakil Menteri Silmy Serahkan Diri

      OTT Kepala Kantor Imigrasi, KPK Serukan Wakil Menteri Silmy Serahkan Diri

      03/06/2026  ❘  21:32 WIB
    • Yayasan Riau Madani Desak Kemenhut Kembalikan Dana Reboisasi untuk Pemulihan HPT Kaiti Kubu Pauh: Ke Mana Uang Dana Reboisasi yang Dipungut? 

      Yayasan Riau Madani Desak Kemenhut Kembalikan Dana Reboisasi untuk Pemulihan HPT Kaiti Kubu Pauh: Ke Mana Uang Dana Reboisasi yang Dipungut? 

      03/06/2026  ❘  12:22 WIB
    • Kejagung Geledah Ruang Pimpinan BGN, Berselang Sehari Usai Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot

      Kejagung Geledah Ruang Pimpinan BGN, Berselang Sehari Usai Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot

      03/06/2026  ❘  11:34 WIB
  • Ekonomi
    • Perluas Pasar Komoditas Unggulan, Pemkab Kepulauan Meranti Jajaki Kerja Sama Ekspor-Impor dan Gandeng Investor Malaysia

      Perluas Pasar Komoditas Unggulan, Pemkab Kepulauan Meranti Jajaki Kerja Sama Ekspor-Impor dan Gandeng Investor Malaysia

      03/06/2026  ❘  21:39 WIB
    • Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Dekati Rp18.000 Saat Minyak Dunia Meledak

      Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Dekati Rp18.000 Saat Minyak Dunia Meledak

      03/06/2026  ❘  18:54 WIB
    • Darurat! IHSG Hancur Lebur, Rp5.862 Triliun Lenyap Sehari

      Darurat! IHSG Hancur Lebur, Rp5.862 Triliun Lenyap Sehari

      03/06/2026  ❘  18:45 WIB
    • Gandeng BRK Syariah dan Cegah Kebocoran PAD, Pemkab Kepulauan Meranti Digitalisasi Pembayaran Retribusi Melalui QRIS

      Gandeng BRK Syariah dan Cegah Kebocoran PAD, Pemkab Kepulauan Meranti Digitalisasi Pembayaran Retribusi Melalui QRIS

      03/06/2026  ❘  16:14 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau: "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau: "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Modus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Dkk: Kondisikan Yayasan Tertentu Dapat Dapur MBG, Terima Insentif Miliaran Rupiah Tiap Hari

      Modus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Dkk: Kondisikan Yayasan Tertentu Dapat Dapur MBG, Terima Insentif Miliaran Rupiah Tiap Hari

      03/06/2026  ❘  22:14 WIB
    • Bendahara PAN Pelalawan Jadi Tersangka Narkoba, Kejari Pekanbaru Mulai Bergerak

      Bendahara PAN Pelalawan Jadi Tersangka Narkoba, Kejari Pekanbaru Mulai Bergerak

      03/06/2026  ❘  19:30 WIB
    • Geger! KPK Buru Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Buntut OTT Imigrasi Jakarta Barat

      Geger! KPK Buru Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Buntut OTT Imigrasi Jakarta Barat

      03/06/2026  ❘  19:15 WIB
    • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

      Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

      03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Umum
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
    • Jangan Keliru! Nyeri Sendi Belum Tentu Asam Urat, Bisa Jadi Rematik yang Lebih Berbahaya

      Jangan Keliru! Nyeri Sendi Belum Tentu Asam Urat, Bisa Jadi Rematik yang Lebih Berbahaya

      30/05/2026  ❘  20:01 WIB
  • Riau
    • Kabar Duka dari Makkah: Jemaah Haji Asal Desa Pulau Payung Kampar Meninggal Dunia

      Kabar Duka dari Makkah: Jemaah Haji Asal Desa Pulau Payung Kampar Meninggal Dunia

      03/06/2026  ❘  23:16 WIB
    • Menjemput Mimpi yang Nyaris Padam, Perjuangan Menyelamatkan Pendidikan Anak-anak Suku KAT di Pelosok Kepulauan Meranti

      Menjemput Mimpi yang Nyaris Padam, Perjuangan Menyelamatkan Pendidikan Anak-anak Suku KAT di Pelosok Kepulauan Meranti

      03/06/2026  ❘  20:23 WIB
    • Duiker Alahair Diprotes Warga karena Tanjakan Curam dan Rawan Kecelakaan, Dinas PUPR Jelaskan Alasan Desain dan Rencana Perbaikan

      Duiker Alahair Diprotes Warga karena Tanjakan Curam dan Rawan Kecelakaan, Dinas PUPR Jelaskan Alasan Desain dan Rencana Perbaikan

      03/06/2026  ❘  19:43 WIB
    • Menanti Sentuhan Pembangunan di Beranda Negeri, Warga Sungai Gayung Kiri Harapkan Swakelola Kembali Hadir

      Menanti Sentuhan Pembangunan di Beranda Negeri, Warga Sungai Gayung Kiri Harapkan Swakelola Kembali Hadir

      03/06/2026  ❘  19:26 WIB
  • Sport
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
    • Belanda Dipermalukan di Kandang! Gol Menit 86 Anis Hadj Moussa Bikin Oranje Terkapar

      Belanda Dipermalukan di Kandang! Gol Menit 86 Anis Hadj Moussa Bikin Oranje Terkapar

      04/06/2026  ❘  06:34 WIB
    • Gila! Wonder Kid MU Dicoret Dari Timnas Paraguay di Detik-Detik Akhir

      Gila! Wonder Kid MU Dicoret Dari Timnas Paraguay di Detik-Detik Akhir

      03/06/2026  ❘  09:00 WIB
    • Sudah Enam Kali Gagal, Iran Kini Siap Menulis Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

      Sudah Enam Kali Gagal, Iran Kini Siap Menulis Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

      03/06/2026  ❘  08:40 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
    • Dunia Hormati Pengorbanan Prajurit Indonesia, PBB Beri Penghargaan Tertinggi untuk Dua Penjaga Perdamaian

      Dunia Hormati Pengorbanan Prajurit Indonesia, PBB Beri Penghargaan Tertinggi untuk Dua Penjaga Perdamaian

      30/05/2026  ❘  09:32 WIB
    • Generasi Muda Eropa Terancam? Boomers Kuasai Kekayaan, Anak Muda Sulit Punya Rumah dan Masa Depan

      Generasi Muda Eropa Terancam? Boomers Kuasai Kekayaan, Anak Muda Sulit Punya Rumah dan Masa Depan

      29/05/2026  ❘  19:48 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Merinding! Niat Main ke Ladang Jagung, Siswi SMA Malah Tewas Tersetrum!

26/03/2026  ❘  11:34 WIB • Daerah
Bagikan :
Merinding! Niat Main ke Ladang Jagung, Siswi SMA Malah Tewas Tersetrum!

Dua petugas polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tewasnya Afifah, pelajar SMA, yang tersengat listrik pengusir hama babi. (ist)

SABANGMERAUKE NEWS, Limapuluh Kota - Kematian menjemput Afifah secara mendadak pada Selasa, 24 Maret 2026. Siswi SMA ini tewas di kebun jagung di daerah Limapuluh Kota. Pagar beraliran listrik merenggut nyawa remajanya secara sangat tragis.

Waktu menunjukkan pukul 20.00 WIB saat kejadian mengerikan itu terbongkar. Warga Jorong Talaweh langsung heboh berlarian keluar dari dalam rumah. Kabar penemuan mayat gadis belia ini menyebar sangat cepat.

Tubuh kaku Afifah tergeletak diam di tanah perkebunan gelap tersebut. Remaja warga Payakumbuh Timur ini meregang nyawa akibat sengatan setrum. Suasana malam pedesaan yang sepi mendadak berubah menjadi sangat mencekam.

Aroma kepanikan menyeruak di sekitar Nagari Labuah Gunung malam itu. Warga berkerumun mengelilingi lokasi kejadian dengan wajah sangat cemas. Petugas kepolisian segera datang membelah kerumunan massa yang penasaran.

Polisi langsung memasang garis pembatas berwarna kuning menyala di sana. Evakuasi jenazah gadis berusia 18 tahun itu berlangsung sangat dramatis. Mobil ambulans membawa jasadnya menderu menuju rumah sakit terdekat.

Pagar pembatas kebun jagung itu memang sengaja dialiri setrum tinggi. Tujuannya sekadar mengusir hama babi hutan perusak tanaman ladang. Namun, kawat maut tersebut justru memangsa manusia tidak berdosa.

Warga setempat bergotong royong membantu proses evakuasi yang sangat sulit. Medan ladang cukup gelap gulita, menyulitkan langkah kaki petugas medis. Senter genggam menjadi sumber cahaya satu-satunya yang menembus gulita di lokasi.

Desas-desus penyebab kematian gadis ini menyebar kilat layaknya angin kencang. Banyak orang menebak korban terpeleset dan jatuh menimpa kawat telanjang tersebut. Teori liar warga beterbangan meramaikan suasana malam duka saat itu.

Jerit Panik Sang Teman Dekat

Kasatreskrim Polres Payakumbuh, Iptu Andrio Surya Putra, angkat bicara. Ia menjelaskan rentetan kejadian mengerikan pada malam nahas tersebut. Afifah ternyata tidak sendirian saat bermain di lokasi kejadian.

