SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
    • Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      02/06/2026  ❘  15:59 WIB
    • Jeritan Histeris Pedagang Subuh-Subuh, Pasar Ampalu Ludes Terbakar Sampai Jadi Arang!

      Jeritan Histeris Pedagang Subuh-Subuh, Pasar Ampalu Ludes Terbakar Sampai Jadi Arang!

      02/06/2026  ❘  12:11 WIB
  • Nasional
    • Silmy Karim Datangi KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel

      Silmy Karim Datangi KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel

      04/06/2026  ❘  06:53 WIB
    • Penrad Siagian Tegaskan UU ASN Diskriminatif: Sistem Merit Hanya Omong Kosong!

      Penrad Siagian Tegaskan UU ASN Diskriminatif: Sistem Merit Hanya Omong Kosong!

      03/06/2026  ❘  23:50 WIB
    • OTT Kepala Kantor Imigrasi, KPK Serukan Wakil Menteri Silmy Serahkan Diri

      OTT Kepala Kantor Imigrasi, KPK Serukan Wakil Menteri Silmy Serahkan Diri

      03/06/2026  ❘  21:32 WIB
    • Yayasan Riau Madani Desak Kemenhut Kembalikan Dana Reboisasi untuk Pemulihan HPT Kaiti Kubu Pauh: Ke Mana Uang Dana Reboisasi yang Dipungut? 

      Yayasan Riau Madani Desak Kemenhut Kembalikan Dana Reboisasi untuk Pemulihan HPT Kaiti Kubu Pauh: Ke Mana Uang Dana Reboisasi yang Dipungut? 

      03/06/2026  ❘  12:22 WIB
  • Ekonomi
    • Perluas Pasar Komoditas Unggulan, Pemkab Kepulauan Meranti Jajaki Kerja Sama Ekspor-Impor dan Gandeng Investor Malaysia

      Perluas Pasar Komoditas Unggulan, Pemkab Kepulauan Meranti Jajaki Kerja Sama Ekspor-Impor dan Gandeng Investor Malaysia

      03/06/2026  ❘  21:39 WIB
    • Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Dekati Rp18.000 Saat Minyak Dunia Meledak

      Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Dekati Rp18.000 Saat Minyak Dunia Meledak

      03/06/2026  ❘  18:54 WIB
    • Darurat! IHSG Hancur Lebur, Rp5.862 Triliun Lenyap Sehari

      Darurat! IHSG Hancur Lebur, Rp5.862 Triliun Lenyap Sehari

      03/06/2026  ❘  18:45 WIB
    • Gandeng BRK Syariah dan Cegah Kebocoran PAD, Pemkab Kepulauan Meranti Digitalisasi Pembayaran Retribusi Melalui QRIS

      Gandeng BRK Syariah dan Cegah Kebocoran PAD, Pemkab Kepulauan Meranti Digitalisasi Pembayaran Retribusi Melalui QRIS

      03/06/2026  ❘  16:14 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau: "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau: "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Dua Kali Lolos, Aksi Ketiga Jadi Petaka! Pembobol Alfamart Diciduk Saat Beraksi

      Dua Kali Lolos, Aksi Ketiga Jadi Petaka! Pembobol Alfamart Diciduk Saat Beraksi

      04/06/2026  ❘  07:10 WIB
    • Modus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Dkk: Kondisikan Yayasan Tertentu Dapat Dapur MBG, Terima Insentif Miliaran Rupiah Tiap Hari

      Modus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Dkk: Kondisikan Yayasan Tertentu Dapat Dapur MBG, Terima Insentif Miliaran Rupiah Tiap Hari

      03/06/2026  ❘  22:14 WIB
    • Bendahara PAN Pelalawan Jadi Tersangka Narkoba, Kejari Pekanbaru Mulai Bergerak

      Bendahara PAN Pelalawan Jadi Tersangka Narkoba, Kejari Pekanbaru Mulai Bergerak

      03/06/2026  ❘  19:30 WIB
    • Geger! KPK Buru Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Buntut OTT Imigrasi Jakarta Barat

      Geger! KPK Buru Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Buntut OTT Imigrasi Jakarta Barat

      03/06/2026  ❘  19:15 WIB
  • Umum
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
    • Jangan Keliru! Nyeri Sendi Belum Tentu Asam Urat, Bisa Jadi Rematik yang Lebih Berbahaya

      Jangan Keliru! Nyeri Sendi Belum Tentu Asam Urat, Bisa Jadi Rematik yang Lebih Berbahaya

      30/05/2026  ❘  20:01 WIB
  • Riau
    • Kabar Duka dari Makkah: Jemaah Haji Asal Desa Pulau Payung Kampar Meninggal Dunia

