Pengusaha Tahu di Kampar Jebak Pencuri Pakai Kawat Listrik, Naas Pelajar SMP Justru Tewas Tersengat
Kepolisian Resor (Polres) Kampar mengungkap korban tewas setelah tersengat listrik. Foto: Dok SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Penyebab tewasnya pelajar SMP Negeri 7 Tambang, Reyzelky Dwi Afnur, usia 14 tahun, terungkap.
Kepolisian Resor (Polres) Kampar mengungkap korban tewas setelah tersengat listrik. Jasadnya ditemukan di belakang sebuah pabrik tahu di Desa Kualu Kecamatan Tambang, Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 06.20 WIB.
Kepala Polres Kampar, AKBP. Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) langsung melakukan penyelidikan setelah penemuan jasad.
Personel gabungan Satreskrim dan Kepolisian Sektor (Polsek) Tambang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Selain itu mengecek rekaman Closed-Circuit Television (CCTV).
Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru untuk keperluan autopsi. Penyelidikan pun membuahkan hasil.
"Dari hasil penyelidikan, diketahui korban meninggal akibat tersetrum aliran listrik," katanya dalam keterangannya yang diterima, Selasa (2/9/2025).
Didampingi Kepala Satreskrim, AKP. Gian Wiatma Jonimandala, ia menyebutkan, aliran listrik dipasang oleh AR, usia 40 tahun. AR merupakan pemilik pabrik tahu yang mengaku kerap kecurian dalam tiga bulan terakhir.
Barang di pabriknya yang hilang seperti mesin pompa air, ember besi tempat tahu, dan beberapa lainnya. Oleh karenanya, ia memasang jebakan berupa kawat yang dialiri listrik untuk memberi efek jera.
"Pelaku berniat memberi efek jera kepada orang-orang yang mencuri di pabriknya," kata Boby.
AR tidak melaporkan pencurian itu ke polisi. Menurut dia, AR dijerat dengan pasal pembunuhan berencana atau kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal.
Sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 340, Pasal 338, dan Pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Ia mengimbau masyarakat agar melaporkan pencurian ke polisi. Menurut dia, memasang kawat jebakan bukan saja membahayakan orang lain. Melainkan juga diri sendiri.
Penemuan jasad siswa SMP, Minggu (31/8/2025) pagi tersebut membuat geger warga Dusun V Desa Kualu Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Jasad tersebut ditemukan di sebuah parit kecil dengan kondisi luka di bagian kepala.
"Ada benturan yang sebabkan pendarahan pada bagian belakang kepala korban, yang sebabkan korban meninggal dunia," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (2/9/2025). (R-03)

