Berstatus Tersangka dan Ditahan KPK, Abdul Wahid Tetap Dilantik Jadi Ketua DPW PKB Riau Periode 2026-2031
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melantik jajaran pengurus DPW PKB se Indonesia, Selasa (3/2/2026) di Jakarta. Foto: Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melantik jajaran pengurus DPW PKB se Indonesia, Selasa (3/2/2026) di Jakarta. Salah satu pengurus yang dilantik yakni kepengurusan DPW PKB Provinsi Riau periode 2026-2031.
Sebelum dilantik oleh Cak Imin, Sekjen DPP PKB Muhammad Hasanuddin Wahid lebih dulu membacakan surat keputusan penetapan kepengurusan DPW PKB se Indonesia. Dalam pembacaan SK, disebutkan bahwa Ketua DPW PKB Provinsi Riau periode 2026-2031 adalah Abdul Wahid.
Adapun komposisi pimpinan DPW PKB Riau periode 2026-2031 yang dilantik, yakni:
Ketua Dewan Syuro: Abdurrahman
Sekretaris Dewan Syuro: Suprianto S
Ketua Dewan Tanfidz: Abdul Wahid
Sekretaris Dewan Tanfidz: Ade Agus Hartanto
Bendahara Dewan Tanfidz: Hendri
Dalam tayangan video pelantikan yang dilihat SabangMerauke News, memang tidak terlihat kehadiran Abdul Wahid, karena berstatus tahanan KPK. Namun, Sekretaris DPW PKB Riau Ade Agus Hartanto hadir langsung dalam acara pelantikan.
Diketahui, Abdul Wahid yang merupakan Gubernur Riau nonaktif, sejak 4 November 2025 lalu telah berstatus tersangka korupsi dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia terjaring dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama sembilan orang lainnya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 3 tersangka, dua orang lainnya yakni mantan Kepala Dinas PUPR Riau, M Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam.
Abdul Wahid bersama Arief dan Dani sudah ditahan sejak lebih 90 hari lamanya oleh KPK. Hingga saat ini, perkaranya belum dilimpahkan ke pengadilan.
KPK telah melakukan pemeriksaan puluhan saksi dan menggeledah sejumlah rumah pejabat di Riau, termasuk rumah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto. Dalam penggeledahan di rumah dua kepala daerah tersebut, KPK mengklaim mengamankan sejumlah uang dan dokumen.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo telah dikonfirmasi soal perkembangan penyidikan kasus yang menjerat Abdul Wahid dkk. Namun ia hanya memberi pernyataan normatif.
"Jika ada perkembangan informasi akan kami update," terang Budi via pesan WhatsApp diterima SabangMerauke News, Rabu pagi tadi.
Dalam pidatonya, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar meminta seluruh pengurus DPW PKB se Indonesia dapat menjaga suara partai di daerah masing-masing. Ia berharap pimpinan DPW PKB yang baru dilantiknya dapat membuat masyarakat semakin mencintai partainya.
“Dengan cara apa? Dengan cara tiada hari tanpa pengabdian, dan tiada hari tanpa pelayanan kepada masyarakat,” kata Cak Imin.
Ia juga mengingatkan pimpinan DPW PKB agar tidak hanya berupaya memenangkan pemilihan umum, tetapi juga melahirkan pemimpin di tingkat eksekutif dan legislatif di daerahnya.
“Dengan demikian, tugasnya berat. Mengelola PKB sekaligus mengurus dan melayani masyarakat,” katanya mengakui.
Selain itu, dia mengingatkan agar pimpinan DPW PKB tersebut harus mau selalu belajar, dan tidak boleh gegabah.
“Pengurus baru ini harus belajar karena zaman sedang berubah. Semua orang harus belajar. Semua orang tidak bisa stuck atau jumud (stagnan, red.). Harus belajar, dan memperbaiki pola kerja. Istilahnya, era disrupsi ini semua dituntut untuk belajar,” ujarnya.
DPP PKB mengklaim pelantikan pengurus DPW se Indonesia telah melalui sejumlah tahapan, seperti tes psikologi dan kepemimpinan. (R-03)

