Kapolda Riau Turun ke Rokan Hilir, Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kecamatan Kubu
Kapolda Riau Irjen Pol Hery Herjawan terpaksa harus turun dan memimpin pemadaman dan pendinginan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, Sabtu (19/7/2025). Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Mengganasnya titik api di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) membuat Kapolda Riau Irjen Pol Hery Herjawan terpaksa harus turun dan memimpin pemadaman dan pendinginan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, Sabtu (19/7/2025).
Dengan menggunakan sarana prasarana pemadam api, dan mengerahkan tim gabungan, aksi sigap Kapolda Riau bersama seluruh tim gabungan termasuk Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Diki Aryadi, BPBD serta stakeholder yang ada berjibaku memadamkan api.
Tidak hanya memimpin pemadaman dan pendinginan api, Kapolda juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan apabila didapati terbukti melakukan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku.
Terpisah, Kasi Humas Polres Rokan Hilir Ipda Darlinson Sitorus dalam keterangannya menyampaikan bahwa kedatangan Kapolda beserta rombongan turun ke lokasi untuk memastikan bara api apakah benar-benar sudah padam seluruhnya atau belum sehingga tidak lagi terdeteksi di Aplikasi Dasboard Langsung Kuning.
"Api sudah dapat dipadamkan, namun di beberapa titik masih terdapat asap tipis, selanjutnya upaya pendinginan akan terus dilakukan untuk memastikan bara api padam seluruhnya dan tidak terdeteksi Dasboard Lancang Kuning," terang Ipda Darlinson Sitorus.
Kasi Humas menyampaikan luas lahan yang terdampak kebakaran di lokasi seluas kurang lebih 30 hektare. Pihaknya juga sudah mengidentifikasi para pemilik lahan.
"Ada 10 orang. Pemadaman Karhutla yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolda Riau merupakan upaya Polri dalam penanggulan Karhutla yang bertugas sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat," pungkasnya. (R-02)

