SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Ketika Air Mata Mengiringi Perpisahan, AKBP Aldi Alfa Faroqi Tinggalkan Kepulauan Meranti dengan Segudang Kenangan dan Prestasi

      Ketika Air Mata Mengiringi Perpisahan, AKBP Aldi Alfa Faroqi Tinggalkan Kepulauan Meranti dengan Segudang Kenangan dan Prestasi

      19/07/2026  ❘  21:05 WIB
    • Hingga Juli 2026, Sebanyak 3.098 Warga Urus Paspor di Imigrasi Selatpanjang, Tersimpan Kisah Warga Kepulauan Meranti Mengadu Nasib di Malaysia

      Hingga Juli 2026, Sebanyak 3.098 Warga Urus Paspor di Imigrasi Selatpanjang, Tersimpan Kisah Warga Kepulauan Meranti Mengadu Nasib di Malaysia

      19/07/2026  ❘  19:00 WIB
    • Agung Nugroho Sebut Riau Bhayangkara Run 2026 Dorong Ekonomi dan Pariwisata Pekanbaru

      Agung Nugroho Sebut Riau Bhayangkara Run 2026 Dorong Ekonomi dan Pariwisata Pekanbaru

      19/07/2026  ❘  18:21 WIB
    • Agung Nugroho Murka, Satpol PP Diminta Sapu Bersih Warung Remang-remang Air Hitam

      Agung Nugroho Murka, Satpol PP Diminta Sapu Bersih Warung Remang-remang Air Hitam

      19/07/2026  ❘  18:07 WIB
  • Nasional
    • Usai MenPAN-RB, Kepala BKN Zudan Kirim Pesan Menyentuh untuk 6,7 Juta ASN: Tetap Mengabdi dalam Senyap!

      Usai MenPAN-RB, Kepala BKN Zudan Kirim Pesan Menyentuh untuk 6,7 Juta ASN: Tetap Mengabdi dalam Senyap!

      19/07/2026  ❘  19:49 WIB
    • Mentan Amran Tegas Bantah Tanah Papua Dibeli Murah, Sawah Tetap Milik Rakyat!

      Mentan Amran Tegas Bantah Tanah Papua Dibeli Murah, Sawah Tetap Milik Rakyat!

      19/07/2026  ❘  19:37 WIB
    • PWI dan Iwakum Kompak Kecam Pernyataan Hotman Paris terhadap Wartawan

      PWI dan Iwakum Kompak Kecam Pernyataan Hotman Paris terhadap Wartawan

      19/07/2026  ❘  17:40 WIB
    • Terungkap! Ini 5 Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Indonesia, Nomor 1 Tempuh 1.030 Km

      Terungkap! Ini 5 Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Indonesia, Nomor 1 Tempuh 1.030 Km

      19/07/2026  ❘  12:38 WIB
  • Ekonomi
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap 24 Karat hingga 6 Karat

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap 24 Karat hingga 6 Karat

      19/07/2026  ❘  13:56 WIB
    • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2026, Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan

      Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2026, Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan

      19/07/2026  ❘  09:34 WIB
    • Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      18/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      18/07/2026  ❘  13:08 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      19/07/2026  ❘  19:03 WIB
    • Aksi Penipuan Situs Pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 Terbongkar! Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

      Aksi Penipuan Situs Pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 Terbongkar! Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

      19/07/2026  ❘  09:47 WIB
    • CCTV Bongkar Kericuhan DPRD Riau, Polda Mulai Petakan Calon Tersangka

      CCTV Bongkar Kericuhan DPRD Riau, Polda Mulai Petakan Calon Tersangka

      19/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Pria di Teluk Meranti Terbongkar Cabuli Bocah Usai Kirim Foto Cabul

      Pria di Teluk Meranti Terbongkar Cabuli Bocah Usai Kirim Foto Cabul

      19/07/2026  ❘  07:49 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Pemko Pekanbaru Siapkan Penghargaan Kecamatan Terbersih, Wali Kota Minta Pengelolaan Sampah Dievaluasi

      Pemko Pekanbaru Siapkan Penghargaan Kecamatan Terbersih, Wali Kota Minta Pengelolaan Sampah Dievaluasi

      19/07/2026  ❘  20:24 WIB
    • Wako Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Masa Bakti 2026-2030

      Wako Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Masa Bakti 2026-2030

      19/07/2026  ❘  17:49 WIB
    • Agung Nugroho Raih Pemred Award 2026, Dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Informasi Publik

