Produksi Beras Riau Diklaim Tembus 222 Ribu Ton
Provinsi Riau mencatatkan lonjakan produksi padi yang signifikan sepanjang tahun 2024. Foto : Istimewa
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Provinsi Riau mencatatkan lonjakan produksi padi yang signifikan sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam High Level Meeting Swasembada Pangan Tingkat Provinsi Riau, Rabu (16/4/2025) di Gedung Daerah, produksi padi Riau mencapai 222,06 ribu ton gabah kering giling (GKG), meningkat 7,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 205,97 ribu ton.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Taufik OH, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak yang telah bekerja keras dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
“Angka ini bukan sekadar statistik, tapi bukti nyata bahwa Riau sedang bergerak menuju swasembada pangan. Ini adalah hasil kerja keras petani kita, didukung intervensi program dari pemerintah yang tepat sasaran,” tegas Taufik dalam paparannya.
Capaian ini sekaligus menempatkan sektor pertanian Riau sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Ia menambahkan, produksi padi di Riau terus menunjukkan tren positif, terutama pada Subround III (September–Desember 2024) yang berhasil memproduksi 57,96 ribu ton, meningkat 10,23 persen dibanding periode yang sama tahun 2023.
Tidak hanya itu, potensi produksi padi untuk awal tahun 2025 juga menunjukkan peningkatan menjanjikan. Diproyeksikan, Subround I (Januari–April 2025) akan menghasilkan 106,39 ribu ton GKG, meningkat 30,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kami optimistis, jika tren ini terus berlanjut dan ditopang oleh kebijakan yang tepat, maka swasembada pangan bukan lagi mimpi. Pemerintah Provinsi Riau akan terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian, mulai dari distribusi alat mesin pertanian, akses pupuk, hingga penguatan kelembagaan petani,” ujar Taufik.(R-04)

