Modal Cuma Telepon, Napi Lapas Lubuk Pakam Kuras Dompet Warga Kampar Sampai Kering!
Ilustrasi aksi penipuan yang dikendalikan dari balik penjara (ai)
SABANGMERAUKE NEWS, Kampar - Nasib malang menimpa Saumil Edwar warga Desa Simalinyang setelah tergiur janji manis bisnis sepeda listrik fiktif. Uang puluhan juta rupiah raib seketika akibat sandiwara maut komplotan penipu lintas provinsi. Polsek Kampar Kiri Hilir bergerak cepat menciduk enam orang pelaku yang ternyata punya markas rahasia di dalam penjara.
Aksi tipu-tipu ini bermula saat telepon korban berdering membawa suara pria misterius mengaku bernama Leo. Pelaku menawarkan skema kerja sama menggiurkan dengan modal Rp2,5 juta per unit barang. Korban dijanjikan keuntungan jumbo karena sepeda itu bakal laku Rp3,55 juta per unit.
Drama semakin meyakinkan saat muncul tokoh tambahan berakting sebagai pembeli asal negeri China. Pembeli palsu ini memesan 40 unit sepeda sekaligus agar korban makin bersemangat mengirim modal. "Para pelaku ini memiliki peran yang sudah diatur rapi untuk menjalankan aksi penipuan," ujar Iptu Ferry C Ambarita, Kapolsek Kampar Kiri Hilir, Senin 16 Maret 2026.
Tanpa curiga, Saumil mengirim uang ke rekening pelaku ED dalam empat tahap transaksi yang melelahkan. Ia mentransfer dana mulai dari Rp9 juta hingga total kerugian mencapai Rp49 juta. Namun barang yang dinanti tidak pernah muncul sampai korban akhirnya sadar sudah masuk perangkap.
Markas Rahasia di Balik Jeruji
Penyelidikan polisi membawa hasil mengejutkan karena dalang utama ternyata mendekam di Lapas Kelas II B Lubuk Pakam. Tiga napi berinisial FE, GU, dan AG mengendalikan alur cerita penipuan dari dalam sel tahanan. Mereka berbagi tugas mulai dari pelacak nomor telepon sampai pura-pura jadi bos besar dari luar negeri.
Pelaku FE bertugas mencari target dan memulai kontak awal dengan identitas palsu sebagai Leo. GU kemudian menyambung lidah untuk memastikan korban tetap percaya pada tawaran investasi bodong tersebut. Sementara itu, AG mengeluarkan jurus akting terbaik sebagai pembeli internasional demi meyakinkan ketersediaan pasar.
Di luar penjara, polisi menangkap ED dan EK di wilayah Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis 12 Maret 2026. ED bertugas menyediakan rekening penampung untuk mencuci uang hasil keringat korban yang malang. Rekening itu kemudian berpindah tangan melalui EK menuju SU yang juga berada di dalam Lapas.
SU berperan sebagai bendahara atau penampung akhir dana haram sebelum dibagi-bagi kepada seluruh anggota kelompok. Kerja sama solid antara tim lapangan dan tim dalam sel ini membuat aksi mereka sempat berjalan mulus. Beruntung Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir berhasil memutus rantai kejahatan terorganisir ini.
Waspada Rayuan Maut Telepon Asing
Kesuksesan pengungkapan kasus ini menjadi peringatan keras bagi warga agar tidak mudah percaya tawaran bisnis lewat ponsel. Penjahat zaman sekarang tidak butuh bertemu muka untuk menguras habis isi saldo tabungan masyarakat. Modus investasi barang elektronik sedang tren karena dianggap sangat masuk akal bagi orang awam.
Kapolsek mengingatkan warga untuk selalu cek dan ricek sebelum mengirim uang kepada orang yang tidak dikenal secara langsung. Telepon dari nomor asing yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal wajib dicurigai sebagai jebakan batman. "Imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan melalui telepon," tegas Iptu Ferry di hadapan wartawan.
Keenam pelaku kini sudah berkumpul di Mapolsek Kampar Kiri Hilir untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Proses hukum berjalan ketat agar para napi yang masih bandel ini mendapat hukuman setimpal. Polisi terus mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum berani melapor ke kantor polisi terdekat.
Kisah sepeda listrik fiktif ini menjadi pelajaran mahal tentang pentingnya logika dalam berbisnis. Jangan biarkan harapan mendapat cuan cepat menutup mata dari kenyataan pahit skema penipuan terencana. Keamanan uang di rekening ada di tangan sendiri melalui kewaspadaan setiap kali menerima panggilan telepon asing. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Liga Champions 2025/2026
Emirates Membara! Arsenal Siap Hancurkan Mimpi Leverkusen
-
Liga Champions 2025/2026
Unggul 3 Gol, Bodo/Glimt Lebih Tenang ke Kandang Sporting
-
Liga Champions 2025/2026
Skenario Gila Chelsea Lolos Perempat Final: Butuh Skor Berapa Lawan PSG?
-
Liga Champions 2025/2026
Malam Penentuan di Etihad! Manchester City Wajib Cetak 4 Gol untuk Hancurkan Real Madrid