Korban datang menemui teman dekatnya berinisial N pada malam itu. Mereka berdua berjalan santai menyusuri pinggiran area ladang jagung. Gelapnya malam menyembunyikan ancaman kawat setrum pembawa maut tersebut.

Tangan Afifah diduga menyentuh pagar berbahaya itu tanpa disengaja. Sengatan listrik tegangan tinggi langsung menyambar organ vital dalam tubuhnya. Ia pun tumbang menghantam tanah dalam hitungan sepersekian detik saja.

"Korban diduga tak sengaja memegang pagar beraliran listrik," ungkap Iptu Andrio. Kondisi mengerikan ini membuat N menjerit histeris ketakutan setengah mati. Melihat temannya kejang, N lari kencang mencari pertolongan terdekat.

N menggedor rumah warga sekitar dengan napas tersengal-sengal habis berlari. Penduduk desa segera berhamburan membawa senter menuju ladang jagung. Sayangnya, langkah pertolongan mereka sudah sangat terlambat untuk dilakukan.

Setibanya di sana, tubuh Afifah sudah membeku, tak bernyawa lagi. Denyut nadinya berhenti berdetak selamanya tertelan setrum kebun jagung. Jeritan tangis pun pecah membelah keheningan malam desa tersebut.

Teman korban sangat trauma menyaksikan kejadian nyata di depan mata. Mulutnya terkunci rapat. Susah menceritakan kronologi awal mula tragedi. Wajah pucat pasinya menyiratkan ketakutan luar biasa mendalam.

Polisi memberikan waktu istirahat sejenak untuk menenangkan jiwa sang saksi. Pendampingan psikologis sepertinya sangat dibutuhkan untuk memulihkan ingatan trauma tersebut. Mengingat detik kematian sahabat karib sungguh sangat menyiksa batin.

Olah TKP Polisi di Tengah Malam

Kapolsek Luhak, Iptu Isral, membenarkan laporan kematian misterius tersebut. Tim reskrim langsung terjun mengamankan lokasi kejadian perkara secepat mungkin. Mereka menyisir seluruh sudut ladang dengan sangat hati-hati dan teliti.

"Saat ini Reskrim masih melakukan pemeriksaan mendalam," jelas Iptu Isral tegas. Polisi mengumpulkan berbagai serpihan bukti di sekitar mayat korban tewas. Kawat telanjang pembawa petaka difoto sebagai barang bukti utama kepolisian.

Hasil pemeriksaan awal menguatkan dugaan tersengat arus akibat tegangan sangat tinggi. Luka bakar khas sengatan listrik tergambar jelas pada kulit korban. Tidak ada tanda kekerasan fisik lain pada tubuh gadis ini.

Polisi segera memanggil teman korban berinisial N untuk bersaksi. Keterangan N sangat penting untuk menyusun teka-teki malam kejadian tersebut. Polisi menanyai N secara detail di markas Kepolisian Resor setempat.

Pemilik lahan jagung juga ikut diseret ke ruang pemeriksaan penyidik. Petugas mencecar sang petani mengenai standar keamanan pagar listriknya. Kelalaian pemasangan kawat setrum liar bisa berujung pada pidana kurungan penjara.

Penggunaan listrik jebakan hama memang sangat dilarang keras aturannya. Undang-undang mengatur sanksi tegas bagi pelanggar aturan keselamatan fatal ini. Nyawa manusia jauh lebih mahal harganya daripada sebatas hasil panen.

Tim Inafis sibuk mencatat detail posisi jatuh tubuh kaku korban. Jarak kawat dengan jalan setapak diukur dengan sangat teliti menggunakan meteran. Semua data dicatat rapi masuk ke dalam buku laporan resmi.

Lampu kilat kamera polisi menyambar-nyambar menerangi sudut gelap kebun. Pakaian korban diamankan utuh dan dimasukkan ke dalam kantong plastik bening. Setiap helai bukti sangat berharga untuk mengungkap misteri utuh sebuah kasus.

Keluarga Tolak Lapor Berujung Damai

Jenazah Afifah sempat disemayamkan sebentar di ruang jenazah rumah sakit. Dokter forensik memastikan penyebab utama berhentinya fungsi jantungnya secara mendadak. Hasilnya mutlak terjadi karena sengatan energi listrik tingkat mematikan.

Keluarga korban datang menjemput jasad sang putri diiringi isak tangis. Hati mereka hancur lebur melihat tubuh kaku anak perempuan kesayangan. Cita-cita masa depan remajanya hangus terbakar bersama sengatan malam kelabu.

Ajaibnya, keluarga besar Afifah menunjukkan kelapangan dada luar biasa besar. Mereka berdiskusi panjang lebar, meredam gejolak amarah panas di dada. Keputusan berdamai akhirnya keluar dari mulut perwakilan keluarga mendiang korban.

Orang tua korban menolak keras melanjutkan kasus ke meja pengadilan. Mereka menganggap musibah ini murni sebagai takdir sang Pencipta. Tidak ada laporan resmi tercatat di meja SPKT kepolisian resor.

Petani jagung langsung sujud menangis memohon ampunan tulus dari keluarga. Ia tidak pernah berniat membunuh siapa pun memakai kawat babi tersebut. Perasaan bersalah akan terus menghantui hidupnya sampai kapan pun jua kelak.

Surat perdamaian resmi ditandatangani memakai materai sepuluh ribu rupiah. Aparat kepolisian menjadi saksi bisu kebesaran hati keluarga Payakumbuh itu. Berkas kasus ini akhirnya ditutup rapat selamanya tanpa ketukan palu hakim.

Perundingan damai berlangsung alot, namun penuh rasa kekeluargaan yang sangat kental. Tetua kampung ikut menengahi obrolan panas dua kubu keluarga ini. Kepala dingin akhirnya memenangkan ego dalam mencari kambing hitam kejadian.

Petani berjanji menanggung seluruh biaya prosesi pemakaman jenazah remaja tersebut. Santunan duka cita diberikan ikhlas sebagai tanda penyesalan seumur hidup. Hukuman sosial dari tetangga nyatanya lebih menyiksa batin sang petani.

Pelajaran Berharga Petani 

Tragedi ini menjadi tamparan keras telak bagi seluruh petani daerah. Kebiasaan merakit pagar listrik liar wajib segera dihentikan secara total. Ancaman kematian mengerikan mengintai setiap saat di balik semak ladang.

Pengusiran hama babi hutan bisa memakai cara super aman. Memasang jaring tali kuat sudah cukup untuk menghalau moncong hewan pengganggu. Jangan merisikokan nyawa warga desa cuma demi mengamankan bonggol jagung.

Afifah kini telah beristirahat tenang di alam liang lahat. Pemakamannya diiringi derai air mata para sahabat sekolahnya tercinta. Bangku sekolahnya kosong melompong, menyisakan seribu kenangan manis yang tidak terlupa.

Senyum ramah gadis di Jalan Panglima Polim ini lenyap terhapus selamanya. Keluarga berusaha tegar merelakan kepergian bidadari kecil peneduh rumah tercinta. Keikhlasan mereka menjadi inspirasi besar bagi pemaafan murni tanpa batas.

Selamat jalan, Afifah, menuju tempat terindah di sisi Tuhan YME. Cerita tragisnya akan terus diingat seluruh warga desa selamanya. Lonceng peringatan bagi petani kini berdentang sangat nyaring menembus telinga. R-02

Editor: Krisman
Tags :Tewas Kesetrum ListrikPagar ListrikLimapuluh KotaSabangMerauke NewsHama Babi

BERITA TERKAIT :

  • Profil 5 Jenderal Kandidat Pengganti Letjen Yudi Abrimantyo Sebagai Kepala Bais TNI

    Profil 5 Jenderal Kandidat Pengganti Letjen Yudi Abrimantyo Sebagai Kepala Bais TNI

    Nasional •
    26/03/2026 ❘ 10:39 WIB
  • Senyum Lebar Abdul Wahid Pakai Rompi Oranye, Pendukung Histeris di PN Pekanbaru!

    Senyum Lebar Abdul Wahid Pakai Rompi Oranye, Pendukung Histeris di PN Pekanbaru!

    Hukrim •
    26/03/2026 ❘ 10:01 WIB
  • Adu Kambing Maut di Okura Pekanbaru, Nyawa Dua Pemotor Melayang Seketika!

    Adu Kambing Maut di Okura Pekanbaru, Nyawa Dua Pemotor Melayang Seketika!

    Hukrim •
    26/03/2026 ❘ 09:49 WIB
  • AS dan Iran Mendadak Akur, IHSG Langsung Terbang Tinggi Pagi Ini!

    AS dan Iran Mendadak Akur, IHSG Langsung Terbang Tinggi Pagi Ini!

    Ekonomi •
    26/03/2026 ❘ 09:35 WIB
  • Drama Pagi Ini: Kader PKB Geruduk PN Pekanbaru, Abdul Wahid Siap Lawan Dakwaan KPK!

    Drama Pagi Ini: Kader PKB Geruduk PN Pekanbaru, Abdul Wahid Siap Lawan Dakwaan KPK!

    Hukrim •
    26/03/2026 ❘ 09:00 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan