Dokter Ungkap Ciri-ciri Kulit yang Menandakan Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi adalah kondisi di mana kadar kolesterol dalam darah seseorang terlalu tinggi. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Kolesterol tinggi adalah kondisi di mana kadar kolesterol dalam darah seseorang terlalu tinggi. Kolesterol tinggi umumnya tidak menunjukkan gejala apa pun dan baru bisa diketahui dengan melakukan pemeriksaan.
Namun dalam kondisi tertentu, ada beberapa ciri fisik yang menunjukkan kondisi tersebut, di mana beberapa gejalanya dapat terlihat pada kulit.
"Biasanya, tidak ada tanda-tanda peringatan bagi orang dengan kolesterol tinggi," kata Kate Kirley, dokter spesialis kesehatan keluarga yang juga wakil presiden bagian solusi pencegahan di American Medical Association.
"Ada beberapa gangguan yang relatif tidak umum di mana orang bisa mengalami gejala fisik seperti lesi pada kulit mereka, tetapi itu sangat tidak umum,” lanjutnya.
Kolesterol tinggi bisa menyebabkan gejala pada kulit luar, seperti menemukan endapan kolesterol di bawah kelopak mata dan hal-hal serupa.
Gejala kolesterol tinggi pada kulit
Dokter berlisensi NHS, James Joseph O’Donovan (UK GMC Number: 7436647), menjelaskan mengenai beberapa ciri kulit yang dapat mengindikasikan kolesterol tinggi.
Saat ini ia adalah asisten Profesor Klinis di Sekolah Kedokteran Mount Sinai di New York dan juga menjadi Penasihat Teknis di Organisasi Kesehatan Dunia.
Berikut 4 ciri pada kulit yang menandakan kolesterol tinggi:
1. Timbunan lemak di bawah kulit
Salah satu ciri kolesterol tinggi pada kulit adalah xanthoma, timbunan lemak yang biasanya memengaruhi kulit, jaringan di bawah kulit, dan bahkan tendon.
“Xanthoma eruptif muncul tiba-tiba dan tampak seperti ruam dan beberapa benjolan pada kulit, yang berisi timbunan lemak kolesterol,” kata James.
Ada juga xanthoma tuberosa tendon, nodul yang sering muncul di jari, lutut, dan siku. Lalu xanthoma planar, yakni bercak datar atau sedikit menonjol ini di bagian tubuh mana pun.
2. Benjolan kekuningan di sekitar mata
Xanthelasma atau benjolan kekuningan di sekitar mata juga dapat mengindikasikan kadar kolesterol tinggi.
Ini sebenarnya merupakan jenis xanthoma planar yang paling umum.
Dokter James menjelaskan cirinya berupa bercak lembut benjolan kekuningan di sekitar mata, biasanya di sudut mata di dekat hidung.
Xanthelasma lebih umum terjadi pada kelopak mata atas daripada kelopak mata bawah. Namun juga dapat memengaruhi keduanya.
3. Embolisme kolesterol
Embolisme kolesterol (cholesterol embolism) terjadi ketika kristal yang terdiri dari kolesterol dan zat lain terlepas dari plak di salah satu arteri besar.
Kristal tersebut kemudian mengalir melalui sistem peredaran darah sebelum tersangkut di arteri atau pembuluh darah yang lebih kecil.
“Embolisme kolesterol dapat menyumbat aliran darah ke area tersebut, yang menyebabkan kerusakan dan gejala kulit,” jelas James.
“(Gejalanya) seperti borok kaki, perubahan warna kulit, gangren, atau bahkan jari kaki menjadi biru atau ungu karena penyumbatan aliran darah,” sambungnya.
4. Merah kebiruan pada kulit
Ciri kolesterol tinggi pada kulit lainnya disebut livedo reticularis yang merupakan bercak merah kebiruan pada kulit dengan pola seperti jaring.
“Embolisme kolesterol biasanya muncul di paha, kaki, jari kaki, bokong, atau tungkai bawah,” ujar James.
Beberapa kondisi tersebut di atas mungkin juga mengindikasikan masalah kesehatan lain. Sehingga penting melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi pastinya.
Biasanya, satu-satunya cara untuk mengetahui kadar kolesterol dan pengaruhnya terhadap risiko penyakit seperti serangan jantung dan stroke adalah dengan memeriksakan.
Anda dapat memeriksakan diri ke dokter yang akan menguji kadar kolesterol melalui tes darah.(R-04)

