SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      20/07/2026  ❘  19:26 WIB
    • Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      20/07/2026  ❘  19:12 WIB
    • Tangan Diborgol di Video Viral, Warga Tanjungpinang dan Agam Diduga Disekap di Myanmar

      Tangan Diborgol di Video Viral, Warga Tanjungpinang dan Agam Diduga Disekap di Myanmar

      20/07/2026  ❘  19:00 WIB
    • Diduga Alami Kecelakaan Kerja, Karyawan PTPN IV Regional III PKS Tanjung Medan Meninggal Dunia

      Diduga Alami Kecelakaan Kerja, Karyawan PTPN IV Regional III PKS Tanjung Medan Meninggal Dunia

      20/07/2026  ❘  18:16 WIB
  • Nasional
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
    • Istana Peringatkan Hotman Paris Tak Bawa-bawa Nama Prabowo dalam Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

      Istana Peringatkan Hotman Paris Tak Bawa-bawa Nama Prabowo dalam Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

      20/07/2026  ❘  13:17 WIB
  • Ekonomi
    • Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      20/07/2026  ❘  18:29 WIB
    • Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      20/07/2026  ❘  18:18 WIB
    • Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      20/07/2026  ❘  13:13 WIB
    • Konflik Timur Tengah Bakar Rupiah, Dolar AS Hampir Tembus  Rp18.000

      Konflik Timur Tengah Bakar Rupiah, Dolar AS Hampir Tembus Rp18.000

      20/07/2026  ❘  12:12 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      20/07/2026  ❘  13:07 WIB
    • Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      20/07/2026  ❘  12:21 WIB
    • Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      19/07/2026  ❘  19:03 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      20/07/2026  ❘  18:37 WIB
    • Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      20/07/2026  ❘  17:46 WIB
    • Penataan PKL, Wako Agung Nugroho Minta Masyarakat Tidak Dirikan Bangunan di Lokasi Terlarang

      Penataan PKL, Wako Agung Nugroho Minta Masyarakat Tidak Dirikan Bangunan di Lokasi Terlarang

      20/07/2026  ❘  17:13 WIB
    • Pelajar Siak Raih Medali Emas di Ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional 2026

      Pelajar Siak Raih Medali Emas di Ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional 2026

      20/07/2026  ❘  16:04 WIB
  • Sport
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
    • Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      20/07/2026  ❘  07:57 WIB
    • Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      20/07/2026  ❘  06:37 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
    • FIFA Resmi Menjual Potongan Rumput Asli Final Piala Dunia 2026 Sebagai Suvenir Premium

      FIFA Resmi Menjual Potongan Rumput Asli Final Piala Dunia 2026 Sebagai Suvenir Premium

      20/07/2026  ❘  10:17 WIB
    • Balasan Pedas Mojtaba Khamenei ke Trump Bikin Geger: Tanda Tangan Presiden AS Tak Berharga

      Balasan Pedas Mojtaba Khamenei ke Trump Bikin Geger: Tanda Tangan Presiden AS Tak Berharga

      20/07/2026  ❘  08:05 WIB
    • Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      19/07/2026  ❘  10:44 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Siap-siap Miskin Mendadak! Dolar Bikin Rupiah Berdarah-darah Sentuh Rp 17.050 Usai Lebaran

23/03/2026  ❘  14:01 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Siap-siap Miskin Mendadak! Dolar Bikin Rupiah Berdarah-darah Sentuh Rp 17.050 Usai Lebaran

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Suasana libur Lebaran perlahan usai meninggalkan memori manis. Namun, badai ekonomi raksasa diam-diam siap menerkam isi dompet. Nilai tukar rupiah diramal hancur lebur melawan dolar AS.

Mata uang kebanggaan Indonesia diprediksi merosot tajam pekan ini. Angka psikologis baru mengintai pasar valuta asing dalam negeri. Dolar AS diprediksi siap mengamuk pada hari Rabu, 25 Maret 2026 mendatang. 

Kondisi ini sungguh membuat dahi para pengamat ekonomi berkerut. Ibrahim Assuaibi selaku pengamat pasar uang memberikan peringatan keras. Nilai tukar berpotensi menembus level Rp 17.050 per dolar AS.

Analisis tersebut keluar pada hari Minggu, 22 Maret 2026, kemarin. Pasar keuangan akan kembali buka usai libur panjang nasional. Bersiaplah menghadapi kejutan pahit di layar monitor bursa efek. "Saat pembukaan pasar di hari Rabu, kemungkinan besar rupiah melemah," ucap Ibrahim tegas. "Nah, target saya minggu depan di Rp 17.050," lanjutnya.

Angka tujuh belas ribu bukan sekadar deretan nominal biasa. Batas ini merupakan level psikologis yang sangat berbahaya. Pelaku pasar dan importir pasti sedang ketar-ketir sekarang.

Rupiah seperti kehilangan tenaga menghadapi otot dolar Amerika. Tekanan eksternal menjadi penyebab utama rontoknya nilai tukar. Para pengusaha harus memutar otak agar bisnis tetap jalan. 

Timur Tengah Membara, Rupiah Merana

Konflik panas di kawasan Timur Tengah memicu kepanikan global. Ketegangan geopolitik sana langsung merambat ke pasar finansial dunia. Indonesia menanggung akibat buruk dari letusan perang tersebut.

Harga minyak mentah dunia langsung meroket tanpa ampun. Minyak jenis Brent selalu menjadi patokan harga pasar global. Kini harganya diprediksi menyentuh US$ 113 hingga US$ 116.

Lonjakan harga emas hitam ini jelas menjadi petaka. Indonesia masih berstatus sebagai negara importir minyak bumi. Kebutuhan bahan bakar dalam negeri sangat bergantung pada barang impor.

Impor minyak mahal berarti negara butuh tumpukan dolar AS. Otomatis, permintaan terhadap mata uang asing melonjak tajam. Hukum ekonomi dasar langsung berlaku mencekik mata uang Garuda.

Ibrahim menyoroti efek domino dari mahalnya harga minyak. "Eksternal itu begitu kuat, apalagi tentang impor bahan bakar," ungkap Ibrahim, menganalisis situasi. Kondisi ini benar-benar menjepit posisi keuangan negara.

Tidak heran jika dolar AS langsung tampil makin perkasa. Indeks mata uang negara adidaya ini merangkak naik konsisten. Angka indeks dolar diproyeksikan segera menembus level 101,10.

Setiap kenaikan harga minyak memukul telak cadangan devisa. Pemerintah harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli BBM. Anggaran subsidi energi dipastikan akan membengkak sangat hebat. 

Suku Bunga Mencekik Leher

Badai belum selesai menghantam pasar keuangan negara berkembang. Bank sentral negara maju ikut bermain secara kasar. Suku bunga acuan tinggi masih menjadi senjata andalan mereka.

Inflasi global memang belum sepenuhnya bisa dijinakkan oleh bank sentral. Lonjakan harga energi menjadi biang kerok utama inflasi dunia. Para pembuat kebijakan moneter terpaksa menahan suku bunga tinggi.

Negara tetangga seperti Australia bahkan mengambil langkah cukup ekstrem. Australia berani menaikkan suku bunga acuan di tengah kepanikan. Langkah ini memicu pelarian modal dari berbagai negara berkembang.

"Kebijakan suku bunga tinggi kemungkinan besar akan terjadi kembali," terang Ibrahim meramal masa depan pasar. Pernyataan ini menjadi sinyal bahaya bagi bursa saham. Investor asing pasti lebih memilih memegang uang tunai.

Arus modal keluar membuat rupiah makin kehilangan pijakan. Uang asing lari mencari tempat singgah yang lebih menguntungkan. Negara berkembang selalu menjadi korban pertama kebijakan negara maju.

Ekonomi Indonesia sebenarnya cukup tangguh menghadapi guncangan awal. Namun pukulan bertubi-tubi dari luar negeri sungguh sangat merepotkan. Ketahanan ekonomi nasional sedang diuji dalam skala maksimal.

Keputusan menahan suku bunga tinggi jelas merugikan dunia usaha. Kredit perbankan akan terasa sangat mencekik para pengusaha lokal. Ekspansi bisnis terpaksa mandek menunggu badai ekonomi mereda. 

Jurus Bertahan Bank Indonesia

Para penjaga gawang ekonomi nasional tentu tidak tinggal diam. Bank Indonesia terus memutar otak mencari jalan keluar aman. Intervensi pasar valuta asing menjadi pilihan paling logis sekarang.

Cadangan devisa negara dikerahkan untuk menstabilkan pergerakan nilai tukar. Bank Indonesia aktif melakukan berbagai transaksi di pasar internasional. Instrumen Non-Deliverable Forward menjadi senjata andalan meredam gejolak.

Langkah intervensi tidak hanya berhenti di pasar luar negeri. Pasar dalam negeri juga mendapat suntikan perhatian sangat serius. Transaksi Domestic Non-Deliverable Forward gencar dilakukan secara masif.

Semua jurus tersebut bertujuan agar nilai tukar tidak liar. Pemerintah ingin memastikan dunia usaha tetap bisa bernapas lega. Importir bahan baku sangat membutuhkan kepastian nilai tukar ini.

"Secara domestik sebenarnya pemerintah dan Bank Indonesia sudah berhati-hati," puji Ibrahim menanggapi langkah negara. Sinergi otoritas fiskal dan moneter terlihat sangat kompak. Semua berusaha keras menjaga kestabilan ekonomi makro.

Sayangnya, intervensi domestik seakan melawan arus tsunami besar. Usaha Bank Indonesia terkadang tertutup efek panik pasar global. Cadangan devisa tidak mungkin terkuras habis begitu saja.

Lembaga negara harus sangat efisien menggunakan amunisi dolar. Salah langkah sedikit saja bisa berakibat fatal bagi ekonomi. Pengawasan pasar valas diperketat guna mencegah aksi spekulan nakal. 

Ikat Pinggang Anggaran Negara

Kondisi ini memaksa pemerintah mengambil langkah sangat drastis. Efisiensi anggaran negara menjadi sebuah keharusan mutlak saat ini. Belanja kementerian dan lembaga harus dipangkas secara radikal.

Defisit APBN tidak boleh melampaui batas aman tiga persen. Aturan hukum sudah mengunci batas maksimal utang negara. Pemerintah harus sangat jeli mengatur pos pengeluaran setiap bulan.

Pemangkasan anggaran diharapkan bisa memberi napas bagi kantong APBN. Subsidi bahan bakar minyak tentu akan melonjak luar biasa. Dana cadangan darurat harus disiapkan dari jauh hari.

Efek mahalnya dolar pasti akan merambat ke harga sembako. Barang impor seperti gandum dan kedelai ikut melambung harganya. Emak-emak di pasar tradisional siap-siap menjerit melihat harga naik.

Pengusaha tahu tempe mungkin akan mengecilkan ukuran dagangan. Roti di minimarket bisa jadi ikut menyesuaikan harga jual. Daya beli masyarakat kelas bawah menjadi taruhan paling besar.

Pemerintah harus segera merumuskan jaring pengaman sosial tambahan. Bantuan langsung tunai mungkin bisa menjadi obat pereda nyeri. Namun solusi jangka panjang tetap sangat dibutuhkan segera.

APBN harus fleksibel merespons ketidakpastian ekonomi dunia. Pos belanja tidak penting sebaiknya ditunda sampai tahun depan. Keselamatan rakyat dari jeratan inflasi adalah prioritas utama.

Bersiap Hadapi Kenyataan Pahit

Hari Rabu mendatang akan menjadi saksi sejarah kelam. Layar monitor bursa akan berkedip merah menyala. Nilai tukar rupiah sedang berjuang menghindari jurang kehancuran.

Masyarakat awam mungkin belum terlalu merasakan dampak langsung kejadian. Namun lambat laun badai inflasi akan mengetuk pintu rumah. Persiapkan dana darurat sebaik mungkin mulai dari detik ini.

Gaya hidup boros saat libur Lebaran harus segera dihentikan. Waktunya kembali bekerja keras mengumpulkan pundi-pundi rupiah kembali. Jangan mudah tergoda membeli barang konsumtif tidak penting.

Investasi pada aset pelindung nilai mungkin bisa dicoba. Emas batangan seringkali menjadi tempat berlindung paling aman. Logam mulia ini lumayan kebal terhadap amukan nilai dolar.

Pengamat seperti Ibrahim hanya bisa memberikan peringatan dini. Realitas pasar keuangan tidak ada manusia yang bisa menebak. Bisa saja ada keajaiban yang menyelamatkan mata uang Garuda.

Mari pantau terus pergerakan pasar uang pekan ini. Keputusan Bank Indonesia akan sangat menentukan nasib perekonomian bangsa. Semoga badai Timur Tengah segera mereda demi ekonomi global.

Tetap tenang dan jangan ikut memborong dolar di pasar. Aksi panik beli hanya akan memperburuk nilai tukar rupiah. Percayakan penanganan krisis ini kepada para ahli ekonomi negara. R-02

Editor: Krisman
Tags :Rupiah AnjlokDolar AS NgamukBerita EkonomiBank IndonesiaKrisis Timur TengahSabangMerauke News

BERITA TERKAIT :

  • Ngeri! Paket Kepala Anjing Tergeletak di Depan Rumah Orang Tua Kader PDIP

    Ngeri! Paket Kepala Anjing Tergeletak di Depan Rumah Orang Tua Kader PDIP

    Daerah •
    23/03/2026 ❘ 13:47 WIB
  • Riau Membara Lagi! 281 Titik Panas Mengepung Saat Suasana Lebaran Masih Terasa

    Riau Membara Lagi! 281 Titik Panas Mengepung Saat Suasana Lebaran Masih Terasa

    Riau •
    23/03/2026 ❘ 13:28 WIB
  • Goyang Gemoy Berujung Polda, Rahasia Cuan Dapur MBG Akhirnya Terbongkar!

    Goyang Gemoy Berujung Polda, Rahasia Cuan Dapur MBG Akhirnya Terbongkar!

    Nasional •
    23/03/2026 ❘ 13:07 WIB
  • Nasib Anak Cucu Ternyata Bergantung pada Data Awan Hari Ini!
    Hari Meteorologi Sedunia

    Nasib Anak Cucu Ternyata Bergantung pada Data Awan Hari Ini!

    Umum •
    23/03/2026 ❘ 12:54 WIB
  • Bikin De Kuip Hening! Maarten Paes Lakukan Aksi Gila Sebelum Pulang ke Indonesia

    Bikin De Kuip Hening! Maarten Paes Lakukan Aksi Gila Sebelum Pulang ke Indonesia

    Sport •
    23/03/2026 ❘ 12:36 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan