Kursi Wakapolri Berpotensi Diisi oleh Kapolda, Sudah Pernah Terjadi
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap posisi wakapolri yang saat ini kosong berpotensi diisi oleh jenderal polisi bintang dua yang tengah menjabat kepala kepolisian daerah atau kapolda
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyebut kejadian Kapolda mengisi jabatan wakapolri pernah terjadi sebelumnya, yakni Irjen Gatot Eddy Pramono. Gatot kala itu menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Gatot diangkat sebagai kapolda berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/188/IKEP/2019 tertanggal 22 Januari 2019. 11 bulan kemudian, pada 20 Desember 2019, Gatot ditunjuk menjadi Wakapolri berdasarkan Telegram Rahasia bernomor ST/330/XII/KEP/2019.
“Karena Kapolda Metro itu adalah Pejabat Bintang 2, tetapi eselonnya adalah Bintang 3. Ada beberapa jabatan di Polri, Bintang 2, tetapi eselonnya sudah sama dengan Bintang 3,” Sandi menjelaskan kepada wartawan, dikutip Jumat, 18 Juli 2025.
Sandi menyampaikan, dalam hal ini jenderal bintang dua atau inspektur jenderal memenuhi persyaratan sebagai wakapolri memiliki peluang yang sama besarnya dengan pejabat polisi bintang tiga.
“Nah, Pati Polri itu bisa dari Bintang 3 atau pun Bintang 2 yang eselonnya sudah sama dengan Bintang 3. Itu semua menjadi calon-calon yang sama untuk bisa menduduki jabatan wakapolri,” tutur Sandi.
Adapun saat ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah mengantongi sejumlah nama yang menjadi kandidat kuat menggantikan wakapolri sebelumnya, Komisaris Jenderal Ahmad Dofiri. Nama-nama itu sudah siap Listyo sodorkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Ada beberapa nama, tapi yang pasti sudah ada di tangan Bapak Kapolri,” ujar Sandi.
Adapun upacara pelepasan tugas Wakapolri telah digelar di Mabes Polri pada Senin, 30 Juni 2025 lalu. Dofiri secara resmi menyerahkan jabatannya sebagai Wakapolri seusai masuk usia pensiun per 4 Juni 2025. Dofiri sebelumnya menjabat Wakapolri sejak 13 November 2024.
Selain Wakapolri, Kapolri dikabarkan menunjuk Kabareskrim Komjen Wahyu Widada sebagai Irwasum. Adapun posisi Kabareskrim dikabarkan akan diduduki oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
Kepada media, Kapolri mengatakan nama-nama calon pendampingnya saat ini masih sangat dinamis. Belum ada kepastian siapa yang akan diangkat. "Untuk proses nama-nama sedang digodog dan sangat dinamis. Pada saatnya akan diumumkan lewat Kepres (Keputusan Presiden) dan STR (Surat Telegram)," kata Listyo saat dikonfirmasi media pada Rabu, 2 Juli 2025.(R-03)