      Agung Nugroho Raih Pemred Award 2026, Dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Informasi Publik

      19/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Walikota Pekanbaru Cup Archery Tournament 2026 Diikuti Ratusan Atlet dari Tiga Provinsi

      Walikota Pekanbaru Cup Archery Tournament 2026 Diikuti Ratusan Atlet dari Tiga Provinsi

      19/07/2026  ❘  15:39 WIB
  • Sport
    • Hasil Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Tak Terbendung, Ini Daftar Juara Lengkapnya

      Hasil Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Tak Terbendung, Ini Daftar Juara Lengkapnya

      19/07/2026  ❘  16:33 WIB
    • Final Terpanas! Pertahanan Sempurna Spanyol Lawan Mental Baja Argentina

      Final Terpanas! Pertahanan Sempurna Spanyol Lawan Mental Baja Argentina

      19/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026, Lolos 32 Besar Terima Rp 197 Miliar

      Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026, Lolos 32 Besar Terima Rp 197 Miliar

      19/07/2026  ❘  07:07 WIB
    • Inggris Menggila! Hancurkan Prancis 6-4, Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia

      Inggris Menggila! Hancurkan Prancis 6-4, Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia

      19/07/2026  ❘  06:16 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      19/07/2026  ❘  10:44 WIB
    • Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      18/07/2026  ❘  10:43 WIB
    • AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      17/07/2026  ❘  20:49 WIB
    • Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      17/07/2026  ❘  17:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Menulis Masa Depan Kepulauan Meranti: Muzamil Tegaskan RPJMD 2025-2029 Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Amanah Visi dan Misi

22/07/2025  ❘  16:15 WIB • Daerah
Bagikan :
Menulis Masa Depan Kepulauan Meranti: Muzamil Tegaskan RPJMD 2025-2029 Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Amanah Visi dan Misi

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Foto : SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Selatpanjang -  Langkah demi langkah para pemangku kepentingan di Kabupaten Kepulauan Meranti menyatu dalam satu tujuan yakni merancang masa depan daerah. Di bawah gemerlap lampu ballroom Afifa, Selasa pagi (22/7/2025), ruangan penuh dengan semangat, bukan hanya karena hadirnya para pejabat tinggi, melainkan karena harapan besar yang menggantung dalam setiap rancangan dan proyeksi pembangunan jangka menengah daerah lima tahun ke depan.

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 ini bukan sekadar seremonial rutin. Ia adalah panggung awal untuk menyusun arah pembangunan Kepulauan Meranti di tengah tantangan zaman yang terus berubah. Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, hadir membuka kegiatan, berdampingan dengan Ketua DPRD H. Khalid Ali, serta para narasumber yakni Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Riau Paidi, S.Hut., MT dan Direktur Pusat Kajian SDGs UIR. Dr. Azharuddin M Amin. M.Sc,

Musrenbang ini menjadi kelanjutan dari serangkaian tahapan perencanaan sebelumnya, termasuk Kick-Off penyusunan RPJMD dan Forum Konsultasi Publik penandatanganan Nota Kesepahaman atas Rancangan Awal RPJMD, serta pelaksanaan Forum Rencana Strategis Lintas Perangkat Daerah yang telah digelar untuk menyelaraskan misi pembangunan antar sektor.

Suasana dalam ballroom tak hanya berisi presentasi dan diskusi teknis. Ada denyut semangat kolaborasi yang terasa hidup. Kepala OPD duduk bersama, berdiskusi lintas sektor, membahas arah pembangunan yang menyentuh semua lapisan—mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi daerah dan SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan).

Dr. Azharuddin M. Amin, pakar dari Pusat Kajian SDGs UIR, menyampaikan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk daerah seperti Meranti yang kaya potensi namun juga penuh tantangan geografis.

"RPJMD ini harus mampu menjawab bukan hanya kebutuhan saat ini, tapi juga menyiapkan generasi masa depan. Kita tidak bisa membangun dengan pola pikir kemarin," tegasnya.

Dari forum ini, jalan menuju RPJMD yang inklusif dan partisipatif mulai digariskan. Harapan pun kembali disemai agar lima tahun ke depan bukan hanya tentang infrastruktur yang dibangun, tapi tentang harapan masyarakat yang dijawab dan masa depan Meranti yang lebih cerah.

Di tengah rangkaian forum Musrenbang RPJMD yang penuh dinamika, suara tenang Kepala Bapperida Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah, membawa audiens menyelami dasar pijakan penting di balik perencanaan besar lima tahunan ini. Bukan hanya sekadar menyusun program, tetapi merangkai arah pembangunan yang melibatkan suara semua elemen.

Dengan penuh ketegasan, Abu Hanifah menjelaskan bahwa seluruh proses ini berlandaskan hukum dan pedoman yang jelas: Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2025. Dua regulasi yang menjadi kompas dalam menyusun RPJMD serta Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghimpun masukan, saran, dan pandangan dari berbagai pemangku kepentingan. Karena RPJMD bukan sekadar dokumen pemerintah, tapi cerminan kehendak masyarakat yang harus kita tuangkan dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan,” ujarnya. 

 

Ia menggambarkan proses ini seperti menyempurnakan sebuah lukisan besar di mana setiap warna, garis, dan goresan adalah kontribusi dari masyarakat, akademisi, tokoh daerah, hingga seluruh stakeholder. Semua dikumpulkan untuk mengubah rancangan awal RPJMD menjadi rancangan akhir yang matang, realistis, dan berpihak pada kepentingan publik.

Abu Hanifah pun mengajak seluruh pihak untuk tak sekadar hadir secara formal, tapi benar-benar terlibat. Karena dari musyawarah ini, Meranti sedang menuliskan babak penting sejarah pembangunannya.

“Pembangunan tak bisa dilakukan oleh satu tangan, ia harus lahir dari banyak pemikiran yang dipadukan dalam satu visi: Meranti yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera,” tutupnya.

Suasana di Ballroom Afifa pagi itu bukan sekadar formalitas. Di balik layar proyektor yang menampilkan slide demi slide visi pembangunan, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, berdiri penuh keyakinan. Ia tidak hanya memberi sambutan, tetapi menjawab langsung berbagai persepsi yang sempat muncul di tengah masyarakat.

“Banyak yang mengira ini cuma seremoni, padahal Musrenbang RPJMD ini adalah amanah Undang-undang. Tanpa ini, kita tidak bisa menyusun APBD dan tak mungkin membuat peta jalan pembangunan daerah ke depan,” ujar Muzamil, membuka sambutannya dengan nada tegas namun tetap mengalir santai.

Ia mengakui, dalam beberapa hari terakhir, dirinya dihubungi oleh sejumlah pihak—sebagian mengkritik karena dianggap terlalu sering mengadakan acara formal. Namun Muzamil menjelaskan, kegiatan seperti Musrenbang RPJMD dan forum konsultasi publik yang berlangsung hari ini dan beberapa waktu lalu adalah tahapan wajib dalam penyusunan dokumen pembangunan jangka menengah yang memuat visi dan misi kepala daerah.

“RPJMD ini adalah cerminan dari visi dan misi kami—saya bersama Bupati H. Asmar. Ini bukan keinginan pribadi, melainkan janji politik yang telah kami sampaikan ke publik dan dilaporkan secara resmi ke KPU. Jadi ini adalah ruang terbuka untuk kita semua memikirkan seperti apa Meranti lima tahun ke depan,” jelasnya dengan penuh keterbukaan.

Tak hanya berhenti pada kata-kata, Muzamil pun menyampaikan presentasi lengkap berisi arah pembangunan dan fokus strategis yang mereka emban sejak awal masa kampanye. Ia menilai, banyak ASN dan pejabat mungkin belum mengetahui secara utuh seperti apa garis besar visi dan misi kepala daerah, karena keterbatasan waktu dan informasi saat Pilkada lalu.

“Ini momen penting bagi seluruh OPD. Jangan sampai ada pejabat yang tidak tahu arah pembangunan daerah. Kita harus tahu dari mana kita mulai dan ke mana kita melangkah. Karena semua program nanti bermuara pada satu hal yakni kesejahteraan masyarakat Meranti,” tegasnya.

 

Musrenbang ini pun bukan hanya pertemuan teknokratis. Di dalamnya mengalir semangat kolektif untuk mengubah rencana menjadi kenyataan, dan menjadikan visi politik sebagai pijakan konkret dalam perencanaan keuangan dan program daerah.

Muzamil juga menegaskan bahwa penyusunan RPJMD merupakan mandat dari Permendagri No. 86 Tahun 2017 itu harus diselesaikan paling lambat enam bulan setelah kepala daerah dilantik. Dokumen ini menjadi pedoman utama pembangunan daerah lima tahun ke depan.

"RPJMD adalah penjabaran visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, yakni menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti Unggul, Agamis, dan Sejahtera (UAS)," tegasnya.

