SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Ijazah Palsu

      Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Ijazah Palsu

      21/07/2026  ❘  20:29 WIB
    • Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      21/07/2026  ❘  17:48 WIB
    • Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      21/07/2026  ❘  14:28 WIB
    • Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      21/07/2026  ❘  14:12 WIB
  • Nasional
    • Bahlil Pastikan Relaksasi RKAB Batu Bara Tak Ganggu Pasokan PLN, Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas

      Bahlil Pastikan Relaksasi RKAB Batu Bara Tak Ganggu Pasokan PLN, Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas

      21/07/2026  ❘  21:31 WIB
    • BRIN Bongkar Penyebab Menyusutnya Ketinggian Air Danau Toba

      BRIN Bongkar Penyebab Menyusutnya Ketinggian Air Danau Toba

      21/07/2026  ❘  20:31 WIB
    • Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  19:03 WIB
    • Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      21/07/2026  ❘  18:11 WIB
  • Ekonomi
    • Resmi! Pemprov Riau Tetapkan Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Rp3.846 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

      Resmi! Pemprov Riau Tetapkan Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Rp3.846 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

      21/07/2026  ❘  21:21 WIB
    • Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      21/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      21/07/2026  ❘  18:28 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      21/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Polda Riau Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Amankan 3 Tersangka dan 2 Unit Truk Tangki

      Polda Riau Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Amankan 3 Tersangka dan 2 Unit Truk Tangki

      21/07/2026  ❘  20:50 WIB
    • Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      21/07/2026  ❘  13:59 WIB
    • Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      21/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
  • Umum
    • 2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      21/07/2026  ❘  16:16 WIB
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
  • Riau
    • Catat! Mobil Pak Aman Keliling Pekanbaru Hingga 30 Juli, Sembako Murah Dijual di 6 Kelurahan

      Catat! Mobil Pak Aman Keliling Pekanbaru Hingga 30 Juli, Sembako Murah Dijual di 6 Kelurahan

      21/07/2026  ❘  21:39 WIB
    • Di Balik Ringgit Malaysia, Ada Air Mata Keluarga: Dua Warga Kepulauan Meranti Ditangkap Imigresen, Keberadaannya Masih Misterius

      Di Balik Ringgit Malaysia, Ada Air Mata Keluarga: Dua Warga Kepulauan Meranti Ditangkap Imigresen, Keberadaannya Masih Misterius

      21/07/2026  ❘  20:57 WIB
    • Densus 88 Turun Tangan! Pemprov Riau Siapkan Langkah Besar Cegah Terorisme 2026–2029

      Densus 88 Turun Tangan! Pemprov Riau Siapkan Langkah Besar Cegah Terorisme 2026–2029

      21/07/2026  ❘  20:54 WIB
    • SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      21/07/2026  ❘  19:02 WIB
  • Sport
    • 4 Atlet NPCI Riau Siap Guncang Kapolri Cup 2026, Targetkan Hujan Medali Nasional!

      4 Atlet NPCI Riau Siap Guncang Kapolri Cup 2026, Targetkan Hujan Medali Nasional!

      21/07/2026  ❘  19:22 WIB
    • Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      21/07/2026  ❘  10:19 WIB
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Donasi Pramuka, Aksi Spontan yang Menyambut Rencana Besar Dinas PUPR di Pulau Merbau

25/05/2025  ❘  16:16 WIB • Riau
Bagikan :
Donasi Pramuka, Aksi Spontan yang Menyambut Rencana Besar Dinas PUPR di Pulau Merbau

Seorang siswa berseragam pramuka terlihat membawa kotak donasi untuk perbaikan jalan di Pulau Merbau. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Di tengah hiruk-pikuk kota Selatpanjang, sekelompok pemuda berseragam pramuka lengkap terlihat menyusuri pasar. Di tangan mereka, kotak kardus bertuliskan "Gerakan Donasi Perbaikan Jalan". Mereka bukan sedang melaksanakan kegiatan latihan rutin atau perkemahan. Mereka sedang mengetuk hati masyarakat, menggalang dana demi memperbaiki jalan yang rusak parah di kampung halaman mereka, Pulau Merbau.

Langkah ini bukan sekadar aksi sosial. Ini adalah jeritan sunyi dari generasi muda yang kecewa. Jalan Lintas Pulau Merbau sepanjang kurang lebih 10 kilometer, khususnya dari Desa Batang Meranti menuju Desa Renak Dungun, sudah bertahun-tahun rusak. Lubang menganga, besi menyembul dari permukaan, menjadikan akses vital ini tak hanya menyulitkan, tapi juga membahayakan nyawa pengguna jalan.

Jalan ini bukan sembarang jalan. Ia menjadi urat nadi warga dari sejumlah desa untuk menuju Selatpanjang, dan merupakan jalur utama ASN, tenaga honorer, serta petugas medis menuju kantor camat dan Puskesmas Pulau Merbau.

Muhammad Samsu Duha, inisiator dari Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Kecamatan Pulau Merbau, memutuskan untuk tak lagi menunggu janji. Keputusan itu pun diambil lantaran mereka merasa pemerintah daerah tak kunjung mengambil langkah untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

“Gerakan ini lahir dari rasa prihatin. Kami hanya pemuda biasa, tapi kami tahu diam tak akan mengubah apa-apa,” ujarnya dengan nada tegas.

Aksi para pramuka ini pun viral di media sosial. Banyak masyarakat yang mengapresiasi, tetapi tak sedikit pula yang mengecam lambannya respons pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur di pelosok. Kritik pun mengalir deras di kolom komentar, menyuarakan kekecewaan bahwa kebutuhan dasar masyarakat justru harus diperjuangkan lewat swadaya, bukan lewat anggaran negara.

Aksi swadaya ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan infrastruktur dasar bagi masyarakat pedesaan. Para pemuda itu berharap aksi ini dapat membuka mata pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti kerusakan jalan yang masih banyak terjadi.

“Kami bukan sedang bermain-main. Jalan ini setiap hari dilalui warga untuk berobat, bekerja, dan aktifitas lainnya. Kalau bukan kami yang bergerak, siapa lagi?” lanjut Samsu.

Gerakan ini juga menggugah kesadaran warga. Mereka ikut turun tangan, menambal lubang dengan papan seadanya, bergotong royong demi satu harapan yakni jalan yang layak untuk dilewati.

“Kami lelah menunggu. Setiap hari kami hanya bisa mengeluh. Sekarang kami buktikan, bahwa tanpa harus jadi pejabat, kami juga bisa bergerak," tuturnya.

 

Para pemuda ini sadar, perbaikan yang mereka lakukan hanya bersifat sementara. Tapi mereka percaya, aksi kecil ini bisa menjadi sinyal besar. Bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, tidak lagi ingin menunggu. Mereka ingin didengar, dilihat, dan dihargai.

“Kami hanya memperbaiki agar kondisi jalan yang sangat tidak memungkinkan untuk dilewati oleh masyarakat agar bisa kembali dilewati. Tujuan kami hanya untuk menutupi jalan yang berlubang dengan papan. Barangkali usulan perbaikannya memang sudah masuk di dinas, tapi sampai sekarang belum terlaksana. Jadi kami putuskan untuk bertindak sendiri,” ujar salah satu relawan.

Lebih dari sekadar menambal jalan, gerakan ini menjadi simbol bahwa gotong royong dan kepedulian masih hidup. Bahwa di tengah kelambanan birokrasi, masih ada anak bangsa yang memilih bergerak, bukan mengeluh. Dan semoga, suara mereka kali ini tidak hanya menggema di jalanan berdebu, tapi juga mengetuk pintu-pintu kekuasaan yang selama ini tertutup rapat.

Aksi ini pun menjadi simbol bahwa anak muda peduli dan berani mengambil peran. Mereka membuktikan bahwa gotong royong bisa menjadi jawaban sementara, sembari berharap janji pembangunan benar-benar ditepati.

Meskipun begitu, di tengah sorotan publik dan pujian atas semangat gotong royong memperbaiki jalan rusak, aksi penggalangan dana oleh anggota Pramuka Kecamatan Pulau Merbau justru mengundang polemik baru. Pasalnya, kegiatan itu dinilai menyalahi prosedur kepramukaan dan dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak yang berwenang.

Tindakan mereka viral, mengundang empati, tetapi juga kritik keras dari sebagian kalangan, termasuk internal kepramukaan sendiri.

Menurut sumber dari Kwartir Ranting (Kwaran) Pulau Merbau, aksi itu dilakukan tanpa persetujuan resmi dari Mabiran (Majelis Pembimbing Ranting) maupun Kwaran. Bahkan, Camat selaku Mabiran dan Kepala Kwaran sendiri tidak mengetahui adanya kegiatan itu. Hal ini dianggap menyalahi garis koordinasi dan aturan dalam Gerakan Pramuka.

"Secara semangat memang patut diapresiasi, tapi secara aturan ini jelas menyalahi. Pramuka tidak dibenarkan melakukan aksi donasi terbuka seperti itu kecuali dalam kondisi darurat bencana, dan harus seizin pimpinan," ujar seorang pengurus kepramukaan setempat.

Lebih sensitif lagi, aksi itu melibatkan institusi yang memiliki struktur jelas, di mana Ketua Kwarcab Kepulauan Meranti saat ini adalah istri Bupati. Karena itu, banyak yang menyayangkan mengapa kegiatan berani dilakukan tanpa izin dari struktur resmi.

"Ini tindakan yang memalukan. Niat mereka baik, tapi cara dan etikanya tidak sesuai. Lebih tepat kalau kegiatan seperti ini dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan (Ormas) atau komunitas pemuda umum, bukan Pramuka," ungkapnya lagi.

 

Namun demikian, sejumlah warga tetap mengapresiasi niat dan kepekaan sosial anak-anak muda tersebut. Di tengah lambannya pembangunan, inisiatif warga acapkali muncul sebagai reaksi spontan atas keterbatasan birokrasi. Sayangnya, dalam konteks keorganisasian seperti Pramuka, semangat saja tidak cukup—ada aturan dan garis komando yang mesti dijunjung.

Kisah ini pun menjadi pelajaran penting: bahwa partisipasi warga sangat dibutuhkan dalam pembangunan, namun tetap harus berada dalam koridor hukum dan etika kelembagaan. Di satu sisi, aksi donasi jalan oleh Pramuka Pulau Merbau telah menggugah perhatian publik dan pemerintah. Di sisi lain, peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang tata kelola organisasi, komunikasi internal, dan pentingnya pembinaan kader muda dalam beraksi.

Namun ternyata, niat baik para anggota Pramuka ini berjalan seiring dengan upaya yang juga telah dilakukan oleh pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menyampaikan apresiasinya atas gerakan swadaya tersebut. Namun, mereka juga menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut sesungguhnya sudah direncanakan sejak lama, jauh sebelum gerakan donasi dilakukan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada adik-adik Pramuka yang telah peduli terhadap infrastruktur di daerah ini dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut. Namun perlu diketahui, proses pembangunan jalan tersebut sudah berjalan, hanya saja ada kendala dalam penganggaran sehingga baru bisa dilanjutkan bulan depan,” ujar Sekretaris PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST, didampingi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Guspi ST.

Kendala yang dimaksudkan adalah adanya rasionalisasi anggaran di tingkat Kementrian PU, sehingga pihaknya tidak mau gegabah untuk mengambil keputusan.

Guspi menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan ini menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) sawit tahun 2025 sebesar Rp 3,3 miliar. Proses lelang sudah dilakukan sejak Maret lalu, tetapi terjadi rasionalisasi anggaran sehingga pelaksanaannya tertunda.

"Untuk pembangunannya menggunakan alokasi anggaran dari pusat yakni menggunakan DBH sawit 2025 sebesar Rp 3,3 miliar, hanya saja dalam prosesnya terjadi rasionalisasi anggaran sehingga kami tidak mau gegabah dan prosesnya baru bisa dilanjutkan bulan depan," ujarnya.

Dikatakan saat ini prosesnya yakni pemeriksaan material di laboratorium untuk menentukan jenis material yang dipesan, setelah itu material baru akan dihamparkan di lapangan.

“Saat ini sedang proses pemeriksaan material di laboratorium untuk menentukan terhadap jenis material yang dipesan. Setelah itu, material akan dihamparkan di lapangan. Insya Allah pekerjaan dimulai setelah Idul Adha bulan Juni ini,” tambahnya.

 

Guspi juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan ini akan menyambung base jalan terakhir yang dibangun pada tahun 2020 lalu tepatnya di Desa Batang Meranti. Bahkan, tahun ini pula akan dilanjutkan pembangunan jalan semenisasi menuju Jembatan Pelabuhan Belokop menggunakan APBD Kepulauan Meranti sebesar Rp 1,5 miliar.

“Pekerjaan ini untuk mengejar fungsional jalan, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. Tahun depan pembangunan juga akan dilanjutkan, karena pemerintah daerah telah menetapkan Pulau Merbau sebagai titik fokus pembangunan infrastruktur,” tegasnya.

Gerakan Pramuka dan langkah pemerintah ternyata tidak saling bertentangan. Justru keduanya adalah potret kolaborasi yakni satu dari suara akar rumput, satu dari jalur kebijakan. Jalan itu kelak akan jadi saksi, bahwa ketika kepedulian warga bertemu dengan keseriusan pemerintah, maka pembangunan bukan hanya harapan—tapi kenyataan yang diperjuangkan bersama.

Di tengah semangat swadaya masyarakat dan aksi kepedulian para pemuda Pramuka, pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukanlah sesuatu yang luput dari perhatian. Justru sebaliknya, di bawah kepemimpinan Bupati H. Asmar dan Wakil Bupati AKBP (Purn) H. Muzamil Baharudin, langkah-langkah strategis telah dirancang dan dijalankan secara bertahap.

Guspi, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kepulauan Meranti, menyebut bahwa pemerintah daerah kini tengah menggenjot program prioritas yang disebut "Merangkai Pulau". Sebuah gagasan yang bukan hanya tentang membangun jalan—tetapi menyatukan wilayah-wilayah terisolasi, membuka akses, dan menjembatani kehidupan antar pulau.

“Setelah menyelesaikan penanganan infrastruktur di Pulau Rangsang, sekarang fokus bergeser ke Pulau Merbau dan Tebingtinggi Timur,” kata Guspi. Ia menjelaskan bahwa proyek jalan di Pulau Merbau sudah masuk skema prioritas, dengan dukungan anggaran dari APBN dan APBD. Namun karena rasionalisasi anggaran pusat, sebagian dana harus disesuaikan, menyebabkan penundaan teknis yang kini mulai teratasi.

“Tahun ini dan tahun depan, Pulau Merbau akan menjadi pusat perhatian. Kita tetap lanjutkan pembangunan meski sebagian besar dana pusat mengalami pemotongan,” jelasnya.

Program "Merangkai Pulau" merupakan refleksi dari keinginan pemerintah daerah untuk tidak membiarkan satu pun wilayah tertinggal. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagaimana jalan-jalan itu bisa menjadi poros kehidupan—menyambungkan petani ke pasar, pelajar ke sekolah, dan masyarakat ke pusat layanan kesehatan.

 

Sekretaris Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST, menambahkan bahwa program ini menyasar pembangunan merata di seluruh kecamatan. “Kami tidak hanya fokus pada satu daerah. Semua kecamatan kami perhatikan, dan penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan luasnya cakupan wilayah, Rahmat menegaskan bahwa pembangunan akan terus berjalan dengan pendekatan bertahap. Dalam waktu dekat, sejumlah proyek lanjutan akan dimulai, termasuk pembangunan lanjutan jalan semenisasi menuju Jembatan Pelabuhan Belokop.

“Ini memang bukan pekerjaan instan. Tapi kami punya komitmen jangka panjang, dan masyarakat akan melihat hasilnya secara bertahap,” kata Rahmat.

Di balik retakan jalan dan suara keluh masyarakat, terdapat satu benang merah yang kini tengah dijalin perlahan: harapan. Program "Merangkai Pulau" bukan sekadar nama. Ia adalah janji yang tengah ditepati dengan kerja nyata, satu demi satu, kilometer demi kilometer.

Dan di atas setiap jalan yang dibangun, tersimpan harapan bahwa pembangunan tidak hanya berhenti pada aspal yang rata, tapi berlanjut pada kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan terhubung satu sama lain. (R-01)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :SiswaPramukaMinta DonasiPerbaikan JalanKepulauan MerantiSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Densus 88 Tangkap Siswa SMA Terduga Teroris, Sebar Konten Ajakan Pengeboman Tempat Ibadah

    Densus 88 Tangkap Siswa SMA Terduga Teroris, Sebar Konten Ajakan Pengeboman Tempat Ibadah

    Hukrim •
    25/05/2025 ❘ 16:08 WIB
  • Bahaya Noda di Kamar Mandi Bisa Jadi Black Mold, Begini Cara Membersihkannya

    Bahaya Noda di Kamar Mandi Bisa Jadi Black Mold, Begini Cara Membersihkannya

    Umum •
    25/05/2025 ❘ 15:41 WIB
  • Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Open Base: F-16 dan Hawk Pukau Pengunjung

    Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Open Base: F-16 dan Hawk Pukau Pengunjung

    Riau •
    25/05/2025 ❘ 14:38 WIB
  • Minggu Pagi, Tim RAGA Dikirim untuk Pelatihan Khusus Atasi Preman

    Minggu Pagi, Tim RAGA Dikirim untuk Pelatihan Khusus Atasi Preman

    Riau •
    25/05/2025 ❘ 13:08 WIB
  • Kabar Baik APBD Riau Surplus Rp139,43 Miliar, Meski Pendapatan Transfer Pusat Turun  

    Kabar Baik APBD Riau Surplus Rp139,43 Miliar, Meski Pendapatan Transfer Pusat Turun  

    Ekonomi •
    25/05/2025 ❘ 11:04 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan