Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang Meningkat Signifikan
Memasuki H+4 Lebaran 1446 H, arus balik pemudik dari Kabupaten Kepulauan Meranti menuju berbagai kota di Riau dan Kepulauan Riau melalui Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Kamis (3/4/2025). Foto : SM News
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Memasuki H+4 Lebaran 1446 H, arus balik pemudik dari Kabupaten Kepulauan Meranti menuju berbagai kota di Riau dan Kepulauan Riau melalui Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Kamis (3/4/2025).
Sebagai salah satu gerbang utama transportasi di Kepulauan Meranti, Pelabuhan Tanjung Harapan dipadati ribuan penumpang yang hendak kembali ke daerah asal setelah merayakan Idulfitri. Sejak pagi, antrean panjang terlihat di area pelabuhan milik Pelindo tersebut. Mayoritas pemudik adalah pekerja yang kembali bekerja lebih awal untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik.
Rahmat, salah satu pemudik, mengaku sengaja memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan. "Saya balik lebih awal supaya tidak terlalu ramai. Meskipun tetap ramai, tapi antreannya tidak terlalu lama," ujarnya.
Berdasarkan data dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang, sejak H-15 hingga H+4 Lebaran, tercatat sebanyak 37 ribu penumpang tiba di Pelabuhan Tanjung Harapan, sementara 22 ribu penumpang telah berangkat meninggalkan Selatpanjang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.
Kenaikan tersebut telah dilakukan prediksi jauh hari sebelum ini. Karena peningkatan arus terjadi karena dampak perayaan Idul Fitri bersamaan dengan sembahyang kubur atau Ceng Beng oleh warga Tionghoa.
Kepala KSOP Kelas IV, Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo melalui Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Ade Kurniawan memprediksi puncak arus balik di Pelabuhan Tanjung Harapan terlihat hingga H+3 dan H+4 dengan jumlah penumpang yang balik mencapai 6 ribu orang dalam dua hari tersebut. Namun untuk arus balik diperkirakan tidak akan sepadat saat arus mudik, karena berdasarkan tradisi masyarakat cenderung kembali secara bertahap.
Ade Kurniawan, menyebutkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+5 dan H+6, yaitu pada Sabtu dan Minggu (5-6 April 2025), saat banyak pekerja mulai kembali ke kota-kota besar untuk memulai aktivitas kerja.
"Kalau arus balik biasanya cenderung bertahap, tetapi diperkirakan pada akhir pekan nanti akan terjadi lonjakan signifikan," kata Ade.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, pihak pelayaran telah menyiapkan kapal tambahan. "Batam Jet menambah satu armada, sementara Dumai Express juga mengoperasikan satu kapal baru. Alhamdulillah, sejauh ini semua penumpang terlayani dengan baik," tambahnya.
Selain kesiapan armada, KSOP Selatpanjang juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus balik, termasuk pengamanan dan pelayanan di pelabuhan. Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar mematuhi jadwal keberangkatan dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, diharapkan arus balik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Harapan dapat berjalan lancar, tanpa ada penumpang yang tertinggal. Pemerintah daerah dan pihak terkait terus melakukan pemantauan agar perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman hingga tiba di tujuan masing-masing. (R-04)