Wakil Bupati itu juga memaparkan delapan misi strategis yang akan menjadi prioritas pembangunan, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan infrastruktur, transportasi antar pulau, pendidikan, layanan kesehatan, ekonomi berbasis UMKM, nilai keagamaan, hingga pelibatan masyarakat dalam kebijakan pembangunan.

Di balik wajah serius dan nada tegasnya Muzamil Baharuddin, menyampaikan pesan yang tak sekadar bersifat administratif—tapi juga menggugah nurani. Dalam suasana Musrenbang RPJMD yang penuh dengan angka, grafik, dan proyeksi, ia menyisipkan harapan besar terhadap para pemimpin perangkat daerah yang baru saja dilantik.

“Kami punya ekspektasi tinggi terhadap pejabat yang baru dilantik. Kita harus bersama, dengan semangat baru, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan nyata yang sedang dihadapi daerah ini," ujarnya. 

Bagi Muzamil, keberhasilan visi dan misi pemerintah daerah bukanlah soal ambisi pribadi. Ia berkali-kali menegaskan bahwa visi Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera harus dijalankan dengan kesadaran penuh akan realitas: kemampuan keuangan daerah, tantangan infrastruktur, serta tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

“Kami tidak muluk-muluk. Visi dan misi yang kami susun sejak masa kampanye pun harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang kita miliki saat ini. Tapi yang terpenting, seluruh ASN dan OPD harus tahu dan benar-benar paham ke mana arah yang akan kita tuju," ujarnya lagi. 

 

Muzamil tahu betul, memimpin bukan soal berdiri di depan, tapi soal menggandeng semua pihak agar berjalan bersama. Karena itu ia menyerukan kolaborasi, bukan kompetisi. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh kerjasama, sinergi, dan keikhlasan agar bisa menyusun rencana akhir pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.”

Tapi di balik visi pembangunan fisik dan ekonomi, ia menyelipkan pesan moral yang dalam. Tentang integritas. Tentang prinsip. Tentang hati nurani dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Saya ingin tegaskan satu hal. Jangan pernah ajari kami untuk menjadi jahat. Siapa pun yang memahami arti dari kalimat ini, saya yakin dia akan tahu bahwa kami ingin menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan," ucapnya. 

Pernyataan itu bukan sekadar peringatan, tapi ajakan bahwa pembangunan sejati dimulai dari keberanian untuk bersih dan kejujuran dalam mengambil keputusan.

Dalam kesempatan itu, dia juga memaparkan terkait beberapa permasalahan dan isu strategis yang sedang dihadapi dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Seperti masih tingginya tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang juga masih rendah dan angka pertumbuhan ekonomi yang juga relatif masih rendah serta tingkat pengangguran terbuka masih cukup tinggi dan di atas rata-rata. 

Mengingat persoalan-persoalan tersebut, dia mengajak seluruh pihak yang hadir dalam Musrenbang ikut memberikan masukan, ide dan solusi agar yang menjadi cita-cita bersama dapat terwujud. 

"Dalam perumusan rancangan RPJMD yang dilaksanakan saat ini, harus lebih teliti dan benar-benar memperhatikan segala masukan, sumbangsih pikiran yang nantinya akan dimasukan di dalam dokumen kebijakan RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025-2029," ujar Muzamil. 

Lebih rinci dipaparkan, Kabupaten Kepulauan Meranti, gugusan pulau seluas 3.623,95 km² di bibir timur Sumatera, menyimpan dinamika pembangunan yang tidak sederhana. Di balik pesona alam dan keramahan masyarakatnya, Meranti masih bergulat dengan tantangan-tantangan mendasar yang tak bisa lagi ditunda penyelesaiannya.

 

Dalam lima tahun terakhir, sejumlah capaian makro ekonomi menunjukkan progres yang cukup positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) misalnya, terus mengalami kenaikan dari angka 65,50 pada tahun 2020 menjadi 69,64 pada 2024. Pertumbuhan rata-ratanya menyentuh 1,13 persen per tahun. Angka ini mencerminkan adanya peningkatan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.

Namun, di sisi lain, wajah kemiskinan masih menyelimuti sebagian besar wilayah. Tahun 2024, angka kemiskinan tercatat sebesar 23,15 persen, atau hampir 49 ribu jiwa. Penurunannya dari tahun-tahun sebelumnya memang ada, tetapi tak cukup signifikan untuk membawa perubahan besar dalam struktur kesejahteraan warga.

