Bukan Sekadar Hobi, Komunitas Two Stroke Kepulauan Meranti Gaungkan Kepedulian Sosial dan Rencana Pertemuan Akbar 2026
Riding yang digelar rombongan komunitas Two Stroke Community Rangsang, Two Stroke Rangsang Barat, Two Stroke Rangsang Pesisir, dan Two Stroke Merbau, Kepulauan Meranti. Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Telaga Air Merah di Desa Tanjung, Kecamatan Tebingtinggi Barat, menjadi saksi hangatnya kebersamaan komunitas motor 2 tak dari berbagai penjuru Kepulauan Meranti.
Sabtu pagi itu, suasana telaga yang biasanya tenang mendadak ramai oleh deru khas mesin two stroke yang seolah menyatu dengan udara segar kawasan wisata tersebut. Tempat wisata yang dikenal dengan keindahan alamnya itu menjadi titik temu para pecinta motor 2 tak yang datang untuk bersilaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan lintas kecamatan.
Sejak pagi, rombongan komunitas dari berbagai wilayah mulai berdatangan. Two Stroke Community Rangsang, Two Stroke Rangsang Barat, Two Stroke Rangsang Pesisir, dan Two Stroke Merbau hadir sebagai tanda kuatnya solidaritas sesama pecinta mesin berkabut oli itu. Meski berasal dari kecamatan berbeda, mereka disatukan oleh hobi, kecintaan pada mesin dua langkah, dan semangat persaudaraan.
Acara dimulai dengan riding bersama yang langsung mencuri perhatian masyarakat. Konvoi besar itu bergerak melalui jalan rintis, mengelilingi Kota Selatpanjang, sebelum akhirnya melaju menuju Telaga Air Merah.
Deretan motor yang melintas kompak dan tertib menjadi pemandangan menarik, menunjukkan bahwa komunitas motor tidak selalu identik dengan kebut-kebutan, tetapi juga kedisiplinan dan kekompakan.
Setibanya di lokasi, Rudi Tanjung selaku Ketua Two Stroke Community Meranti memberikan arahan kepada seluruh anggota. Ia menegaskan pentingnya tertib berkendara dan menaati aturan lalu lintas, terutama saat membawa nama komunitas. Menurutnya, keselamatan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk pengendara lain yang berbagi jalan.
“Saya mengajak kepada semua anggota komunitas motor Two Stroke se-Kabupaten Meranti untuk senantiasa mematuhi aturan berkendara dan memberikan rasa aman kepada pengguna jalan lainnya,” ujar Rudi Tanjung di hadapan ratusan peserta yang hadir.
Tak hanya soal keselamatan, Rudi juga menekankan perlunya kepedulian sosial. Ia mengingatkan anggota Two Stroke untuk peka terhadap masyarakat dan cepat merespons bila ada warga yang sedang dilanda musibah. Nilai-nilai kepedulian, kata Rudi, adalah identitas penting yang menunjukkan kualitas sebuah komunitas.
“Saya menghimbau kepada seluruh komunitas Two Stroke untuk menjaga nama baik komunitas di kecamatan masing-masing. Aktiflah dalam kegiatan sosial dan bergerak cepat membantu masyarakat yang terkena musibah sebagai bentuk persaudaraan sesama pecinta Two Stroke,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rudi juga mengumumkan rencana penataan internal komunitas. Salah satunya mengenai penertiban administrasi anggota, termasuk penerapan Kartu Tanda Anggota (KTA). Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menghindari klaim sepihak dari pemilik motor 2 tak yang tidak tergabung dalam komunitas namun melakukan tindakan yang bisa mencoreng nama baik mereka.
“Ke depan kita perlu merapikan internal, termasuk mendorong semua anggota Two Stroke se-Meranti untuk memiliki KTA agar identitas komunitas lebih jelas dan tidak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.
Suasana semakin hangat ketika para peserta akhirnya sepakat menggelar Pertemuan Akbar Ke-1 pada Agustus 2026 mendatang. Kecamatan Rangsang ditunjuk sebagai tuan rumah, dengan target menghadirkan sedikitnya 500 unit motor. Rencana itu disambut antusias, menjadi harapan baru untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas di tahun-tahun mendatang.
Acara yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan penggalangan dana bagi korban banjir di Sumatera. Para anggota secara sukarela memberikan sumbangan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
Setelah itu, makan siang bersama menjadi momen penutup sebelum seluruh komunitas kembali berkendara menuju Selatpanjang, mengantar rekan-rekan mereka dari berbagai kecamatan dengan semangat kebersamaan. (R-01)

