Cara Menentukan UKT Berdasarkan Gaji Orangtua, Silakan Dicek
Menjelang masa penerimaan mahasiswa baru (maba), banyak calon mahasiswa dan orangtua mulai mencari tahu besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayarkan saat masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Menjelang masa penerimaan mahasiswa baru (maba), banyak calon mahasiswa dan orangtua mulai mencari tahu besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayarkan saat masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Penentuan besaran UKT bagi mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri biasanya dilakukan berdasarkan penghasilan orangtua.
Dengan mengetahui total pendapatan keluarga setiap bulan, calon mahasiswa dapat memperkirakan kelompok UKT yang akan dikenakan saat kuliah nanti.
Apa Itu UKT?
Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan sistem pembayaran biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri yang diberlakukan untuk mahasiswa program sarjana dan vokasi.
Melalui skema UKT, mahasiswa tidak lagi membayar biaya per SKS atau biaya praktikum secara terpisah, melainkan dalam satu tarif tetap setiap semester. UKT ditetapkan dengan prinsip keadilan sosial.
Artinya, besaran biaya kuliah disesuaikan dengan kemampuan ekonomi keluarga mahasiswa.
Kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) merujuk pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permen Ristekdikti) No. 39 Tahun 2017.
Dalam sistem ini, mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah dapat menempati kelompok UKT rendah.
Sementara keluarga dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi dikenakan UKT yang lebih besar.
Berdasarkan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi, besaran UKT ditetapkan oleh pemimpin PTN bagi semua mahasiswa dari setiap jalur penerimaan.
Cara penentuan UKT
Penentuan UKT dilakukan melalui verifikasi dokumen ekonomi mahasiswa, antara lain:
- Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orangtua
- Data pajak dan kepemilikan aset
- Jumlah tanggungan keluarga
Secara umum, kampus akan menghitung total penghasilan orangtua per bulan, yang mencakup:
- Gaji pokok
- Tunjangan (misalnya tunjangan jabatan, transportasi, kinerja)
- Penghasilan usaha tambahan (misalnya toko, ternak, atau jasa)
Setelah total penghasilan dihitung, kampus kemudian menempatkan mahasiswa ke dalam kelompok UKT.
Contoh Perhitungan UKT Berdasarkan Gaji Orang Tua di UGM
Universitas Gadjah Mada menetapkan penentuan UKT berdasarkan gaji ditambah dengan dengan penghasilan lainnya.
Berikut golongan UKT di UGM berdasarkan gaji orangtua:
- Kelompok 0: Peserta Bidikmisi (atau KIP Kuliah)
- Kelompok 1: Kurang dari 500.000
- Kelompok 2: 500.000 - 2.000.000
- Kelompok 3: 2.000.000 - 3.500.000
- Kelompok 4: 3.500.000 - 5.000.000
- Kelompok 5: 5.000.000 - 10.000.000
- Kelompok 6: 10.000.000 - 20.000.000
- Kelompok 7: 20.000.000 - 30.000.000
- Kelompok 8: Lebih dari 30.000.000
Dari penjelasan di atas, jika orangtua kamu memiliki gaji Rp 3 juta, maka kamu akan mendapatkan UKT kelompok 3.
Perlu diingat, kriteria penentuan UKT berdasarkan gaji di atas tidak selalu sama di semua kampus negeri.
Namun dari penjelasan, kamu sudah punya gambaran korelasi antara penghasilan orangtua per bulan dengan UKT yang harus dibayarkan per semester.(R-03)

