SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      20/07/2026  ❘  19:26 WIB
    • Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      20/07/2026  ❘  19:12 WIB
    • Tangan Diborgol di Video Viral, Warga Tanjungpinang dan Agam Diduga Disekap di Myanmar

      Tangan Diborgol di Video Viral, Warga Tanjungpinang dan Agam Diduga Disekap di Myanmar

      20/07/2026  ❘  19:00 WIB
    • Diduga Alami Kecelakaan Kerja, Karyawan PTPN IV Regional III PKS Tanjung Medan Meninggal Dunia

      Diduga Alami Kecelakaan Kerja, Karyawan PTPN IV Regional III PKS Tanjung Medan Meninggal Dunia

      20/07/2026  ❘  18:16 WIB
  • Nasional
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
    • Istana Peringatkan Hotman Paris Tak Bawa-bawa Nama Prabowo dalam Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

      Istana Peringatkan Hotman Paris Tak Bawa-bawa Nama Prabowo dalam Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

      20/07/2026  ❘  13:17 WIB
  • Ekonomi
    • BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      20/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      20/07/2026  ❘  18:29 WIB
    • Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      20/07/2026  ❘  18:18 WIB
    • Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      20/07/2026  ❘  13:13 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      20/07/2026  ❘  13:07 WIB
    • Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      20/07/2026  ❘  12:21 WIB
    • Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      19/07/2026  ❘  19:03 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      20/07/2026  ❘  20:48 WIB
    • Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      20/07/2026  ❘  18:37 WIB
    • Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      20/07/2026  ❘  17:46 WIB
    • Penataan PKL, Wako Agung Nugroho Minta Masyarakat Tidak Dirikan Bangunan di Lokasi Terlarang

      Penataan PKL, Wako Agung Nugroho Minta Masyarakat Tidak Dirikan Bangunan di Lokasi Terlarang

      20/07/2026  ❘  17:13 WIB
  • Sport
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
    • Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      20/07/2026  ❘  07:57 WIB
    • Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      20/07/2026  ❘  06:37 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
    • FIFA Resmi Menjual Potongan Rumput Asli Final Piala Dunia 2026 Sebagai Suvenir Premium

      FIFA Resmi Menjual Potongan Rumput Asli Final Piala Dunia 2026 Sebagai Suvenir Premium

      20/07/2026  ❘  10:17 WIB
    • Balasan Pedas Mojtaba Khamenei ke Trump Bikin Geger: Tanda Tangan Presiden AS Tak Berharga

      Balasan Pedas Mojtaba Khamenei ke Trump Bikin Geger: Tanda Tangan Presiden AS Tak Berharga

      20/07/2026  ❘  08:05 WIB
    • Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      19/07/2026  ❘  10:44 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Pemkab Meranti Kembali Tutup Jalan Tempat Pembuangan Sampah Ilegal, Muzamil : Kita Kembalikan Citra Ibukota Kabupaten

21/03/2025  ❘  15:46 WIB • Riau
Bagikan :
Pemkab Meranti Kembali Tutup Jalan Tempat Pembuangan Sampah Ilegal, Muzamil : Kita Kembalikan Citra Ibukota Kabupaten

Tumpukan sampah di beberapa titik kota, terutama di kawasan pasar, tepi jalan, dan permukiman padat penduduk, menjadi pemandangan yang memprihatinkan, di Kepulauan Meranti. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Kota Selatpanjang, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Meranti, dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa yang terus berkembang. Namun, seiring pertumbuhan tersebut, masalah sampah menjadi tantangan yang perlu segera ditangani. Tumpukan sampah di beberapa titik kota, terutama di kawasan pasar, tepi jalan, dan permukiman padat penduduk, menjadi pemandangan yang memprihatinkan.

Masalah ini tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan lingkungan. Aroma tidak sedap, genangan air kotor, serta potensi penyebaran penyakit menjadi ancaman bagi masyarakat. Banyak faktor yang menyebabkan persoalan ini, mulai dari kurangnya kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya, keterbatasan armada pengangkut sampah, hingga belum optimalnya sistem pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.

Volume sampah di Kota Selatpanjang terus meningkat setiap harinya, sementara kemampuan pengelolaannya masih terbatas.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, menyadari urgensi permasalahan ini. Dimana pemerintah daerah tengah mencari solusi terbaik agar pengelolaan sampah di Kota Selatpanjang lebih efektif. Salah satu upaya yang sedang dikaji adalah penerapan sistem pengolahan sampah terpadu yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Masa depan Kota Selatpanjang sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti yang bersih dan nyaman sangat bergantung pada langkah-langkah konkret yang diambil hari ini. Dengan kebijakan yang tepat, pengawasan yang ketat, serta partisipasi aktif dari warga, bukan tidak mungkin Selatpanjang bisa menjadi contoh kota pesisir yang berhasil mengelola sampahnya dengan baik.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mengambil langkah tegas dalam menangani permasalahan sampah di Kota Selatpanjang. Kali ini, akses Jalan Nelayan, yang berada di belakang pembangkit ULP PLN Selatpanjang dan mengarah ke Pelabuhan Tanjung Harapan, resmi ditutup karena sering dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal.

Sebelumnya, Pemkab Kepulauan Meranti juga telah menutup Jalan Revolusi akibat permasalahan serupa. Sampah yang menumpuk di lokasi tersebut tidak hanya mengeluarkan bau tidak sedap, tetapi juga merusak pemandangan dan hampir meluber ke badan jalan.

Penutupan Jalan Nelayan, jalan yang menghubungkan antara Jalan Gelora dan Tanjung Harapan itu dilakukan dengan memasang pagar kayu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atas instruksi langsung dari Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, S.M., M.M., pada Jumat (21/3/2025).

Dalam proses penutupan ini, Wakil Bupati turut memantau langsung di lapangan bersama sejumlah kepala OPD, termasuk Kepala Dinas PUPR Fajar Triasmoko, Kepala Perkimtan-LH Syaiful Bahri, Kasat Pol PP Damkar Tunjiarto, Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Daniel Bakara, Camat Tebingtinggi Husni Mubarak, Kepala ULP PLN Selatpanjang Dalie Priasmoro, serta Lurah Selatpanjang Kota.

Perang Melawan Sampah

Wakil Bupati Muzamil Baharuddin menegaskan bahwa Pemkab Kepulauan Meranti tidak akan tinggal diam dalam menghadapi persoalan sampah. Ia menilai bahwa tumpukan sampah di lokasi-lokasi yang bukan tempat pembuangan resmi telah mencoreng wajah ibu kota kabupaten.

"Sampah yang berserakan di tempat yang tidak semestinya mempertaruhkan wajah Kota Selatpanjang. Jika tidak segera diatasi, ini akan memberikan kesan yang tidak baik bagi tamu yang datang, baik dari luar daerah maupun luar negeri," tegas Muzamil.

 

Menurutnya, sampah di Jalan Nelayan ini dibuang sembarangan tanpa adanya kesadaran akan dampak negatifnya. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah ini.

"Hari ini kita kembali turun melihat kondisi sampah di Jalan Nelayan ini, tepatnya di belakang pembangkit PLN Selatpanjang. Keadaannya memang sudah sangat memprihatinkan. Kami meminta dukungan dari seluruh masyarakat Meranti agar persoalan sampah ini bisa segera diselesaikan," kata Muzamil.

Selain menutup akses jalan yang dijadikan tempat pembuangan sampah, Pemkab Kepulauan Meranti juga berencana untuk meningkatkan pengelolaan sampah dengan lebih optimal. Langkah-langkah strategis, seperti peningkatan fasilitas tempat pembuangan sampah resmi, edukasi kepada masyarakat, hingga pengawasan yang lebih ketat, akan menjadi fokus utama dalam menata kebersihan Kota Selatpanjang.

Dengan adanya tindakan tegas dari pemerintah dan dukungan dari masyarakat, diharapkan permasalahan sampah yang selama ini menjadi keluhan bersama dapat teratasi. Kota Selatpanjang yang bersih dan nyaman bukanlah sekadar impian, tetapi bisa menjadi kenyataan jika semua pihak turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Pemkab Meranti Tegaskan Penutupan Akses Jalan sebagai Solusi Sementara Penanganan Sampah

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa penutupan akses jalan yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal merupakan langkah darurat untuk mengendalikan masalah kebersihan di Kota Selatpanjang.

Langkah penutupan jalan ini diambil setelah berbagai upaya sosialisasi dan solusi yang ditawarkan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) tidak diindahkan oleh masyarakat. Muzamil menegaskan bahwa pihaknya telah berusaha mencari solusi lain, namun sampah tetap menumpuk di lokasi yang bukan tempat pembuangan resmi.

"Jalan yang kita tutup ini akan dibersihkan terlebih dahulu. Kami sudah mencoba mencari solusi lain, tapi nampaknya belum bisa diterapkan, sehingga penutupan ini menjadi langkah yang harus diambil. Kami berharap masyarakat dapat membuang sampah di tempat yang telah disediakan agar masalah ini bisa lebih mudah dikontrol," jelas Muzamil.

Sanksi Menanti Jika Masih Melanggar

Lebih lanjut, Muzamil menegaskan bahwa pemerintah daerah masih mengutamakan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Namun, jika masih ditemukan pelanggaran setelah berbagai upaya dilakukan, Pemkab Kepulauan Meranti akan memberlakukan sanksi sesuai dengan peraturan daerah (Perda).

"Yang terakhir nanti, jika masih ada yang membuang sampah sembarangan dan tidak bisa dibina, maka penegakan Perda akan diberlakukan. Dalam Perda disebutkan bahwa membuang sampah sembarangan bisa dikenai denda. Namun, saat ini kami masih mencoba membina masyarakat terlebih dahulu sebelum menerapkan sanksi," tegasnya.

Pemkab Meranti Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah di Kota Selatpanjang

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa penutupan akses jalan yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal bersifat sementara dan dapat dibuka kembali jika ada perubahan perilaku masyarakat. Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin, S.M., M.M., mengatakan bahwa lokasi tersebut akan dibersihkan, ditata kembali, dan diawasi ketat hingga benar-benar bebas dari sampah.

"Sampai kapan jalan ini ditutup? Sambil menunggu proses pembersihan, perbaikan lingkungan, dan perubahan perilaku warga. Banyak genangan air yang juga akan kita perbaiki. Setelah kondisinya benar-benar baik, baru jalan ini bisa dibuka kembali. Tapi masyarakat juga harus sadar, ini bukan lagi tempat membuang sampah. Kalau sudah bersih lalu dibuka dan dibuang lagi, percuma saja," tegas Muzamil.

 

Pengawasan Ketat untuk Mencegah Pembuangan Sampah Ilegal

Untuk memastikan efektivitas kebijakan ini, pemerintah akan memperketat pengawasan dengan menempatkan petugas Satpol PP di lokasi. Pos sementara akan didirikan guna mengantisipasi warga yang kerap membuang sampah pada waktu rawan, seperti tengah malam dan subuh.

"Kami akan lakukan patroli jelang Lebaran nanti, bukan hanya untuk keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga untuk memastikan sampah tidak kembali menumpuk. Setelah jalan ini ditutup, akan dipasang portal dan dijaga oleh Satpol PP. Masyarakat juga harus diberitahu bahwa tempat ini tidak lagi boleh digunakan untuk membuang sampah," kata Muzamil.

Selain pengawasan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan solusi jangka panjang dengan membangun tempat penampungan sampah sementara (TPS) di tingkat desa dan kelurahan. Sistem ini akan memungkinkan pemilahan sampah sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang lebih besar dan layak.

"Kami telah menyusun rencana penanganan sampah di Kabupaten Meranti. Setiap desa dan kelurahan akan memiliki TPS sementara yang diberi atap agar tidak langsung terpapar cuaca. Sampah akan dipilah terlebih dahulu sebelum diangkut ke TPA, sehingga tidak menumpuk dan cepat berbau. Kami juga akan menyiapkan kendaraan khusus untuk mempercepat proses pengangkutan," ungkap Muzamil.

Pemkab Kepulauan Meranti Tegas Tangani Sampah, Wajah Kota Selatpanjang Jadi Taruhan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti semakin serius dalam menangani permasalahan sampah yang selama ini mencoreng wajah ibu kota kabupaten. Melalui berbagai langkah konkret, pemerintah tidak hanya melakukan pembersihan dan pengawasan ketat, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Wakil Bupati Muzamil Baharuddin menegaskan bahwa penanganan sampah bukan sekadar janji, tetapi sebuah komitmen nyata. Pemkab Meranti menggandeng berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, hingga aparat penegak hukum (APH), guna memastikan kebersihan kota benar-benar terjaga.

"Persoalan ibu kota itu selalu berkutat pada tiga hal yakni banjir, kemacetan, dan sampah. Semua ini mempertaruhkan wajah kota itu sendiri. Oleh karena itu, kami melakukan pembenahan secara bertahap. Kami juga meminta kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga kebersihan kota ini bersama aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya," ujar Muzamil.

Dengan kebijakan yang lebih tegas, termasuk penutupan akses jalan yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal, patroli gabungan, serta rencana pembangunan tempat penampungan sementara di desa dan kelurahan, Pemkab Meranti optimistis bahwa permasalahan sampah di Kota Selatpanjang dapat diatasi.

"Kami ingin mengembalikan citra ibu kota kabupaten sebagai kota yang bersih dan nyaman. Ini adalah tugas bersama. Pemerintah akan terus bergerak, tetapi tanpa dukungan masyarakat, upaya ini akan sia-sia. Mari kita tunjukkan bahwa Selatpanjang bisa lebih baik," pungkasnya. (R-01)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Tumpukan SampahKepulauan Merantisabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Kemenag RI: Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

    Kemenag RI: Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

    Riau •
    21/03/2025 ❘ 14:52 WIB
  • Sebagian Wilayah Riau Masih Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Sebagian Wilayah Riau Masih Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Riau •
    21/03/2025 ❘ 13:12 WIB
  • Sembilan Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti Dilantik, Muzamil : Ini Murni untuk Kepentingan Pemerintahan, Bukan Politik

    Sembilan Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti Dilantik, Muzamil : Ini Murni untuk Kepentingan Pemerintahan, Bukan Politik

    Politik •
    21/03/2025 ❘ 12:22 WIB
  • DJPb Riau: Bapenda Harus Optimalkan Pendapat Asli Daerah

    DJPb Riau: Bapenda Harus Optimalkan Pendapat Asli Daerah

    Riau •
    20/03/2025 ❘ 21:21 WIB
  • Pemprov Riau Terima SE Baru Pengangkatan CPNS dan PPPK, Ini Jadwalnya!

    Pemprov Riau Terima SE Baru Pengangkatan CPNS dan PPPK, Ini Jadwalnya!

    Riau •
    20/03/2025 ❘ 20:05 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan