Inilah Jejak Historis Blok Migas Rupat yang Resmi Dilelang Pemerintah, Eksplorasi Pernah Dilakukan SOCAL Sejak 1940
Pemerintah melakukan penawaran (lelang) terhadap 20 blok migas, salah satunya Blok Rupat. Foto: Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Pemerintah resmi melakukan penawaran (lelang) 10 Blok migas baru yang telah selesai melalui tahap studi mendalam. Salah satu area yang ditawarkan yakni Blok Rupat.
Dalam penawaran terbaru ini, pemerintah mengklaim memberikan kemudahan kepada calon investor lewat kebijakan fiskal baru. Beberapa kemudahan yang ditawarkan antara lain seperti fiscal terms yang semakin menarik dengan split KKKS hingga 50% (sebelumnya hanya 15-30%).
Termasuk fleksibilitas kontrak migas dimana KKKS dipersilahkan memilih jenis kontrak, baik cost recovery atau gross split, insentif hulu migas untuk optimalisasi produksi dan pembebasan indirect tax pada masa eksplorasi.
“Pemerintah juga melakukan eksplorasi langsung dengan pembiayaan APBN (termasuk seismik), untuk mengurangi risiko eksplorasi dan mendorong investasi,” kata Direktur Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman pada Selasa (2/3/2026).
Jejak Historis Blok Migas Rupat
Blok Rupat diprediksi akan menarik perhatian investor yang fokus pada eksplorasi berbasis reinterpretasi data historis, mengingat posisinya berada di sistem petroleum yang telah terbukti produktif di Cekungan Sumatra Tengah (Central Sumatra Basin).
Berdasarkan dokumen kajian teknis, area Rupat secara geografis berada di barat laut Pulau Rupat dan di utara Pulau Sumatra. Area studi mencakup wilayah darat dan laut yang memanjang hingga Selat Malaka.
Pada 2025, wilayah Rupat ditetapkan sebagai bagian dari Joint Study Area untuk mengevaluasi potensi hidrokarbon secara menyeluruh melalui pendekatan studi terpadu geologi, geofisika, dan sistem petroleum.
Wilayah Rupat memiliki rekam jejak eksplorasi sejak awal perkembangan industri migas modern di Indonesia. Pengeboran sumur eksplorasi telah dilakukan sejak 1940 oleh Standard Oil Company of California (SOCAL), kemudian dilanjutkan oleh Caltex Pacific Indonesia pada periode 1959-1978.
Pada 1980-an, Mobil Oil dan ESSO melakukan pemboran lanjutan, namun belum menghasilkan penemuan hidrokarbon komersial. Studi lanjutan kemudian dilakukan kembali pada periode 2015 hingga 2021 oleh berbagai pihak yang menunjukkan indikasi potensi sistem petroleum masih prospektif.
Dokumen kajian menunjukkan bahwa area Rupat memiliki basis data subsurface yang cukup kuat, yang menjadi salah satu daya tarik bagi investor eksplorasi. Data sumur yang tersedia antara lain: Data checkshot dari sekitar 15 sumur. Final well report dari sekitar 11 sumur. Data biostratigrafi tersedia pada beberapa sumur. Data geokimia tersedia pada beberapa sumur. Data-data tersebut digunakan sebagai dasar interpretasi geologi, geofisika, dan petrofisika dalam evaluasi potensi hidrokarbon.
Selain itu, area Rupat juga didukung data seismik yang cukup luas, dengan total sekitar 651 lintasan seismik 2D yang berasal dari berbagai periode akuisisi sejak akhir 1960-an hingga 1980-an. Data ini memberikan gambaran struktur geologi, konfigurasi stratigrafi, serta elemen sistem petroleum di wilayah tersebut.
Meski memiliki volume data yang besar, sebagian data seismik berasal dari vintage lama sehingga memerlukan proses reprocessing, conditioning, dan integrasi ulang untuk meningkatkan kualitas interpretasi subsurface.
Namun, keberadaan data historis dalam jumlah besar juga membuka peluang reinterpretasi menggunakan teknologi pengolahan data modern.
Berikut daftar 10 area potensi migas yang ditawarkan Kementerian ESDM:
1. Rupat
2. Puri
3. Karapan Baru
4. Pesut Mahakam
5. Bengara II
6. Maratua II
7. South Matindok
8. Lao-lao
9. Rombebai
10. Northern Papua.
Pemerintah mengundang para calon investor yang memiliki kapabilitas untuk menyampaikan minat melalui dua metode, yaitu Penawaran Langsung melalui Studi Bersama atau Lelang Reguler. Proposal Penawaran Langsung maupun Lelang Reguler dapat disampaikan kepada Ditjen Migas mulai tanggal 1 April 2026 dan paling lambat tanggal 10 April 2026 secara lengkap dan benar.
Untuk mempermudah calon investor, Ditjen Migas juga membuka layanan coaching untuk persiapan proposal Studi Bersama atau persiapan proposal Lelang Reguler mulai saat ini sampai dengan tanggal 1 April 2026 (untuk penjadwalan dapat menghubungi Ilham di nomor 085156872197).
Selain itu, calon investor juga dapat mengakses informasi terkait potensi migas 10 Area tersebut melalui Akses Data Room di Lemigas hingga tanggal 10 April 2026 (untuk penjadwalan dapat menghubungi Nita di nomor 081296095629). (R-03)