      Kabar Duka dari Makkah: Jemaah Haji Asal Desa Pulau Payung Kampar Meninggal Dunia

      03/06/2026  ❘  23:16 WIB
    • Menjemput Mimpi yang Nyaris Padam, Perjuangan Menyelamatkan Pendidikan Anak-anak Suku KAT di Pelosok Kepulauan Meranti

      Menjemput Mimpi yang Nyaris Padam, Perjuangan Menyelamatkan Pendidikan Anak-anak Suku KAT di Pelosok Kepulauan Meranti

      03/06/2026  ❘  20:23 WIB
    • Duiker Alahair Diprotes Warga karena Tanjakan Curam dan Rawan Kecelakaan, Dinas PUPR Jelaskan Alasan Desain dan Rencana Perbaikan

      Duiker Alahair Diprotes Warga karena Tanjakan Curam dan Rawan Kecelakaan, Dinas PUPR Jelaskan Alasan Desain dan Rencana Perbaikan

      03/06/2026  ❘  19:43 WIB
    • Menanti Sentuhan Pembangunan di Beranda Negeri, Warga Sungai Gayung Kiri Harapkan Swakelola Kembali Hadir

      Menanti Sentuhan Pembangunan di Beranda Negeri, Warga Sungai Gayung Kiri Harapkan Swakelola Kembali Hadir

      03/06/2026  ❘  19:26 WIB
  • Sport
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
    • Belanda Dipermalukan di Kandang! Gol Menit 86 Anis Hadj Moussa Bikin Oranje Terkapar

      Belanda Dipermalukan di Kandang! Gol Menit 86 Anis Hadj Moussa Bikin Oranje Terkapar

      04/06/2026  ❘  06:34 WIB
    • Gila! Wonder Kid MU Dicoret Dari Timnas Paraguay di Detik-Detik Akhir

      Gila! Wonder Kid MU Dicoret Dari Timnas Paraguay di Detik-Detik Akhir

      03/06/2026  ❘  09:00 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
    • Dunia Hormati Pengorbanan Prajurit Indonesia, PBB Beri Penghargaan Tertinggi untuk Dua Penjaga Perdamaian

      Dunia Hormati Pengorbanan Prajurit Indonesia, PBB Beri Penghargaan Tertinggi untuk Dua Penjaga Perdamaian

      30/05/2026  ❘  09:32 WIB
    • Generasi Muda Eropa Terancam? Boomers Kuasai Kekayaan, Anak Muda Sulit Punya Rumah dan Masa Depan

      Generasi Muda Eropa Terancam? Boomers Kuasai Kekayaan, Anak Muda Sulit Punya Rumah dan Masa Depan

      29/05/2026  ❘  19:48 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Peraturan Menteri Ini Biang Kerok Kontraktor Riau Terancam Bangkrut 'Dimangsa' Anak Cucu Cicit BUMN di Blok Rokan: Diteken Menteri Erick Thohir

Raya Desmawanto 06/06/2022  ❘  09:12 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Peraturan Menteri Ini Biang Kerok Kontraktor Riau Terancam Bangkrut

Peraturan Menteri BUMN diduga menjadi biang kerok kebijakan mobilisasi anak cucu cicit BUMN dimobilisasi ke proyek Blok Rokan. Grafis: Sadam Husin

SabangMerauke News, Pekanbaru - Kontraktor lokal dan nasional di Riau terancam bangkrut dampak dari dugaan mobilisasi anak cucu dan cicit BUMN dalam bisnis proyek di Blok Migas Rokan sejak dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ekspansi secara massif perusahaan plat merah dinilai membuat kontraktor lokal gigit jari dan jatuh turun kelas. Pola bisnis proyek berjalan timpang, kontraktor lokal sekadar menikmati remah-remah belaka.

Disinyalir ada peraturan yang menyebabkan gampangnya perusahaan BUMN mendapatkan proyek di Blok Rokan. Diduga, terbitnya Peraturan Menteri BUMN nomor 08/MBU/12/2019 menjadi biang keroknya.

BERITA TERKAIT:  Kontraktor Riau Terancam Bangkrut 'Dimangsa' Anak Cucu Cicit BUMN di Blok Rokan, Kementerian BUMN masih Bungkam!

Peraturan Menteri BUMN tersebut mengatur tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Barang dan Jasa Badan Usaha Milik Negara. Beleid ini diteken oleh Menteri BUMN, Erick Thohir pada 12 Desember 2019 silam, beberapa bulan setelah Presiden Jokowi mendapuknya sebagai orang nomor satu di Kementerian BUMN.

Terdiri dari 6 bab dan 22 pasal, Peraturan BUMN ini jika dibaca, memberi keleluasaan kepada BUMN, termasuk anak cucunya untuk mendapatkan proyek di BUMN. Meski mengatur soal prinsip-prinsip bisnis dengan jargon good corporate governance (GCG), namun dalam kenyataannya 'hak istimewa' diberikan kepada BUMN untuk mendapatkan proyek di lingkungan BUMN.

BERITA TERKAIT:  Kontraktor Riau Terancam Bangkrut 'Dimangsa' Anak Cucu Cicit BUMN di Blok Rokan, DPRD: Ini Negeri Bertuan, Masak Sisanya Pun Orang Riau Tak Dapat!

Misalnya, dalam pasal 4 ayat 4 peraturan tersebut, disebutkan kalau pengguna barang dan jasa dapat melakukan sinergi antar BUMN/ anak perusahaan/ perusahaan terafiliasi BUMN.

Ketentuan tersebut kembali dipertegas dalam pasal 5 huruf i yang menyatakan kalau kebijakan pengadaan barang dan jasa memberikan kesempatan kepada anak perusahaan dan atau sinergi antar BUMN/ anak perusahaan/ perusahaan terafiliasi BUMN.

BERITA TERKAIT:  Kontraktor Riau Terancam Bangkrut 'Dimangsa' Anak Cucu Cicit BUMN di Blok Rokan, Ini Respon Ahok Komut Pertamina

Yang lebih konkret soal perlakuan spesial untuk BUMN dan anak cucu cicit BUMN dijabarkan dalam pasal 16. Dalam ketentuan ini disebut kebijakan pengadaan barang dan jasa yang mengacu pada Peraturan Menteri BUMN tersebut, dikukuhkan dalam RUPS masing-masing persero terbuka atau dengan mengadopsi secara langsung dalam peraturan direksi.

 

Sementara dalam pasal 17, disebutkan bagi anak perusahaan atau perusahaan terafiliasi BUMN, dapat memberlakukan Peraturan Menteri tersebut yang dikukuhkan dalam RUPS anak perusahaan atau perusahaan terafiliasi yang bersangkutan.

"Dengan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN ini sebagaimana dimaksud ayat 1 (pasal 17), maka anak perusahaan dan atau perusahaan terafiliasi BUMN dapat menunjuk langsung BUMN atau saling melakukan penunjukkan langsung, dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan sektoral," demikian tertulis dalam pasal 17 ayat 2 Peraturan Menteri BUMN tersebut.

Praktik Monopoli

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources (CERI) Yusri Usman menilai Peraturan Menteri BUMN telah membuat BUMN dan anak cucu cicitnya dimanja. Ibaratnya, BUMN bersama anak cucu cicit perusahaan berburu proyek di kandang sendiri.

"Harusnya kan BUMN itu menjadi pemain hebat dan menunjukkan kelasnya. Bukan jadi seperti anak manja yang disusui dan disuapin proyek oleh Kementerian BUMN," kata Yusri Usman, Minggu (5/6/2022).

BERITA TERKAIT:  Kontraktor Riau di Blok Rokan Terancam Bangkrut, Menteri Erick Thohir harus Bertanggung Jawab: Anak Cucu Cicit BUMN Disuapin Proyek

Ia menilai, Peraturan Menteri BUMN tersebut telah bertentangan dengan Undang-undang nomor 15 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tak Sehat.

Menurutnya, sudah tepat jika persoalan yang menerpa kontraktor di Riau ditujukan kepada Erick Thohir selaku Menteri BUMN yang menandatangani peraturan tersebut.

"Kondisi yang terjadi adalah tanggung jawab Erick Thohir," tegasnya.

BERITA TERKAIT:  Dugaan Skandal Tender 700 Unit Mobil: CERI Desak Ponsel Dirut PT Pertamina Hulu Rokan Diaudit Forensik, Evaluasi Kinerja Buyung Jaffee

Sebelumnya diwartakan, Yusri menduga posisi Erick Thohir yang disebut-sebut punya niat menjadi calon presiden atau calon wakil presiden, ingin memoles citra kinerja BUMN seakan-akan produktif. Cara itu menurut Yusri dinilai keliru dan kontraproduktif.

 

"Justru akhirnya banyak perusahaan lokal jadi korban atas kebijakan makan di lahan sendiri oleh anak cucu dan cicit perusahaan BUMN tersebut," kata Yusri.

