19 PMI Ilegal Gagal Diberangkatkan ke Malaysia, TNI AL Dumai Amankan 2 Terduga Penyelundupan Manusia
Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai, kembali berhasil menggagalkan keberangkatan 19 Pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal menuju Malaysia melalui perairan Selat Morong Rupat, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (7/5/2025 ) Pukul 13.00 WIB. Foto : Istimewa
SABANGMARAUKE NEWS, Riau - Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai, kembali berhasil menggagalkan keberangkatan 19 Pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal menuju Malaysia melalui perairan Selat Morong Rupat, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (7/5/2025 ) Pukul 13.00 WIB
Tak hanya mengagalkan keberangkatan 19 PMI, Lanal Dumai juga berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku Tindak Pidana Penyeludupan Manusia (TPPM).
Hal tersebut terungkap pada konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI angkatan laut Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris didampingi Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu, dan Perwakilan Polda Riau di Mako Lanal Dumai, pada Kamis (8/5/2025).
Komandan Pangkalan TNI angkatan laut Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris mengungkapkan, Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Tim Satgas Denintel Koarmada I telah berhasil menggagalkan pengiriman 19 orang Calon PMI non-prosedural tujuan Malaysia dan mengamankan 2 orang diduga pelaku Tindak Pidana Penyeludupan Manusia (TPPM) di perairan Selat Morong Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Titik kordinat 01°82' 191"N 101°78' 846"E
Ia menjelaskan pihaknya mendapat informasi terkait adanya rencana pemberangkatan calon PMI Non prosedural melalui jalur ilegal menuju Malaysia di pesisir Pantai Teluk Lecah Selat Morong Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.
Pada Rabu (7/5/2025) Pukul 13.00 WIB tim gabungan melaksanakan koordinasi dan bergerak melalui jalur laut menuju Posmat Babin Potmar Selat Morong Rupat Kabupaten Bengkalis-Provinsi Riau.
Dirinya menjelaskan, pada Pukul 23.20 WIB dengan menggunakan Sea Rider 150 sarana patroli TNI AL Lanal Dumai Tim gabungan melaksanakan penyisiran mulai dari perairan Selat Morong hingga perairan Teluk Lecah dan mendeteksi satu unit speed boat melaju menuju kearah Malaysia.
"Melihat hal tersebut Tim gabungan melaksanakan pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid), melihat kedatangan petugas speed boat tersebut semakin melaju. Tim berusaha menghentikan laju speed boat tersebut dengan tembakan peringatan keatas namun tidak dihiraukan, speed tersebut semakin melaju dan tim kembali melepaskan tembakan dengan sasaran mesin speed boat," imbuhnya
Kolonel Laut (P) Abdul Haris menjelaskan, pada Kamis 08 Mei 2025 Pukul 00.22 WIB Tim gabungan berhasil menangkap satu Unit Speed boat yang membawa penumpang sebanyak 19 orang calon PMI yang terdiri dari 17 laki-laki dan 2 orang Perempuan, bersamaan pihaknya juga mengamankan dua orang ABK diduga pelaku TPPM.
"Kemudian Pukul 00.30 WIB Tim gabungan mengawal Speed boat dan 19 orang calon PMI serta 2 (dua) orang ABK diduga pelaku TPPM ke Posmat Sungai Dumai, Selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Dumai untuk dilaksanakan pendataan, pengecekan barang bawaan, pengecekan kesehatan dan proses lebih lanjut," terangnya. (R-03)

