Emas Makin Mahal! Ini Daftar Harga Terbaru yang Bikin Dompet Bergetar
Harga emas kembali menjadi sorotan di akhir pekan. Pada Minggu (22/3/2026). Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Harga emas kembali menjadi sorotan di akhir pekan. Pada Minggu (22/3/2026), tren harga logam mulia di Pegadaian menunjukkan pergerakan yang masih dipengaruhi dinamika pasar global, nilai tukar rupiah, serta sentimen ekonomi dunia. Meski data resmi terbaru mengacu pada Sabtu (21/3/2026), harga tersebut masih menjadi acuan utama bagi investor dan masyarakat yang ingin membeli emas hari ini.
Berdasarkan data Pegadaian, harga emas batangan untuk dua produk populer, yakni Galeri 24 dan UBS, masih berada di level tinggi. Kondisi ini mencerminkan kuatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Untuk emas Galeri 24, harga per 1 gram tercatat sebesar Rp 2.920.000. Sementara itu, untuk ukuran terkecil 0,5 gram, dibanderol Rp 1.531.000. Harga ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi pilihan investasi yang cukup stabil, terutama bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi dengan nominal kecil.
Kenaikan harga juga terlihat pada pecahan yang lebih besar. Emas Galeri 24 ukuran 5 gram dijual Rp 14.315.000, sedangkan 10 gram mencapai Rp 28.554.000. Untuk ukuran 25 gram, harganya menyentuh Rp 71.000.000, dan 50 gram berada di angka Rp 141.888.000. Sementara itu, emas ukuran 100 gram tercatat Rp 283.635.000.
Bagi investor kelas besar, harga emas dalam ukuran lebih tinggi juga menarik perhatian. Untuk 250 gram, emas Galeri 24 dijual Rp 707.346.000, sedangkan 500 gram mencapai Rp 1.414.691.000. Bahkan, untuk 1.000 gram atau 1 kilogram, harganya menyentuh Rp 2.829.381.000.
Di sisi lain, emas UBS juga menunjukkan pergerakan harga yang kompetitif. Untuk ukuran 1 gram, harga emas UBS berada di Rp 2.933.000, sedikit lebih tinggi dibandingkan Galeri 24. Sementara itu, ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.585.000.
Untuk pecahan lainnya, emas UBS 2 gram dibanderol Rp 5.821.000, sedangkan 5 gram mencapai Rp 14.384.000. Ukuran 10 gram berada di harga Rp 28.617.000, dan 25 gram dijual Rp 71.404.000. Untuk 50 gram, harganya mencapai Rp 142.514.000, sementara 100 gram tercatat Rp 284.917.000.
Emas UBS dalam ukuran besar juga menunjukkan nilai yang signifikan. Untuk 250 gram, harganya mencapai Rp 712.080.000, dan 500 gram dijual Rp 1.422.488.000. Angka ini memperlihatkan bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Perbedaan harga antara Galeri 24 dan UBS umumnya dipengaruhi oleh faktor merek, biaya produksi, serta distribusi. Namun, keduanya tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam berinvestasi emas melalui Pegadaian.
Analis keuangan menilai bahwa harga emas saat ini masih berpotensi bergerak fluktuatif. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi global seperti kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, inflasi, hingga ketegangan geopolitik. Ketika kondisi ekonomi dunia tidak stabil, harga emas cenderung naik karena dianggap sebagai aset aman.
Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor penting dalam menentukan harga emas di dalam negeri. Jika rupiah melemah, maka harga emas biasanya akan ikut naik. Sebaliknya, penguatan rupiah dapat menahan kenaikan harga emas.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas hari ini, penting untuk memperhatikan tujuan investasi. Jika untuk jangka panjang, fluktuasi harga jangka pendek tidak terlalu berpengaruh. Namun, bagi trader atau investor jangka pendek, memantau pergerakan harga harian menjadi hal yang krusial.
Pegadaian sendiri menyediakan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli emas, baik secara langsung maupun melalui layanan tabungan emas. Dengan nominal yang fleksibel, masyarakat bisa mulai berinvestasi tanpa harus membeli emas fisik dalam jumlah besar.
Namun, perlu diingat bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pasar global. Oleh karena itu, calon pembeli disarankan untuk selalu mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.
Secara keseluruhan, harga emas hari ini, Minggu (22/3/2026), masih berada di level yang tinggi dan stabil. Kondisi ini menjadikan emas tetap sebagai pilihan investasi yang aman dan diminati, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi. (R-05)