Kebijakan Superkonyol

Yusri menegaskan, mobilisasi sejumlah anak cucu dan cicit BUMN ke Blok Rokan adalah kebijakan superkonyol. Ia menduga kebijakan ini direstui oleh Erick Tohir agar laporan keuangan BUMN kelihatan moncer dan hebat karena banyak  menggarap proyek.

"Tapi sialnya, anak cucu cicit BUMN itu justru makan di lahan sendiri. Membuat kontraktor lokal dan nasional di Riau banyak yang bisa gulung tikar. Padahal misi didirikan BUMN sebagai lokomotif untuk membina kontraktor lokal naik kelas, bukan justru membinasakannya. Ini kebijakan sontoloyo," tegas Yusri.

Yusri membandingkan kondisi saat PT Chevron (dulunya PT Caltex) mengelola selama hampir 100 tahun ladang minyak di Riau. Saat itu, nyaris tidak ditemukan anak perusahaan Chevron (Caltex) yang bermain menggarap proyek.

"Menteri Erick Thohir telah membiarkan keresahan berlarut-larut yang dirasakan oleh kontraktor lokal dan nasional di Riau. Dia (Erick Thohir, red) membiarkannya terjadi secara berkelanjutan," kata Yusri.

Kementerian BUMN masih Bungkam

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih bungkam dan hingga kini belum memberikan penjelasan ikhwal kebijakan 'mobilisasi' anak cucu cicit BUMN di Blok Rokan yang berpotensi kuat membangkrutkan kontraktor di Riau. Sejak kemarin dikonfirmasi soal derita kontraktor lokal di Blok Rokan pasca-dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kementerian BUMN tampaknya memilih tidak merespon dan memberi klarifikasi.

Tiga pejabat utama telah dikonfirmasi sejak kemarin hingga Minggu (5/6/2022) pagi tadi, yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Ketiganya tak kunjung membalas pesan konfirmasi yang dilayangkan via pesan WhatsApp.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto selaku pengawas sektor hulu migas juga belum memberikan penjelasan soal persoalan ini. Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus melalui Kepala Divisi Humas, Yamin berjanji akan memberikan penjelasan dalam waktu dekat.

Direktur Utama PT PHR, Jaffee Arizon 'Buyung' Suardin dan VP Communication Affair PT PHR wilayah kerja Rokan, Sukamto Tamrin juga belum membalas pesan konfirmasi yang dilayangkan media ini sejak kemarin.

Komentar Ahok Komut Pertamina

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaya Purnama (BTP) merespon soal berita kondisi perusahaan kontraktor lokal dan nasional di Riau terancam bangkut diduga akibat ekspansi anak cucu dan cicit BUMN yang menggarap proyek di Blok Rokan. Pria yang populer dengan sapaan Ahok ini memberikan komentar pendek.

 

"Bisa ke BUMN," balas Ahok saat dikonfirmasi SabangMerauke News via layanan WhatsApp, Sabtu (4/6/2022) lalu.

Ahok menyampaikan apresiasi atas adanya informasi tersebut. Ia berjanji akan meneruskannya kepada pihak-pihak terkait.

"Terima kasih infonya. Akan diteruskan," terang Ahok lagi.

Riau Tak Dapat Sisa-sisa Blok Rokan

Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto meminta agar pengusaha atau kontraktor lokal mendapat peran signifikan dalam bisnis di proyek migas Blok Rokan. Dalam perjalanan 9 bulan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menguasai Blok Rokan, ia mendesak agar kontraktor lokal tidak dijadikan penonton di negeri sendiri.

"Ini negeri bertuan. Uangnya harus berputar di Riau supaya multiplier effect bisa terwujud. Blok Rokan sekarang bisa disebut tinggal sisa-sisanya saja. Masa sisanya pun orang Riau tak dapat," kata Hardianto kepada SabangMerauke News, Sabtu (4/6/2022).

Hardianto merespon soal pemberitaan ikhwal terancam bangkrutnya kontraktor Riau, pasca-mobilisasi anak cucu cicit BUMN dalam bisnis proyek di lingkungan Blok Rokan. PT Pertamina Hulu Rokan merupakan kontraktor pengganti PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang habis masa konsesinya di Blok Rokan pada 9 Agustus 2021 lalu.

Sejumlah anak cucu cicit BUMN dikabarkan menguasai mayoritas proyek di lingkungan Blok Rokan. Keadaan tersebut telah dikeluhkan kontraktor lokal di Riau sejak akhir tahun lalu, bahkan salah satu asosiasi kontraktor migas di Riau sempat mengancam melakukan mogok operasional.

Hardianto menegaskan, PT PHR  dan Pertamina Holding harusnya mengutamakan pengusaha-pengusaha lokal di Riau, baik sebagai main contractor ataupun sub contractor secara proporsional. Jika kontraktor lokal mendapat pekerjaan di Blok Rokan, maka perputaran uang di daerah akan semakin besar yang dampaknya bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menegaskan, selama puluhan tahun minyak Riau telah diisap untuk kepentingan pembangunan Indonesia. Negara Indonesia dibiayai oleh produksi minyak Riau mulai era booming minyak, bahkan sampai saat ini. 

"Jadi, jangan ajari kita tentang NKRI. Minyak Riau selama puluhan tahun menyuplai dana untuk negara. Jangan lagi kami (Riau, red) jadi penonton dan jangan ajari kami ber-NKRI," tegas politisi Partai Gerindra ini.

Perda Pemberdayaan Pengusaha Lokal

Ditanya soal peluang pembentukan peraturan daerah (perda) tentang pemberdayaan dan penguatan pengusaha lokal, Hardianto menegaskan DPRD Riau akan mendorong hal tersebut. Namun menurutnya, dibutuhkan kekuatan (power) yang lebih kuat untuk membicarakan hal tersebut ke PT PHR dan Pertamina Grup (Holding).

Ia menilai, peran dan tanggung jawab Gubernur Riau lebih signifikan untuk melakukan hal tersebut. DPRD akan memberikan dorongan dan dukungan.

"Seharusnya power yang lebih kuat membicarakan hal tersebut kepada PT PHR dan Pertamina. Itu adalah Gubernur. DPRD akan mendorong hal tersebut," tegas Hardianto.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun SabangMerauke News dari sejumlah pelaku usaha jasa penunjang migas, kondisi kontraktor lokal dan nasional di Riau gigit jari sejak PT PHR menjadi 'penguasa' Blok Rokan sejak 9 Agustus 2021 lalu. Janji manis dengan tagline 'Blok Rokan Kembali ke Pelukan Ibu Pertiwi' dinilai hanya jadi angin surga semata.

Sejumlah proyek yang selama ini menjadi 'mainan' kontraktor lokal dan nasional di Riau, disikat oleh anak cucu dan cicit perusahaan BUMN. Akibatnya, kontraktor di Riau terancam menjadi penonton dan mati suri. 

Skema pembiayaan proyek pun diduga mengalami perubahan. Di mana kontraktor di Riau harus membiayai pelaksanaan proyek, namun anak cucu dan cicit BUMN menjadi main contractor dan pemegang kendali pencairan keuangan proyek.

"Bahkan sampai proyek jasa sekuriti kecil-kecilan pun saat ini sudah diembat. Mengerikan kondisi saat ini. Tak pernah dibayangkan sebelumnya," kata seorang pengurus perusahaan yang biasa main di Blok Rokan. (*)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Erick ThohirMenteri BUMNBlok RokanPertamina Hulu EnergiCERISabangMeraukeNews.com

BERITA TERKAIT :

  • Kepala Sekolah dan 6 Rekannya Keroyok Guru SD, hanya Gara-gara Beda Pendapat di Rapat

    Kepala Sekolah dan 6 Rekannya Keroyok Guru SD, hanya Gara-gara Beda Pendapat di Rapat

    Hukrim •
    06/06/2022 ❘ 08:10 WIB
  • Terkuak! Pj Bupati Pilihan Mendagri Cuma Menjabat Beberapa Menit, Mundur Usai Dipanggil Gubernur

    Terkuak! Pj Bupati Pilihan Mendagri Cuma Menjabat Beberapa Menit, Mundur Usai Dipanggil Gubernur

    Nasional •
    06/06/2022 ❘ 07:59 WIB
  • Pemprov Riau Bermohon Tol Dumai-Sigambal Dibangun 2023, Tapi Peraturan Presiden Tetapkan 2024

    Pemprov Riau Bermohon Tol Dumai-Sigambal Dibangun 2023, Tapi Peraturan Presiden Tetapkan 2024

    Nasional •
    06/06/2022 ❘ 07:48 WIB
  • Praktik Culas Penyebab Harga Minyak Goreng Selangit, Ini Cara Main Kotor Distributor

    Praktik Culas Penyebab Harga Minyak Goreng Selangit, Ini Cara Main Kotor Distributor

    Ekonomi •
    06/06/2022 ❘ 07:42 WIB
  • Penganiayaan di Holywings, 2 Anggota Polisi Diperiksa Propam

    Penganiayaan di Holywings, 2 Anggota Polisi Diperiksa Propam

    Hukrim •
    06/06/2022 ❘ 07:29 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan