Komentar Ustaz Abdul Somad Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK: Gubernur Riau Dimintai Keterangan, Itu yang Betul!
Ustaz Abdul Somad. Foto: YouTube
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Ustaz kondang Abdul Somad ikut berkomentar pasca beredarnya pemberitaan operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekanbaru, Riau pada Senin (3/11/2025). Dalam serangkaian OTT tersebut, KPK turut mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid bersama 9 orang lainnya.
Pendakwah yang populer dengan sebutan UAS ini mengklaim kalau Gubernur Riau Abdul Wahid tidak terkena OTT.
"Berita yang betul itu Kadis PUPR dan Ka UPT OTT," ucap Abdul Somad lewat video yang beredar, Senin sore.
"Gubernur Riau dimintai keterangan, itu yang betul," lanjut UAS dalam video berdurasi 14 detik tersebut.
Diketahui, UAS merupakan pendukung keras pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto dalam Pilgub Riau pada 27 November 2024 lalu. Ia bahkan aktif berkeliling dalam agenda kampanye yang dibalut dengan acara tabligh akbar.
Pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto akhirnya memenangkan laga Pilkada Riau 2024, menyisihkan dua pasangan calon lainnya, termasuk petahana Syamsuar-Mawardi Saleh. Satu paslon lain yang kalah yakni Nasir-Wardan.
Andil UAS disebut-sebut cukup besar dalam kemenangan Abdul Wahid-SF Hariyanto. Ia mengikat semacam 'kontrak politik' dengan Abdul Wahid-SF Hariyanto dalam beberapa butir program kerja pembangunan sektor keagamaan di Riau. Pasangan ini berhasil meraih sebanyak 1.224.193 suara.
Presiden Prabowo Subianto melantik Abdul Wahid-SF Hariyanto bersama dengan 481 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu.
Besok Dibawa KPK ke Jakarta
Sebelumnya diwartakan, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan, Senin (3/11/2025) sore tadi. Salah satu yang ikut terjaring yakni Gubernur Riau Abdul Wahid.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, hingga saat ini tim KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang tersebut di Kota Pekanbaru. KPK baru akan memberangkatkan ke Jakarta, Selasa besok.
"Besok (diberangkatkan). Masih (pemeriksaan malam ini di Pekanbaru)," terang Budi Prasetyo saat dikonfirmasi SabangMerauke News, Senin malam ini.
Biasanya, KPK memerlukan waktu 1x24 jam untuk menetapkan tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Budi Prasetyo juga mengungkap adanya sejumlah uang yang ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Namun ia tak menyebut berapa besar uang yang berhasil disita sebagai barang bukti oleh penyidik KPK.
"Ada (uang diamankan sebagai barang bukti)," jelas Budi.
Sejauh ini, KPK belum menjelaskan secara rinci identitas 10 orang yang terjaring dalam serangkaian OTT di Riau pada Senin tadi. Namun, salah satunya adalah Gubernur Riau Abdul Wahid.
Pada siang tadi, penyidik KPK juga mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau di Jalan SM Amin. Disebut-sebut, kedatangan penyidik KPK untuk melakukan penggeledahan terkait kasus OTT tersebut. (R-03)

