Disorot usai Istrinya ke Eropa, Menteri Maman Punya Harta Rp 23 Miliar
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dan keluarganya jadi sorotan publik. Istri sang menteri, Agustina Hastarini beserta anaknya, diketahui melakukan kunjungan ke sejumlah negara di Eropa. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dan keluarganya jadi sorotan publik. Istri sang menteri, Agustina Hastarini beserta anaknya, diketahui melakukan kunjungan ke sejumlah negara di Eropa.
Yang memicu polemik, saat bersamaan, beredar surat edaran dengan kop resmi Kementerian UMKM bertuliskan keterangan 'Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia’.
Salinan dokumen yang tersebar luas di media sosial itu menjelaskan Agustina Hastarini akan melakukan kunjungan setidaknya ke enam negara di Eropa.
Kunjungan itu disebut sebagai bagian dari kegiatan misi budaya. Agustina Hastarini dijadwalkan melakukan kunjungan pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025 atau selama 14 hari masa lawatan.
Adapun total tujuh kota di Eropa yang dikunjungi antara lain Istanbul, Sofia, Bern, Paris, Roma, dan Den Haag.
Kementerian UMKM melalui surat tersebut meminta kepada jajaran kedutaan besar dan konsulat setiap negara yang dikunjungi memberikan pendampingan bagi Agustina Hastarini beserta rombongan selama perjalanan ini berlangsung.
Harta kekayaan Maman Abdurrahman
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Maman Abdurrahman mencapai Rp 23,19 miliar.
Politikus Partai Golkar ini terakhir kali melaporkan LHKPN pada 20 Januari 2025 sebagai pimpinan tertinggi Kementerian UMKM. Kekayaan terbesar Maman Abdurrahman adalah dalam bentuk aset properti.
Ia diketahui memiliki beberapa aset tanah dan bangunan senilai Rp 15,89 miliar yang kebanyakan tersebar di Tangerang Selatan, Banten.
Sementara aset-aset properti lainnya milik Maman Abdurrahman berada di Pontianak dan Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Ia juga melaporkan kepemilikan aset transportasi dan mesin senilai Rp 2,52 miliar yang meliputi mobil Toyota Alphard 2018 Rp 825 juta, Toyota Innova Venturer 2020 Rp 400 juta, dan Toyota Alphard 2024 senilai Rp 1,3 miliar.
Aset lainnya yang nilainya cukup besar yang dilaporkan Maman Abdurrahman ke LHKPN adalah surat berharga senilai Rp 3,81 miliar, harga bergerak lainnya Rp 336 juta, dan kas setara kas Rp 632 juta.(R-04)

