Pemkab Meranti dan Pelindo Resmi Bekerja Sama, Pelabuhan Tanjung Harapan Bersiap Naik Kelas Menuju Transformasi Layanan
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Tanjung Balai Karimun, Senin (02/03/2026). Foto : SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Karimun - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Tanjung Balai Karimun, Senin (02/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pelindo Tanjung Balai Karimun itu dihadiri jajaran manajemen, di antaranya General Manager Joni Hutama, Deputy Branch Manager Operasi Raja Junjungan Nasution, Deputy Branch Manager Pendukung Operasi Albert Sihombing, dan Manager Operasi Selatpanjang Bruri Sumantri.
Selain itu juga hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kepulauan Meranti, Drs. Irmansyah, Kepala Dinas Perindag Marwan, Kepala Dinas Perhubungan, M Fahri, Direktur BUMD Meranti Boni Nofriza dan Manajer Bisnis Fitriadi Mirtha, Para Kabag Di lingkungan Sekretariat Daerah seperti Kepala Bagian Ekonomi, Sukri dan Kepala Bagian Hukum, Maizatul Baizura MH.
Penandatanganan dua kesepakatan yakni Penandatanganan MoU Pengelolaan Pelayanan Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang yang dilakukan langsung oleh Bupati Asmar dan GM PT Pelindo Tanjjng Balai Joni Hutama.
Sementara Penandatanganan PKS Pengelolaan Tanah Pasar Modern Pelabuhan Selatpanjang dilakukan oleh Kepala Dinas Perindag Meranti Marwan dan GM Pelindo Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama.
MoU dan kerjasama ini disebut sebagai cikal bakal kerja sama pengelolaan terminal secara lebih komprehensif ke depan.
Dalam sambutannya, Branch Manager Pelindo Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Meranti beserta rombongan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena sesuatu dan lain hal belum dapat berkunjung langsung ke Meranti.
“Alhamdulillah, kerja sama ini telah kita tandatangani. Tinggal lagi kita melaksanakannya sesuai hak dan kewajiban masing-masing,” ujarnya.
Selanjutnya dikatakan Joni pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, DPRD, serta tokoh masyarakat. Termasuk dengan Ketua dan Sekretaris LAM Meranti, guna memastikan sinergi yang baik dalam pengelolaan pelabuhan.
Kemudian terkait penguatan Manajemen Kawasan Selatpanjang PT. Pelindo menegaskan sebagai perpanjangan tangan manajemen pusat dalam mengelola terminal penumpang pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Kita terus berupaya untuk memberikan pelayanan pelabuhan terbaik kepada penumpang agar merasa aman dan nyaman," ujarnya.
Diantara yang dilakukan adalah transformasi Terminal Tanjung Harapan yang sudah semakin representatif dan ditahun 2026, investasi terus digelontorkan untuk penataan koridor, ponton, dan area parkir.
Sejumlah fasilitas pendukung turut ditingkatkan, seperti penambahan genset, ruang kargo/trestle, ruang tunggu, hingga penyediaan air minum gratis bagi penumpang. Pelindo juga mengapresiasi dukungan Pemkab dan DPRD Meranti atas penyesuaian tarif demi optimalisasi pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, Asmar menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak Pelindo. Ia menilai kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah, khususnya di sektor kepelabuhanan, logistik, serta pengembangan ekonomi wilayah.
“Kami sangat bersyukur atas kesediaan Pelindo bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Asmar.
Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Meranti sangat bergantung pada transportasi laut. Karena itu, pelabuhan memiliki peran vital sebagai pintu gerbang perdagangan sekaligus mobilitas masyarakat antarwilayah.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Asmar juga menekankan pentingnya kesiapan pelabuhan dalam menghadapi lonjakan arus mudik melalui jalur laut.
“Penandatanganan MoU ini adalah wujud nyata sinergi untuk menghadirkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ di wilayah kita,” tegasnya.
Selain memberikan apresiasi atas pembangunan Terminal Tanjung Harapan, Asmar juga menyampaikan sejumlah harapan strategis kepada Pelindo. Salah satunya adalah pembangunan turap di sekitar kawasan terminal guna mempercantik pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan pujasera dan ruang publik bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lanjutan terkait pengelolaan Pasar Modern yang lahannya masih berada dalam kawasan Pelindo, serta optimalisasi kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendorong kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Asmar, Terminal Tanjung Harapan merupakan salah satu ikon penting daerah yang menjadi wajah pertama Kabupaten Kepulauan Meranti bagi masyarakat maupun tamu yang datang dan berangkat menuju berbagai kota seperti Batam, Tanjungpinang, Dumai, Bengkalis, hingga Pekanbaru.
“Kalau pelabuhan kita baik dan tertata, maka citra daerah juga akan baik. Kami ingin Meranti menjadi daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Pelindo kembali menegaskan bahwa setiap kerja sama dengan BUMD harus mampu memberikan nilai tambah dalam pelayanan serta membuka peluang investasi bersama. Bentuk kerja sama yang dimungkinkan antara lain pengelolaan parkir, penyediaan fasilitas tambahan seperti pendingin ruangan di ruang tunggu penumpang, hingga penyerapan tenaga kerja lokal untuk mendukung kebersihan dan pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan.
Manajemen Pelindo juga menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi daerah-daerah operasionalnya, termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak baru kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pelindo dalam memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir secara berkelanjutan. (Adv

