Penumpang Kapal Pesiar Dilarang Bawa 4 Barang Ini
Liburan dengan kapal pesiar menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih santai. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Liburan dengan kapal pesiar menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih santai. Namun tetap memiliki peraturan keselamatan yang ketat terkait barang apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa. Pelancong yang ingin berpesiar sebaiknya memeriksa ulang barang bawaan.
Markus Lindblad, kepala urusan hukum dan eksternal di Haypp, telah mengungkapkan barang-barang yang dapat membuat wisatawan Inggris dipulangkan. Meski tampak sederhana, tapi bisa menyebabkan masalah serius jika jika ditemukan di dalam tas ada koper. Berikut ini daftar barang yang terlarang dibawa penumpang kapal pesiar, seperti dilansir dari Express.
1. Kabel Ekstensi
Barang pertama yang harus ditinggalkan adalah kabel ekstensi. Meskipun memudahkan untuk akses ke semua perangkat elektronik di kabin, kabel ini tidak diperbolehkan di sebagian besar kapal pesiar. Hal ini karena penggunaan kabel dapat meningkatkan risiko kebakaran dan potensi kelebihan beban pada sirkuit kabin. Penumpang yang kedapatan membawa kabel ekstensi saat check-in kemungkinan besar akan disita.
Perusahaan pelayaran menyediakan banyak soket listrik di kabin, tetapi jika yang membutuhkan port tambahan dianjurkan untuk membawa soket ekstensi daya yang disetujui dan aman untuk pelayaran (tanpa pelindung lonjakan arus). Hal ini pun jika diizinkan oleh perusahaan pelayaran.
2. Steamer portabel
Steamer portabel, bersama dengan setrika dan ketel perjalanan, berada di urutan teratas daftar barang terlarang karena masalah keamanan kebakaran. Para tamu yang ingin menjaga pakaian mereka bebas kusut disarankan untuk menggunakan layanan binatu di atas kapal atau membawa semprotan penghilang kusut.
3. Alkohol berlebih
Berikutnya, barang yang dilarang di sebagian besar pelayaran adalah alkohol berlebih. Sebagian besar kapal pesiar yang beroperasi dari Inggris memperbolehkan penumpang membawa anggur atau sampanye dalam jumlah sedang, biasanya satu botol per orang dewasa. Namun, minuman beralkohol, bir, dan botol tambahan lainnya biasanya dilarang dan dapat disita di termina. Sedangkan alkohol bebas bea yang dibeli selama perjalanan akan disimpan oleh kapal dan dikembalikan di akhir pelayaran.
4. Vape dan rokok
Operator kapal pesiar memiliki aturan ketat tentang vape dan merokok, baik untuk meminimalkan risiko kebakaran maupun menjaga lingkungan yang nyaman bagi semua penumpang. Merokok, termasuk vape, dilarang di semua kabin dan di balkon pribadi. Kalau melanggar aturan ini dapat dikenakan denda yang besar jika kamar tersebut kemudian memerlukan pembersihan menyeluruh atau 'biaya pemulihan kabin'. Area merokok luar ruangan khusus tersedia di sebagian besar kapal, dengan rambu yang jelas memisahkan zona merokok dan bebas rokok. (R-03)

