PMBToba Riau Gulirkan Program Ketahanan Pangan Keluarga, Serahkan Bantuan Modal 100 Ekor Ayam Kampung dan Pakan ke Warga Payung Sekaki
Perkumpulan Masyarakat Batak Toba (PMBToba) Provinsi Riau meluncurkan program pemberdayaan peningkatan ketahanan pangan keluarga, Sabtu (26/4/2025). Foto: SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Perkumpulan Masyarakat Batak Toba (PMBToba) Provinsi Riau meluncurkan program pemberdayaan peningkatan ketahanan pangan keluarga, Sabtu (26/4/2025). Pilot project program ini digulirkan kepada kelompok masyarakat binaan untuk melakukan usaha budi daya ayam kampung di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
Ketua Umum PMBToba Provinsi Riau, St. SP Sihombing menjelaskan, program ketahanan pangan keluarga ini bertujuan untuk membantu masyarakat meningkatkan pemenuhan gizi dan tambahan penghasilan ekonomi keluarga.
PMBToba telah menunjuk CH Sipahutar sebagai koordinator kegiatan, dengan melakukan serangkaian tahapan, mulai dari survei calon penerima program, konsolidasi kelompok keluarga dan pemantauan kesiapan sarana usaha budi daya ayam kampung.
"PMBToba mengawali komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan keluarga, lewat dukungan terhadap kelompok keluarga yang akan melakukan usaha budidaya ayam kampung. Program ini dilakukan secara bergulir, disertai dengan pemantauan aktivitas dan manajemen usaha berkelanjutan," kata SP Sihombing.
Pada tahap awal, penyerahan dukungan usaha diberikan kepada Kelompok Peternak "On Do Mulana" di Kecamatan Payung Sekaki. PMBToba menyerahkan bantuan usaha yakni 100 ekor ayam kampung dan 200 kilogram pakan.
SP Sihombing berharap, keluarga kelompok peternak ayam bisa memanfaatkan kepercayaan yang diberikan untuk mengelola usaha budidaya ayam kampung tersebut dengan serius.
"Agar penerima program ini bisa maksimal memanfaatkan program ini dan mengikuti bimbingan dari koordinator kegiatan sehingga bisa menghasilkan produksi secara maksimal," kata SP Sihombing.
Program ketahanan pangan keluarga yang diinisiasi PMBToba ini mendapat respon dan antusias positif dari masyarakat. Salah satunya Bapak Simanjuntak yang juga ingin mendapatkan bantuan usaha ayam kampung dari PMBToba Riau.
"Kami juga ingin mendapat program tersebut. Kami bisa siapkan semua yang dipersyaratkan oleh koordinator kegiatan seperti kelompok dan teknik perawatan," kata Simanjuntak.
PMBToba akan menindaklanjuti antusias warga yang ingin mengembangkan usaha budidaya ayam kampung tersebut. Organisasi ini akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemprov Riau agar sebaran program bisa dinikmati lebih lebih banyak kelompok masyarakat penerima. (R-03)

