Ini Kata Menkop Budi Arie Usai Dicopot Prabowo
Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (ProJo) yang juga mantan Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memberikan keterangan usai terkena reshuffle dari Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (ProJo) yang juga mantan Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memberikan keterangan usai terkena reshuffle dari Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Budi Arie menyampaikan terima kasih kepada Presiden karena pernah dipercaya sebagai Menkop.
Ia pun menghargai kebijakan Presiden yang melakukan reshuffle di Kabinet Merah Putih.
"Saya sangat berterima kasih dan bangga pernah dipercaya menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan segenap tenaga, hati, dan pikiran, kita bersama-sama berjuang dalam era kebangkitan koperasi yang saya yakini akan menjadi tulang punggung ekonomi rakyat," ujar Budi Arie dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/9/2025).
"Bagi saya, setiap langkah yang diambil oleh Presiden selalu berpijak pada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia," tuturnya.
Budi Arie berharap perjuangan dan kebangkitan koperasi terus berlanjut demi terwujudnya keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Kementerian Koperasi atas kebersamaan, dukungan, dan pengabdian yang telah kita jalani bersama sejak Oktober 2024 lalu.
"Mari kita tetap bersatu, rukun, saling mendukung, dan terus bekerja keras demi tercapainya Indonesia Emas 2045," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menetapkan Keputusan Presiden Nomor 86 P/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri periode 2024-2029 pada Senin (8/9/2025).
Dalam Keppres tersebut, Kepala Negara memberhentikan sejumlah menteri, yakni Budi Arie dari jabatan Menteri Koperasi, Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan, Dito Ariotedjo dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga, Abdul Kadir Karding dari jabatan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) serta Budi Gunawan dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Sebagai pengganti Budi Arie, Prabowo menunjuk Ferry Juliantono menjadi Menkop.
Ferry sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) di Kabinet Merah Putih.
Ferry sendiri langsung dilantik sebagai Menkop oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta pada Senin sore kemarin.
Koperasi Desa Merah Putih terus lanjut
Sementara itu, dalam keterangan pers usai dilantik, Menkop Ferry Juliantono mengatakan, kementeriannya akan melanjutkan program yang sebelumnya sudah berjalan.
Ferry bilang, Kemenkop akan bergerak cepat untuk melanjutkan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
"Mulai besok kita akan bergerak secepat mungkin untuk kegiatan khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan juga koperasi secara umumnya," tutur Ferry.
"Koperasi desa merah putih tentu akan menjadi program prioritas Kementerian Koperasi. Karena itu juga menjadi program unggulan Presiden," katanya.
Selain itu, menurutnya dalam waktu dekat akan ada Undang-undang (UU) Sistem Perkoperasian Nasional yang akan diterbitkan pemerintah.
Aturan itu akan menggantikan aturan koperasi yang sebelumnya.
Saat ditanya soal jabatan Wakil Menteri Koperasi yang saat ini kosong, Ferry mengatakan masih menanti arahan selanjutnya.
"Belum, Wakil Menterinya belum. Jadi nanti menunggu arahan selanjutnya untuk Wakil Menterinya," tambahnya.(R-03)