Angka pengangguran pun naik-turun. Setelah sempat melonjak pada masa pandemi 2020 sebesar 7,94 persen, berhasil ditekan hingga menjadi 4,51 persen di tahun 2024, menunjukkan tren penurunan yang positif. Namun pekerjaan rumah masih banyak, terutama dalam membuka lapangan kerja yang berkelanjutan dan berbasis potensi daerah.

Pertumbuhan ekonomi pun tak lepas dari dinamika nasional dan global. Dari hanya 0,43 persen di tahun 2020, ekonomi Meranti sempat menyentuh 4,81 persen di 2023, sebelum menurun kembali ke 3,33 persen di 2024. Rata-rata pertumbuhan yang masih fluktuatif ini menunjukkan ketergantungan pada sektor-sektor tertentu yang belum sepenuhnya tahan terhadap guncangan eksternal.

Tapi tantangan terbesar Meranti hari ini bukan hanya dalam angka statistik. Ia hadir nyata di jalanan berlubang dan berlumpur yang membelah desa ke desa. Dari total 929,41 km jalan kabupaten, hanya 9,27 persen dalam kondisi baik, sementara 13,87 persen rusak berat dan hampir 49 persen rusak ringan. Aksesibilitas Meranti, berdasarkan indeks yang digunakan, hanya berada di angka 0,29—jauh dari ideal.

Tak hanya itu, persoalan dasar seperti akses air minum masih menghantui kehidupan warga. Hingga 2024, hanya 5,34 persen rumah tangga yang mendapat akses air minum layak. Bahkan 41,50 persen rumah tangga masih belum memiliki sistem sanitasi yang layak untuk pembuangan air limbah tinja.

Di pesisir, abrasi pantai menjadi ancaman nyata yang terus menggerus daratan. Dari total panjang abrasi 137 km, baru 1.213 meter (atau hanya 0,89 persen) yang berhasil ditangani hingga 2024. Sementara itu, Selatpanjang dibayangi krisis pengelolaan sampah. Dari timbunan 20 ton per hari, hanya 31,50 persen yang tertangani, dan hanya 7,30 persen yang berhasil dikurangi lewat prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

 

Di tengah angka-angka tersebut, satu hal menjadi jelas, dimana pembangunan di Kepulauan Meranti tidak bisa hanya mengandalkan rutinitas administratif. Dibutuhkan lompatan, bukan hanya langkah. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, bukan hanya program sektoral. Dan yang paling penting, dibutuhkan kemauan politik dan keberpihakan yang nyata pada masyarakat di garis depan pembangunan.

Karena Kepulauan Meranti bukan sekadar wilayah administratif. Ia adalah rumah bagi puluhan ribu jiwa yang menanti perubahan. Dan perubahan itu harus dimulai dari keberanian membaca data sebagai cerita, bukan hanya sebagai laporan. (R-04)

Editor: Ali Imran
Tags :Musrembang rpjmd 2025-2029Wakil bupati kepulauan merantiKepulauan merantiSabangmerauke news

BERITA TERKAIT :

  • Menko Yusril Soal Eks Marinir TNI AL Gabung Rusia: Kalau Masih WNI, Pemerintah Bisa Bantu Pulang

    Menko Yusril Soal Eks Marinir TNI AL Gabung Rusia: Kalau Masih WNI, Pemerintah Bisa Bantu Pulang

    Nasional •
    22/07/2025 ❘ 15:37 WIB
  • Prabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Dirut BUMN, Bahas Kawasan Ekonomi Khusus

    Prabowo Panggil Sejumlah Menteri dan Dirut BUMN, Bahas Kawasan Ekonomi Khusus

    Nasional •
    22/07/2025 ❘ 15:23 WIB
  • Mulai Hari ini, Gubri Abdul Wahid Tetapkan Riau Status Tanggap Darurat Karhutla

    Mulai Hari ini, Gubri Abdul Wahid Tetapkan Riau Status Tanggap Darurat Karhutla

    Riau •
    22/07/2025 ❘ 14:10 WIB
  • Bahlil Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Senilai Rp 618 T ke Danantara

    Bahlil Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Senilai Rp 618 T ke Danantara

    Nasional •
    22/07/2025 ❘ 14:06 WIB
  • Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Peluncuran Kelembagaan Koperasi Merah Putih

    Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Peluncuran Kelembagaan Koperasi Merah Putih

    Daerah •
    22/07/2025 ❘ 13:09 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan