Anti Polusi! 10 Tempat Liburan Tersejuk di Dunia yang Wajib Dikunjungi
Tegalalang Rice Terrace, Indonesia. Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta – Tren liburan kini semakin bergeser ke arah wisata berbasis alam. Di tengah polusi dan hiruk-pikuk kota, banyak wisatawan mulai mencari tempat yang menawarkan udara segar, pemandangan hijau, dan ketenangan. Liburan ke alam bukan sekadar perjalanan, tetapi juga menjadi cara efektif untuk “healing” dan memulihkan energi.
Di berbagai penjuru dunia, masih terdapat destinasi dengan lingkungan yang sangat terjaga. Kawasan-kawasan ini tidak hanya memanjakan mata dengan lanskap hijau, tetapi juga memberikan pengalaman autentik yang lebih dekat dengan alam. Mulai dari pegunungan, hutan hujan tropis, hingga pedesaan yang asri, semuanya menawarkan sensasi liburan yang berbeda.
Melansir Travel+Leisure, Minggu (22/3/2026), berikut 10 tempat paling hijau di dunia yang bisa menjadi pilihan untuk liburan anti polusi dan penuh ketenangan.
1. Sapa Valley, Vietnam
Terletak di pegunungan utara Vietnam, Sapa dikenal dengan sawah terasering yang hijau membentang luas di perbukitan. Suasananya tenang dan sejuk, cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh dari keramaian. Aktivitas favorit di sini adalah trekking ke desa-desa lokal serta menaiki kereta gantung menuju Gunung Fansipan.
2. Corcovado National Park, Kosta Rika
Taman nasional ini menjadi salah satu kawasan dengan biodiversitas tertinggi di dunia. Hutan hujan tropisnya menjadi rumah bagi berbagai satwa liar seperti jaguar, sloth, hingga burung macaw. Bagi pecinta alam, menginap di kawasan ini memberikan pengalaman menyatu langsung dengan hutan liar yang masih alami.
3. Tegalalang Rice Terrace
Indonesia juga memiliki destinasi hijau yang mendunia. Sawah terasering Tegalalang menawarkan gradasi warna hijau yang memukau. Terletak dekat Ubud, tempat ini cocok untuk menikmati suasana pagi yang damai sambil melihat sistem irigasi tradisional khas Bali yang sudah diakui dunia.
4. Val d'Orcia
Kawasan pedesaan di Italia ini terkenal dengan lanskap perbukitan hijau yang dihiasi kebun anggur dan pohon cemara. Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga bisa mencicipi wine lokal dan merasakan kehidupan desa khas Italia yang tenang.
5. Maya Mountains
Pegunungan Maya menawarkan hutan tropis lebat yang masih alami. Destinasi ini cocok untuk petualang yang ingin menjelajahi air terjun, mengamati satwa liar, hingga mendaki gunung. Keasrian alamnya menjadikannya salah satu tempat terbaik untuk eksplorasi alam liar.
6. Killarney National Park
Taman nasional ini merupakan salah satu kawasan hijau paling indah di Irlandia. Dipenuhi hutan ek, cemara, dan pegunungan, tempat ini juga menjadi bagian dari Cagar Biosfer UNESCO. Wisatawan bisa menjelajah dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menunggang kuda.
7. Teahupo'o
Selain terkenal dengan ombaknya, Teahupo’o juga memiliki lanskap hijau yang subur. Lembah-lembahnya dipenuhi vegetasi tropis yang rimbun dengan latar pegunungan curam. Beberapa area bahkan hanya bisa diakses dengan perahu, menambah kesan eksklusif dan alami.
8. Plitvice Lakes National Park
Taman nasional ini memiliki 16 danau berwarna hijau zamrud yang saling terhubung dengan air terjun. Dikelilingi hutan lebat, Plitvice menjadi salah satu destinasi alam paling memukau di Eropa. Jalur trekking yang tersedia memungkinkan wisatawan menikmati keindahan dari berbagai sudut.
9. Congo Basin
Cekungan Kongo merupakan salah satu hutan hujan terbesar di dunia. Dengan ribuan spesies flora dan fauna, kawasan ini menjadi surga bagi pecinta keanekaragaman hayati. Di sini, wisatawan bisa melihat gorila, simpanse, hingga gajah hutan dalam habitat aslinya.
10. Hoh Rain Forest
Hutan hujan ini dikenal sebagai salah satu kawasan paling hijau di Amerika Serikat. Dipenuhi lumut, pakis, dan pepohonan besar, suasananya terasa seperti dunia lain. Jalur hiking seperti Hall of Mosses menjadi favorit wisatawan untuk menikmati keindahan alamnya.
Liburan Hijau, Tren Wisata Masa Kini
Liburan ke destinasi hijau bukan hanya soal keindahan visual, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Udara yang bersih, suasana tenang, serta aktivitas fisik seperti trekking dan hiking terbukti mampu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup.
Selain itu, tren eco-tourism atau wisata ramah lingkungan juga semakin berkembang. Wisatawan kini lebih sadar akan pentingnya menjaga alam dan memilih destinasi yang berkelanjutan.
Dengan banyaknya pilihan destinasi hijau di dunia, wisata alam bisa menjadi alternatif terbaik untuk liburan yang lebih bermakna. Tak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan. (R-05)

