PLN Putus Aliran Listrik Lantaran Pemkab Bengkalis Menunggak Bayar Tagihan PJU
SABANGMERAUKE NEWS, Riau - PLN Rayon Bengkalis melakukan pemutusan aliran listrik sejak 24 Oktober lalu. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menunggak pembayaran tagihan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
Diketahui, Pemkab Bengkalis sudah menunggak pembayaran pada bulan September hingga Oktober 2023.
Menanggapi tunggakan pembayaran ini, Dinas Perhubungan (Dishub) telah membuat surat pengakuan hutang kepada PLN dan tunggakan tersebut akan dibayarkan pada November 2023.
“Sudah kita surati pihak PLN terkait pengakuan hutang, pada pertengahan November 2023 ini sudah bisa diselesaikan, sehingga lampu PJU di Kabupaten Bengkalis sudah kembali hidup,” terang Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bengkalis Jeffri, Selasa (7/11/20232).
Dishub mengungkapkan telah mengalokasikan anggaran pembayaran tagihan PJU bulan September dan Oktober ini melalui perubahan APBD tahun 2023 ini.
Akibat APBD Perubahan masih terkendala dari provinsi, sehingga rencana pembayaran tagihan PJU dua bulan ini belum bisa dilaksanakan.
“Memang kita sudah merencanakan akhir Oktober atau awal November ini sudah dibayar semuanya, namun karena perubahan APBD belum bisa dilaksanakan, makanya kita membuat surat pengakuan hutang,” ungkapnya.
Jeffri memastikan jika dalam waktu dekat ini APBD Perubahan 2023 sudah bisa dilaksanakan, tidak hanya tunggakan yang dibayarkan, akan tetapi tagihan untuk November dan Desember 2023 akan dibayarkan langsung.
“Kita siapkan juga untuk pembayaran bulan November dan Desember, begitu perubahan APBD bisa dilaksanakan, kita langsung bayarkan semuanya,” terangnya.
Sementara itu,Manager PLN Rayon Bengkalis Boy Ilham Wahyudi mengatakan, PJU di Bengkalis mulai dipadamkan dari tanggal 24 Oktober 2023 lalu, disebabkan belum adanya Pemda Bengkalis untuk melakukan pembayaran tagihan hutang ke PLN Bengkalis.
Diakui Boy, Dishub sudah membuat surat pengakuan hutang kepada PLN Bengkalis pada 31 Oktober 2023. Dan pihak PLN Bengkalis sudah menerima surat tersebut.
“Dari surat pengakuan hutang tersebut, akan kami bawa ke Dumai. Dan segera kami akan memproses serta berkoordinasi kepada PLN Dumai untuk membicarakan terkait PJU di Bengkalis,” ujarnya.
Terkait anggaran pembayaran PJU ini, sudah disetujui pemda, Boy berharap bulan November 2023 ini sudah terbayarkan. Intinya, PLN Bengkalis mengharapkan agar PJU di Bengkalis kembali dihidupkan lebih awal karena melihat kondisi di malam hari sangat gelap.
“Alhamdulillah, dari kerja sama Pemda dan PLN, sudah melakukan rapat serta koordinasi beberapa hari yang lalu bersama Wakil Bupati dan Sekda Bengkalis terkait hal ini. Maka terbitlah surat yang dimaksud,” pungkasnya. (*)