SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      21/07/2026  ❘  17:48 WIB
    • Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      21/07/2026  ❘  14:28 WIB
    • Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      21/07/2026  ❘  14:12 WIB
    • Kru MT Pancaran Agility Meninggal di Selat Rupat, Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Jenazah

      Kru MT Pancaran Agility Meninggal di Selat Rupat, Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Jenazah

      21/07/2026  ❘  10:31 WIB
  • Nasional
    • Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  19:03 WIB
    • Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      21/07/2026  ❘  18:11 WIB
    • Evaluasi MBG Berlanjut, BGN Pastikan Tata Kelola dan Anggaran Lebih Efisien

      Evaluasi MBG Berlanjut, BGN Pastikan Tata Kelola dan Anggaran Lebih Efisien

      21/07/2026  ❘  15:22 WIB
    • DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset dan Sejumlah RUU Strategis Selama Reses

      DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset dan Sejumlah RUU Strategis Selama Reses

      21/07/2026  ❘  15:20 WIB
  • Ekonomi
    • Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      21/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      21/07/2026  ❘  18:28 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      21/07/2026  ❘  12:49 WIB
    • Turun Rp9.000 Sekejap, Harga Emas Antam Makin Dekati Rp2,5 juta per Gram

      Turun Rp9.000 Sekejap, Harga Emas Antam Makin Dekati Rp2,5 juta per Gram

      21/07/2026  ❘  10:10 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      21/07/2026  ❘  13:59 WIB
    • Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      21/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
    • Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      21/07/2026  ❘  06:59 WIB
  • Umum
    • 2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      21/07/2026  ❘  16:16 WIB
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
  • Riau
    • SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      21/07/2026  ❘  19:02 WIB
    • Penanganan Banjir Sudirman Dibagi, Pemprov Bangun Box Culvert

      Penanganan Banjir Sudirman Dibagi, Pemprov Bangun Box Culvert

      21/07/2026  ❘  16:38 WIB
    • Tiga Tahun Bertugas di Riau, Konsul Malaysia Soroti Eratnya Kolaborasi Lintas Sektor

      Tiga Tahun Bertugas di Riau, Konsul Malaysia Soroti Eratnya Kolaborasi Lintas Sektor

      21/07/2026  ❘  16:30 WIB
    • Audiensi Pemprov Riau dan BPS, Matangkan Persiapan Data KIP Kuliah

      Audiensi Pemprov Riau dan BPS, Matangkan Persiapan Data KIP Kuliah

      21/07/2026  ❘  13:53 WIB
  • Sport
    • Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      21/07/2026  ❘  10:19 WIB
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Episode Panjang Matinya Gajah Sumatera di Riau: Menggugat Tanggung Jawab Negara dan Korporasi

Raya Desmawanto 27/05/2022  ❘  09:37 WIB • Opini
Bagikan :
Episode Panjang Matinya Gajah Sumatera di Riau: Menggugat Tanggung Jawab Negara dan Korporasi

Seekor gajah indukan dan bayi di kandungannya tewas diduga diracun di kawasan konsesi hutan tanaman industri PT Riau Abadi Lestari di Bengkalis, Riau, Rabu (25/4/2022). Foto: BBKSDA Riau

SabangMerauke News, Bengkalis - Kematian satwa liar dilindungi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) kembali terjadi. Yang terbaru, seekor gajah indukan betina berumur 25 tahun ditemukan tewas tergeletak di kawasan konsesi hutan tanaman industri (HTI) PT Riau Abadi Lestari di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Rabu (25/5/2022). Gajah itu mati diduga akibat diracun oleh oknum keji tak bertanggung jawab.

Ironisnya, gajah tersebut ternyata sedang mengandung (hamil) tua. Menunggu beberapa hari lagi, gajah itu segera akan melahirkan.

Tewasnya indukan gajah membuat calon bayinya tak bisa diselamatkan. Dua nyawa gajah hilang sekaligus. Peluang untuk menambah populasi gajah yang amat terbatas hilang sudah.

Kematian Didominasi di Areal Konsesi Hutan

Kematian mamalia raksasa di PT Riau Abadi Lestari tersebut semakin menambah daftar panjang tewasnya satwa liar dilindungi yang terancam punah di Riau. Ini merupakan kasus kesekian kali satwa liar dilindungi tewas. 

Dari banyak kasus kematian satwa liar dilindungi, didominasi terjadi di area konsesi kehutanan yakni hutan tanaman industri (HTI). Sebagian lagi kematian satwa terjadi di area perkebunan kelapa sawit, baik yang dikelola korporasi maupun kelompok masyarakat dan individu. Industri kehutanan dan perkebunan menjadi locus delicti peristiwa ini.

Sayang, belum ada data terperinci dan lengkap soal jumlah kematian satwa liar dilindungi di Provinsi Riau. Pejabat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengaku kalau instansinya masih sedang melakukan kompilasi data kematian satwa yang tiap tahun kian meningkat dan marak terjadi.

Kematian satwa liar dilindungi yang paling fenomenal terjadi di Riau yakni Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, tapir dan beruang serta satwa lainnya. Khusus Gajah Sumatera dan Harimau Sumatera, populasinya kini sudah diambang kepunahan dan kritis.

Lantas, siapa yang paling bertanggung jawab dalam persoalan ini?

 

Bukan bermaksud dan bertendensi negatif. Patut kita mempertanyakan sejauh mana otoritas negara hadir dalam persoalan yang sudah sangat rumit ini.

Negara melalui instansi dan tangan-tangan kekuasaannya seakan tak berdaya. Tanggung jawab Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) patut dipertanyakan. Penegakan hukum kehutanan dan lingkungan amat lemah dan sarat kepentingan.

Langkah preventif maupun koersif cenderung dilakukan sepotong-sepotong alias kumat-kumatan. Tidak ada penanganan secara terintegrasi yang dilakukan. Bisa jadi, negara sudah kewalahan, bingung sekaligus bosan mengurusi kondisi yang semakin tak bisa dikendalikan.

Di mana Tanggung Jawab Lingkungan Korporasi?

Pengerusakan hutan akibat alih fungsi kawasan hutan menjadi perkebunan maupun kehutanan secara legal dan ilegal adalah pemicunya. Pemberian izin kelola kehutanan yang kadung massif dilakukan dalam jangka panjang, telah merusak keseimbangan ruang habitat satwa liar dilindungi. Eksploitasi hutan secara besar-besaran mengancam eksistensi satwa.

Perebutan ruang kehidupan yang makin terbatas kian menyulitkan kehidupan satwa. Manusia yang memiliki segalanya dapat seenaknya memusnahkan satwa-satwa tersebut.

Konflik terjadi secara tak seimbang. Korban jatuh baik di kubu satwa maupun manusia dalam jumlah yang tak seimbang. 'Perang' kematian ini diprediksi akan terus terjadi. Ancaman kepunahan satwa liar dilindungi ada di depan mata.

 

Selain lemahnya negara dalam mengambil tindakan, publik patut mempertanyakan tanggung jawab dan moral etik (enviromental ethic) korporasi kakap di Riau dalam pelestarian dan perlindungan satwa. Keuntungan finansial korporasi berbasis lingkungan di Riau, tak sebanding dengan dampak ekologi yang diguncang mereka. Nyaris tidak ada program ekologi yang jelas dibebankan kepada mereka.

Bisnis global yang mensyaratkan pemenuhan etika lingkungan kerap disulap dengan aneka sertifikat dan award semata. Dalam kenyataannya, fakta di lapangan menunjukkan sesuatu yang jauh berbeda.

Ironis memang. Para konglomerat kehutanan dan perkebunan di Riau kini hidup super-kaya mewah dan berkelimpahan. Aset dan harta mereka berserak di mancanegara. 

Tapi, dampak ekosistem Riau yang mereka ciptakan tak sebanding dengan apa yang diperoleh negara. Kerugian dampak ekologi (eksternality) tak pernah dihitung sebagai cost yang harus mereka tebus. Padahal dalam jangka panjang, risiko ekologi akan memberikan efek parah yang dampaknya akan menyedot banyak keuangan negara dan masyarakat, termasuk korban jiwa.

Kawasan Konservasi Hancur

Populasi satwa liar dilindungi yang kian terancam linear dengan kehancuran hutan di Riau. Kawasan hutan konservasi luluh lantak dan hutan produksi disulap jadi kebun sawit. Pemutihan kawasan hutan menjadi non hutan leluasa dilakukan.

Hampir semua kawasan hutan konservasi di Riau telah remuk. Sebut saja Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Suaka Margasatwa Balairaja, Suaka Margasatwa Kerumutan dan Hutan Sungai Dumai serta kawasan konservasi lainnya telah porak-poranda.

 

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau seolah tak bisa lagi berbuat apa-apa. Personil dan peralatan pengawasan amat terbatas. Penindakan secara hukum cenderung tumpul dan tak bertaji. Nyaris, tak ada kekuatan yang bisa dihandalkan untuk mempertahankan, apalagi mengembalikan kawasan ke fungsi semula.

Alhasil, kegiatan konservasi cenderung dilakukan secara sporadis dan kasuistik. Terkadang diwarnai oleh pernak-pernik seremonial. 

Penanganan konflik dan aksi pembunuhan satwa liar cenderung dilakukan kasuistik. Upaya preventif berjalan ala kadarnya. Tak sebanding dengan laju penghancuran hutan yang terus terjadi di banyak tempat.

Dunia Menyorot Tanggung Jawab Negara

Sebagai negara yang di atas kertas memiliki hutan tropis luas, Indonesia kerap jadi sorotan. Hutan tropis sebagai habitat alam satwa liar dilindungi telah hancur secara ekstrim. Dunia akan terus menyorot Indonesia yang dianggap tak mampu menjaganya.

Dibutuhkan eksekusi dari rencana-rencana top yang kerap digaungkan di rapat-rapat elit pemerintahan dan ruang seminar hotel. Jika hanya menjadi catatan hebat di atas kertas, tanpa eksekusi yang nyata, maka persoalan tidak akan pernah selesai namun justru makin parah.

 

Kematian aneka satwa liar dilindungi adalah bukti paling nyata di depan mata yang menunjukkan hutan di Riau sudah hancur lebur. Tidak dibutuhkan lagi retorika dan uraian makalah. 

Penegakan hukum yang keras dan terukur menjadi solusinya. Tapi soal itu, kita masih ingat tentang rencana penyelamatan TNTN yang sempat heboh. Sejumlah otoritas dan lembaga kementerian beberapa tahun lalu sempat duduk semeja. Mulai dari KPK, Jampidsus Kejagung, Bareskrim Polri, Kementerian LHK dan otoritas lain bergabung dalam tim besar bersama. Kurang apa lagi?

Namun, hasilnya hingga saat ini boleh dikata masih nihil. Wacana masih sekadar retorika. Buktinya, penggarapan TNTN masih saja terjadi. Entah apa kabar terbaru dari tim hebat tersebut, kini makin redup dan tak terdengar lagi. (*)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Gajah Sumatera MatiPT Riau Abadi LestariBBKSDA RiauSabangMeraukeNews.com

BERITA TERKAIT :

  • Tiga Nelayan Tenggelam di Laut Rupat Diselamatkan Kapal MV Gulafruz

    Tiga Nelayan Tenggelam di Laut Rupat Diselamatkan Kapal MV Gulafruz

    Nasional •
    27/05/2022 ❘ 09:39 WIB
  • 105 CPNS Mengundurkan Diri, 1 Orang dari Rokan Hulu: Terancam Bayar Kerugian Negara

    105 CPNS Mengundurkan Diri, 1 Orang dari Rokan Hulu: Terancam Bayar Kerugian Negara

    Nasional •
    27/05/2022 ❘ 09:33 WIB
  • Jokowi Didesak Tak Pilih Bulu Sikat Pengusaha Kelapa Sawit Curang: Cabut Izin dan HGU-nya!

    Jokowi Didesak Tak Pilih Bulu Sikat Pengusaha Kelapa Sawit Curang: Cabut Izin dan HGU-nya!

    Ekonomi •
    27/05/2022 ❘ 09:16 WIB
  • Modus Teroris Cari Dana: Merampok dan Galang Donasi

    Modus Teroris Cari Dana: Merampok dan Galang Donasi

    Hukrim •
    27/05/2022 ❘ 09:08 WIB
  • Jakarta Main Tunjuk Penjabat Kepala Daerah, Indonesia Kembali ke Rezim Sentralistik

    Jakarta Main Tunjuk Penjabat Kepala Daerah, Indonesia Kembali ke Rezim Sentralistik

    Nasional •
    27/05/2022 ❘ 08:56 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan