Jabatan Bergengsi Dibuka! Pendaftaran Calon Pimpinan PT PER Segera Dimulai
PT Permodalan Ekonomi Riau (PER). Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui panitia seleksi (Pansel) dipastikan akan segera mengumumkan pendaftaran seleksi calon pimpinan PT Permodalan Ekonomi Riau (PER), Kamis (26/3/2026). Pengumuman ini menjadi momentum penting bagi para profesional yang ingin berkontribusi dalam pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Riau.
Seleksi ini difokuskan untuk mengisi kekosongan jabatan strategis sebagai Direktur PT PER, yang selama ini menjadi salah satu motor penggerak sektor ekonomi daerah. Dengan dibukanya pendaftaran ini, Pemprov Riau memberikan kesempatan luas bagi putra-putri terbaik daerah maupun profesional nasional yang memenuhi kriteria untuk ikut serta dalam proses seleksi terbuka dan transparan.
Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Riau, Sri Irianto, memastikan bahwa pengumuman resmi akan disampaikan sesuai jadwal. Ia menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara profesional dan mengedepankan prinsip akuntabilitas.
“Iya, besok (Kamis) pendaftaran seleksi calon Direktur PT PER diumumkan,” ujar Sri Irianto, Rabu (25/3/2026).
Setelah pengumuman dilakukan, tahapan pendaftaran akan dimulai pada 27 Maret hingga 9 April 2026. Rentang waktu tersebut diharapkan cukup bagi para kandidat untuk menyiapkan seluruh dokumen persyaratan serta memenuhi ketentuan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.
Pemprov Riau juga telah membentuk tim panitia seleksi guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur. Tim ini dipimpin oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau, Indra, yang dipercaya untuk mengawal proses seleksi secara objektif dan independen.
Keberadaan pansel dinilai sangat krusial dalam menjaring kandidat terbaik yang tidak hanya memiliki kompetensi manajerial, tetapi juga visi strategis dalam mengembangkan PT PER ke depan. Perusahaan daerah ini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam pembiayaan dan pengembangan usaha di Riau.
Tidak hanya fokus pada PT PER, Pemprov Riau juga tengah bersiap untuk membuka seleksi calon direksi di perusahaan daerah lainnya. Salah satunya adalah PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), yang juga akan segera memasuki tahap pengumuman seleksi.
Untuk proses seleksi di PT SPR, Pemprov Riau telah menunjuk Asisten III Setda Riau, M Job Kurniawan, sebagai Ketua Tim Panitia Seleksi. Penunjukan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan setiap BUMD dipimpin oleh figur yang kompeten dan berintegritas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan dan penguatan tata kelola BUMD di Riau, agar mampu berkontribusi lebih optimal terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, untuk pengisian posisi direksi dan komisaris di PT Jamkrida Riau, prosesnya masih harus menunggu tahapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hal ini disebabkan adanya perubahan struktur organisasi, setelah salah satu komisaris sebelumnya, Elly Wardhani, mengundurkan diri karena memasuki masa pensiun.
“Untuk Jamkrida perlu RUPS dulu. Komisarisnya mengundurkan diri karena sudah pensiun,” jelas Sri Irianto.
Proses RUPS ini menjadi langkah awal sebelum dilakukan penyesuaian dalam struktur manajemen, termasuk pembentukan panitia seleksi baru. Setelah RUPS dilaksanakan, tahapan selanjutnya adalah penyusunan akta notaris dan penyesuaian Surat Keputusan (SK) panitia seleksi.
Dengan adanya beberapa proses administratif tersebut, seleksi di PT Jamkrida diperkirakan akan membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan dengan PT PER dan PT SPR.
Sri Irianto menambahkan bahwa proses seleksi untuk seluruh BUMD dilakukan secara bertahap agar berjalan optimal dan tidak terburu-buru. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap posisi strategis diisi oleh individu yang benar-benar memiliki kapabilitas dan rekam jejak yang baik.
“Kan ada jabatan lain yang ikut diseleksi, jadi harus RUPS, setelahnya menunggu akta notaris dan kemudian penyesuaian SK Pansel,” ungkapnya.
Dibukanya seleksi calon pimpinan PT PER ini diharapkan mampu menarik minat banyak kandidat berkualitas, baik dari kalangan profesional, akademisi, maupun praktisi bisnis. Pemprov Riau menaruh harapan besar agar melalui proses seleksi ini, akan lahir pemimpin baru yang mampu membawa PT PER menjadi lebih maju, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Selain itu, transparansi dalam proses seleksi juga menjadi perhatian utama, guna menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan BUMD.
Dengan dimulainya tahapan ini, masyarakat Riau kini menantikan sosok pemimpin baru yang tidak hanya mampu menjalankan fungsi manajerial, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (R-05)

